Anggota DPRD DKI Terpilih dari PSI Minta Masuk Pansus Pemilihan Wagub DKI

Kompas.com - 26/08/2019, 11:10 WIB
Anggota DPRD DKI terpilih dari PSI Idris Ahmad (tengah) di Hotel Novotel, Tamansari, Jakarta Barat, Minggu (25/8/2019) KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGIAnggota DPRD DKI terpilih dari PSI Idris Ahmad (tengah) di Hotel Novotel, Tamansari, Jakarta Barat, Minggu (25/8/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta terpilih dari PSI Idris Ahmad mengatakan PSI akan mendorong untuk dilibatkan dalam panitia khusus (pansus) pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta.

"Kami akan mendorong untuk masuk ke dalam pansus wagub DKI. Iya kami akan pastikan," ucap Idris di Hotel Novotel, Tamansari, Jakarta Barat, Minggu (25/8/2019).

Idris menyebut PSI minta dilibatkan dalam pansus pemilihan wagub DKI Jakarta agar adanya keterbukaan proses pemilihan wagub.

Ia berharap masyarakat bisa mengetahui lebih dalam siapa calon wagub DKI Jakarta.


Baca juga: Ahok Hadiri Pelantikan DPRD DKI Periode 2019-2024

"Kami mendorong akan ada public hearing, atau interview terbuka di mana waktunya bukan saat sebelum voting. Tapi ada waktu di mana masyarakat dan kita semua punya waktu untuk sama-sama meresapi benar-benar secara mendalam apa yang dipaparkan calon-calon wagub," kata dia.

Menurut PSI, sejauh ini proses pemilihan wagub DKI tak terbuka. Bahkan dalam aturan, interview terbuka dilakukan sebelum pemilihan di hari yang sama.

Baca juga: Ini Daftar 106 Anggota DPRD DKI Jakarta Periode 2019-2024 yang Ditetapkan KPU

"Jadi bukan besok interview tebuka, sorenya pemilihan. Saya rasa itu hanya formalitas. Yang kami dorong ada proses bertahap, diberikan proses yang secara waktu ideal, ada proses terbuka, sehingga saat pemilihan benar-benar kita menggunakan hak suara, atau menyepakati siapa untuk wagub," jelasnya.

Adapun ke-8 Anggota PSI ini akan dilantik sebagai anggota DPRD DKI Jakarta pada Senin (25/8/2019).

Untuk pemilihan wagub sendiri saat ini masih mangkrak di tangan DPRD DKI. Bahkan hingga Anggota DPRD DKI Jakarta periode 2014 - 2019 melepas jabatan proses ini tak kunjung selesai.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belum Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf, Pemkot Jakarta Timur Tunggu Instruksi Pusat

Belum Pasang Foto Jokowi-Ma'ruf, Pemkot Jakarta Timur Tunggu Instruksi Pusat

Megapolitan
Wakil Walkot Jakpus Akui Ada Kelurahan yang Belum Pasang Foto Presiden dan Wapres

Wakil Walkot Jakpus Akui Ada Kelurahan yang Belum Pasang Foto Presiden dan Wapres

Megapolitan
Setelah PDI-P dan PKB, Benyamin Davnie Juga Daftar Bakal Calon Walkot Tangsel ke PPP

Setelah PDI-P dan PKB, Benyamin Davnie Juga Daftar Bakal Calon Walkot Tangsel ke PPP

Megapolitan
Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ninoy Karundeng Bukan Rekayasa

Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ninoy Karundeng Bukan Rekayasa

Megapolitan
Satpol PP Razia Indekost di Kalideres

Satpol PP Razia Indekost di Kalideres

Megapolitan
Suhu Jakarta Panas, Warga Diimbau Tidak Bakar Sampah

Suhu Jakarta Panas, Warga Diimbau Tidak Bakar Sampah

Megapolitan
Tolak Prabowo Masuk Kabinet, Aktivis 98: Masih Banyak Relawan Jokowi yang Cocok Jadi Menteri

Tolak Prabowo Masuk Kabinet, Aktivis 98: Masih Banyak Relawan Jokowi yang Cocok Jadi Menteri

Megapolitan
Maju Pilkada Tangsel 2020, Siti Nur Azizah Mengaku Tak Ingin Manfaatkan Ma'ruf Amin

Maju Pilkada Tangsel 2020, Siti Nur Azizah Mengaku Tak Ingin Manfaatkan Ma'ruf Amin

Megapolitan
Gelar 7 Pertunjukan Kebudayaan, Pemprov DKI Ubah Wajah Jakarta

Gelar 7 Pertunjukan Kebudayaan, Pemprov DKI Ubah Wajah Jakarta

Megapolitan
Ceceran Semen Tumpah di Jalan Raya Gempol, Pengendara Diimbau Hati-hati

Ceceran Semen Tumpah di Jalan Raya Gempol, Pengendara Diimbau Hati-hati

Megapolitan
Sembilan Tahun Bekerja sebagai ART, ABA Kerap Disiksa Majikan dan Tak Terima Gaji

Sembilan Tahun Bekerja sebagai ART, ABA Kerap Disiksa Majikan dan Tak Terima Gaji

Megapolitan
Tiupan Angin Kencang, Atap Dapur Rumah di Mampang Roboh

Tiupan Angin Kencang, Atap Dapur Rumah di Mampang Roboh

Megapolitan
Tahu Ada Razia Satpol PP, Para PKL Kabur Tinggalkan Gerobak

Tahu Ada Razia Satpol PP, Para PKL Kabur Tinggalkan Gerobak

Megapolitan
Tolak Eksepsi Desrizal, Jaksa Sebut Isinya Hanya Pendapat Kuasa Hukum Saja

Tolak Eksepsi Desrizal, Jaksa Sebut Isinya Hanya Pendapat Kuasa Hukum Saja

Megapolitan
Pemkot Jakarta Timur Cari Dana CSR untuk Renovasi Rumah Korban Kebakaran Bidara Cina

Pemkot Jakarta Timur Cari Dana CSR untuk Renovasi Rumah Korban Kebakaran Bidara Cina

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X