Pawai Obor Ramaikan Jakarta Muharam Festival di Bundaran HI

Kompas.com - 31/08/2019, 21:06 WIB
Pawai obor dalam rangka Jakarta Muhharam Festival Indonesia di Bunderan HI, Jakarta Pusat, Sabtu (31/8/2019). http://Kompas.com/cynthia lovaPawai obor dalam rangka Jakarta Muhharam Festival Indonesia di Bunderan HI, Jakarta Pusat, Sabtu (31/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar Jakarta Muharam Festival (JMF) di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Sabtu (31/8/2019) malam.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan staf menghadiri acara tersebut.

Warga memadati Bundaran HI untuk mengikuti festival tersebut.

Ada tiga panggung dan telah dipenuhi penonton.


Sebelum festival dimulai, shalat Isya dilakukan di depan panggung. Beberapa saat setelah shalat, pawai obor elektrik yang dibawakan oleh 2.600 peserta dari sejumlah wilayah DKI Jakarta digelar.

Baca juga: Ada Jakarta Muharram Festival di Bundaran HI, Hindari Sejumlah Ruas Jalan Ini

Warga yang menyaksikan menyatakan senang dengan pawai itu.

Ari (34) dari Cikini, Jakarta Pusat misalnya, menyatakan pawai tersebut sebagai sesuatu yang "seru".

“Iya ini saya baru kali ini lihat pawai obor. Seru banget sih ini,” ujar Ari.

Irwan (38), warga Tanjung Priok, Jakarta Utara, juga puas dengan acara itu. Ia datang bersama tiga anaknya.

“Ini anak saya senang banget lihat pawai obornya lucu pakai yang elektronik, apalagi ada festival ramai banget,” katanya.

Selain Jakarta Muharam Festival, ada juga Halal Culinary Festival yang berlokasi di dua titik, yaitu Jalan Kebon Kacang Raya dan Jalan Imam Bonjol. Halal Culinary Festival bertujuan agar masyarakat dapat menikmati wisata kuliner.

Jakarta Muharam Festival dimulai pukul 17.00 hingga 23.00 WIB malam ini.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemilik Mobil B 1 RI Bergelar Doktor Mengaku Beli Undangan Pelantikan Presiden agar Dinilai Terpandang

Pemilik Mobil B 1 RI Bergelar Doktor Mengaku Beli Undangan Pelantikan Presiden agar Dinilai Terpandang

Megapolitan
Bom Katapel, Monyet, dan Abdul Basith pada Upaya Penggagalan Pelantikan Presiden

Bom Katapel, Monyet, dan Abdul Basith pada Upaya Penggagalan Pelantikan Presiden

Megapolitan
Fraksi Gerindra DKI Pastikan Sandiaga Tak Akan Jadi Wagub DKI Lagi

Fraksi Gerindra DKI Pastikan Sandiaga Tak Akan Jadi Wagub DKI Lagi

Megapolitan
[POPULER MEGAPOLITAN]: Tak Punya Anggaran untuk Ganti Foto Presiden dan Wakil Presiden I Beli Undangan Pelantikan Presiden agar Dinilai Terpandang

[POPULER MEGAPOLITAN]: Tak Punya Anggaran untuk Ganti Foto Presiden dan Wakil Presiden I Beli Undangan Pelantikan Presiden agar Dinilai Terpandang

Megapolitan
Saat Puluhan Slankers Terlunta Usai Nonton Konser Pelantikan Jokowi

Saat Puluhan Slankers Terlunta Usai Nonton Konser Pelantikan Jokowi

Megapolitan
Duduk Soal Klaim Penggelapan Dana Koperasi Pegawai Pos Indonesia Cabang Bekasi

Duduk Soal Klaim Penggelapan Dana Koperasi Pegawai Pos Indonesia Cabang Bekasi

Megapolitan
BMKG: Suhu di Jakarta Hari Ini Dipredikisi Capai 35 Derajat Celcius

BMKG: Suhu di Jakarta Hari Ini Dipredikisi Capai 35 Derajat Celcius

Megapolitan
Tiang Listrik Roboh di Kebon Jeruk, DKI Ingatkan Kabel Udara Harus Ditertibkan

Tiang Listrik Roboh di Kebon Jeruk, DKI Ingatkan Kabel Udara Harus Ditertibkan

Megapolitan
F-Gerindra Minta Ketua DPRD DKI Dorong Digelarnya Rapimgab Pemilihan Wagub

F-Gerindra Minta Ketua DPRD DKI Dorong Digelarnya Rapimgab Pemilihan Wagub

Megapolitan
IRT Jadi Penyandang Dana Kelompok Peluru Katapel untuk Gagalkan Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

IRT Jadi Penyandang Dana Kelompok Peluru Katapel untuk Gagalkan Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Megapolitan
Besok, Pembahasan APBD DKI 2020 Akan Dimulai di Masing-masing Komisi

Besok, Pembahasan APBD DKI 2020 Akan Dimulai di Masing-masing Komisi

Megapolitan
Rencana Kenaikan UMP DKI Jadi Rp 4,2 Juta Ditanggapi Pesimistis Jurnalis

Rencana Kenaikan UMP DKI Jadi Rp 4,2 Juta Ditanggapi Pesimistis Jurnalis

Megapolitan
NP, Ibu yang Bunuh Anaknya di Kebon Jeruk Dikenal sebagai Sosok Tertutup

NP, Ibu yang Bunuh Anaknya di Kebon Jeruk Dikenal sebagai Sosok Tertutup

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan 4 Desain Penataan Trotoar

Pemprov DKI Siapkan 4 Desain Penataan Trotoar

Megapolitan
52 Rumah di Bidara Cina Terbakar

52 Rumah di Bidara Cina Terbakar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X