Hut Ke-74 RI, Pemkot Jakpus Adakan Lomba Dayung di Pasar Baru

Kompas.com - 16/08/2019, 10:59 WIB
Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara di Balai Kota Jakarta Pusat, Selasa (29/7/2019). KOMPAS.com/CYNTHIA LOVAWali Kota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara di Balai Kota Jakarta Pusat, Selasa (29/7/2019).
Penulis Cynthia Lova
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam rangka HUT ke-74 Republik Indonesia, Pemerintah Jakarta Pusat mengadakan lomba dayung di Sungai Anak Kali Ciliwung, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (16/8/2019).

Lomba ini diikuti oleh para pegawai di lingkungan Pemkot Jakarta Pusat mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan, unit kerja perangkat daerah setempat hingga instansi BUMD (Badan usaha Milik Daerah).

Para pegawai dari kelurahan hingga petugas gabungan PJLP (Penyedia Jasa Lainnya Perorangan) dan PPSU juga ikut dilibatkan dalam lomba besar setahun sekali ini.

"Pesertanya PPSU di 44 kelurahan. 8 Kecamatan, 12 suku dinas dan BUMD, 4 tim kota. Totalnya ada 68 tim," ujar Wali Kota Bayu Meghantara, di Pasar Baru, Jakarta Pusat, Jumat.

Baca juga: 244 Napi Rutan Medaeng Surabaya Dapat Remisi HUT RI ke-74, Sebagian Besar Napi Narkoba

Bayu mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk memeriahkan hari kemerdekaan dan menumbuhkan kerja sama antar pegawai.

Lomba dayung ini menggunakan sarana dan prasarana milik pemerintah Jakarta Pusat.

Masing-masing tim yang ikut dalam babak penyisihan itu terdiri enam orang dalam satu perahu karet.

"Seluruh peralatan kita punya teman-teman Sumber Daya Air, perahu punya teman-teman Damkar Rescue. Jadi gampang aja dari kita untuk kita," ucapnya.

Ia mengatakan, hari ini adalah hari pertama dengan jadwal babak penyisihan untuk dilombakan kembali pada Sabtu (17/8/2019) besok.

Baca juga: Peringati HUT RI, Tiket Kereta Api Lokal Digratiskan, Begini Caranya

Nantinya peserta yang menang akan memasuki babak final pada hari Minggu (18/8/2019).

"Jadi Sabtu di isi masyarakat Sawah Besar, nantinya yang menang akan ikut final pada hari Minggu," katanya.

Sementara, di kawasan lomba, tampak ada sejumlah pelaku UMKM yang berjualan di kawasan itu.

Pantauan Kompas.com juga adanya lomba itu membuat Jalan Sutomo menuju arah Pasar Baru terpantau padat dengan banyaknya pengendara motor dan mobil.

Tampak pula sejumlah petugas Dinas Perhubungan dan kepolisian dikerahkan untuk mengatur arus lalu lintas di jalan tersebut.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Klaim Temukan Petunjuk Terduga Pembunuh Wanita di Margonda Residence Depok

Polisi Klaim Temukan Petunjuk Terduga Pembunuh Wanita di Margonda Residence Depok

Megapolitan
Pria Ini Nekat Jadi Anggota BNN Gadungan karena Terlilit Utang Rp 100 Miliar

Pria Ini Nekat Jadi Anggota BNN Gadungan karena Terlilit Utang Rp 100 Miliar

Megapolitan
Sering Tawuran dan Membegal, Anggota Geng Motor 'Maju Kena Mundur Kena' Diciduk Polisi

Sering Tawuran dan Membegal, Anggota Geng Motor 'Maju Kena Mundur Kena' Diciduk Polisi

Megapolitan
Wanita Tewas di Margonda Residence Depok, Polisi Temukan Palu

Wanita Tewas di Margonda Residence Depok, Polisi Temukan Palu

Megapolitan
Operasi Patuh Jaya, Pengedara Motor Dominasi Pelanggaran di Jakarta Timur

Operasi Patuh Jaya, Pengedara Motor Dominasi Pelanggaran di Jakarta Timur

Megapolitan
Tipu Pencari Kerja, ASN Kota Tangerang Beraksi Bersama Tiga Oknum Lain

Tipu Pencari Kerja, ASN Kota Tangerang Beraksi Bersama Tiga Oknum Lain

Megapolitan
Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Siap Bantu Jakarta Sediakan Tempat Karantina

Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Siap Bantu Jakarta Sediakan Tempat Karantina

Megapolitan
Terkait Hoaks Obat Covid-19, Polisi Panggil Anji dan Hadi Pranoto Pekan Ini

Terkait Hoaks Obat Covid-19, Polisi Panggil Anji dan Hadi Pranoto Pekan Ini

Megapolitan
Warga Kabupaten Bekasi yang Tak Pakai Masker Bisa Kena Denda Maksimal Rp 250.000

Warga Kabupaten Bekasi yang Tak Pakai Masker Bisa Kena Denda Maksimal Rp 250.000

Megapolitan
Dinkes Jakarta: Persepsi Masyarakat Belum Anggap Covid-19 sebagai  Ancaman

Dinkes Jakarta: Persepsi Masyarakat Belum Anggap Covid-19 sebagai Ancaman

Megapolitan
Pasang Wifi untuk Belajar Siswa Kurang Mampu, F-PAN Minta Pemprov DKI Lakukan Hal yang Sama

Pasang Wifi untuk Belajar Siswa Kurang Mampu, F-PAN Minta Pemprov DKI Lakukan Hal yang Sama

Megapolitan
Kasatpol PP DKI: 595 Tempat Usaha dan 60 Tempat Hiburan Langgar Aturan PSBB

Kasatpol PP DKI: 595 Tempat Usaha dan 60 Tempat Hiburan Langgar Aturan PSBB

Megapolitan
PN Jakarta Barat Ditutup karena Covid-19, Sidang Lucinta Luna Ditunda

PN Jakarta Barat Ditutup karena Covid-19, Sidang Lucinta Luna Ditunda

Megapolitan
Volume Penumpang KA Bandara Soekarno-Hatta Naik 93 persen

Volume Penumpang KA Bandara Soekarno-Hatta Naik 93 persen

Megapolitan
Kekhawatiran Orangtua di Bekasi Saat Izinkan Anak Kembali Belajar di Sekolah

Kekhawatiran Orangtua di Bekasi Saat Izinkan Anak Kembali Belajar di Sekolah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X