Pencari Suaka Pasang Tenda di Area Gedung Eks Kodim Meski Sudah Tak Boleh Ditempati

Kompas.com - 09/09/2019, 22:07 WIB
Tenda Pencari suaka masih berdiri dihalaman Gedung Eks Kodim di Kalideres, Jakarta Barat, Senin (9/9/2019) sore KOMPAS.com/BONFILIO PUTRATenda Pencari suaka masih berdiri dihalaman Gedung Eks Kodim di Kalideres, Jakarta Barat, Senin (9/9/2019) sore

JAKARTA, KOMPAS.com - Tenda para pencari suaka yang menempati Gedung eks Kodim Kalideres, Jakarta semakin hari semakin bertambah.

Padahal Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI sudah mengeluarkan keputusan kepada para pencari suaka agar mengosongkan gedung.

Menurut Petugas Taruna Siaga Bencana (TAGANA), Jakarta Barat, Kartiwan, para pencari suaka awalnya sudah diberi uang dari United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) untuk meninggalkan penampungan.

Nyatanya mereka memasang tenda di trotoar Jalan Bedugul, pada Minggu (8/9/2019) malam. Jumlah tenda yang bertambah atau kembali ke penampungan pun tidak pasti.

Baca juga: Para Pecari Suaka di Kalideres Akan Didata dan Diberi Konseling

"Aturannya mereka kan sudah mendapat uang, tenda mereka harus di samping luar gedung. Tapi tenda-tenda baru mereka malah masuk di dalam," ujar Iwan di Gedung Eks Kodim, Kalideres, Jakarta Barat, Senin (9/9/2019).

Iwan mengatakan mereka kembali karena persediaan uang sudah habis.

"Ditanya kenapa, mereka selalu bilang uangnya tidak cukup," tambah Iwan.

Petugas yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) dibantu petugas Tagana langsung menertibkan tenda-tenda pencari suaka dengan memasukkan tenda ke dalam gedung. Hal ini dilakukan, demi menjaga situasi kondusif sampai batas waktu tertentu.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Tangerang Kembali Salurkan Bansos Covid-19, Kali Ini di Kecamatan Pinang dan Larangan

Pemkot Tangerang Kembali Salurkan Bansos Covid-19, Kali Ini di Kecamatan Pinang dan Larangan

Megapolitan
Angka Kepatuhan Masyarakat Tangsel Terhadap Protokol Kesehatan Baru 81,4 Persen

Angka Kepatuhan Masyarakat Tangsel Terhadap Protokol Kesehatan Baru 81,4 Persen

Megapolitan
Pemprov DKI Diingatkan Tidak Buka Dulu Tempat Hiburan Malam Saat PSBB Transisi Selesai

Pemprov DKI Diingatkan Tidak Buka Dulu Tempat Hiburan Malam Saat PSBB Transisi Selesai

Megapolitan
Diduga Tenggelam, Dua Anak Laki-laki Ditemukan Tewas di Kali Minangkabau Setiabudi

Diduga Tenggelam, Dua Anak Laki-laki Ditemukan Tewas di Kali Minangkabau Setiabudi

Megapolitan
UPDATE 14 Juli: Pasien Sembuh Covid-19 di Tangsel Tambah 10 Orang, Totalnya Kini 325

UPDATE 14 Juli: Pasien Sembuh Covid-19 di Tangsel Tambah 10 Orang, Totalnya Kini 325

Megapolitan
Kreo Selatan Jadi Kelurahan dengan Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi di Kota Tangerang

Kreo Selatan Jadi Kelurahan dengan Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi di Kota Tangerang

Megapolitan
Wali Kota Ungkap Lima PNS di Bekasi Terpapar Covid-19

Wali Kota Ungkap Lima PNS di Bekasi Terpapar Covid-19

Megapolitan
Pegawai Disdik DKI Diimbau Tak Terlibat Jual Beli Kursi Kosong Sekolah Negeri

Pegawai Disdik DKI Diimbau Tak Terlibat Jual Beli Kursi Kosong Sekolah Negeri

Megapolitan
FSGI Minta Kemendikbud Tegur Pemkot Bekasi karena Izinkan Sekolah Tatap Muka

FSGI Minta Kemendikbud Tegur Pemkot Bekasi karena Izinkan Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
Politisi Gerindra Sarankan Pegawai Transjakarta Layangkan Somasi karena Upah Lembur Belum Dibayar

Politisi Gerindra Sarankan Pegawai Transjakarta Layangkan Somasi karena Upah Lembur Belum Dibayar

Megapolitan
Komnas PA Terima Laporan Praktik Jual Beli Kursi dalam PPDB Depok, Harganya Capai Rp 5 Juta

Komnas PA Terima Laporan Praktik Jual Beli Kursi dalam PPDB Depok, Harganya Capai Rp 5 Juta

Megapolitan
Polisi Telusuri Sebuah Warung yang Kerap Didatangi Editor Metro TV sebelum Tewas

Polisi Telusuri Sebuah Warung yang Kerap Didatangi Editor Metro TV sebelum Tewas

Megapolitan
Upah Lembur Tak Dibayar, Sejumlah Pegawai Transjakarta Mengadu ke DPRD DKI

Upah Lembur Tak Dibayar, Sejumlah Pegawai Transjakarta Mengadu ke DPRD DKI

Megapolitan
Ajak Warga Pulihkan Ekonomi, Wali Kota Tangerang: Utamakan Belanja di Toko Dekat Rumah

Ajak Warga Pulihkan Ekonomi, Wali Kota Tangerang: Utamakan Belanja di Toko Dekat Rumah

Megapolitan
350 Karyawan AirNav Dites Urine untuk Memastikan Bebas Narkoba

350 Karyawan AirNav Dites Urine untuk Memastikan Bebas Narkoba

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X