Selasa Pagi, KRL Tanah Abang-Rangkas Bitung Kembali Beroperasi Normal

Kompas.com - 01/10/2019, 07:02 WIB
Kereta Rel Listrik (KRL) Lintas Duri - Tangerang di Stasiun Duri pada Kamis (5/4/2018). RIMA WAHYUNINGRUMKereta Rel Listrik (KRL) Lintas Duri - Tangerang di Stasiun Duri pada Kamis (5/4/2018).
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kereta rel listrik (KRL) rute Tanah Abang-Rangkas Bitung dan sebaliknya kembali beroperasi normal pada Selasa (1/10/2019) pagi.

KRL rute tersebut sempat dihentikan operasinya imbas kerusuhan saat aksi unjuk rasa di sekitar Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin kemarin.

Stasiun Palmerah juga sempat ditutup.

"Situasi Stasiun Palmerah pagi ini terpantau kondusif. Begitu pula dengan perjalanan KRL lintas Tanah Abang-Serpong/Rangkas Bitung PP (pulang pergi) beroperasi normal," ujar Vice President Corporate Communication PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba dalam keterangan tertulis, Selasa pagi.

Baca juga: Selasa Pagi, Tol Dalam Kota Depan Gedung DPR Dapat Dilintasi

Anne menyampaikan, PT KCI mengoperasikan 193 perjalanan KRL yang melalui Stasiun Palmerah pada hari ini.

Layanan penjualan tiket secara manual maupun melalui vending machine juga beroperasi normal.

"PT KCI hari ini tetap mengoperasikan 958 perjalanan KRL per hari dengan 193 perjalanan KRL di antaranya melintas di Stasiun Palmerah," kata Anne.

Baca juga: Puluhan Orang Ditangkap Dalam Bentrokan di Simpang Semanggi

PT KCI mengimbau seluruh penumpang KRL untuk selalu menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban di dalam KRL dan stasiun.

Sebelumnya, perjalanan KRL Tanah Abang-Maja tidak bisa melintas Stasiun Palmerah lantaran aksi unjuk rasa di sekitar stasiun berlangsung rusuh, Senin kemarin.

Perjalanan KRL menuju Maja dan Rangkas Bitung dapat diakses melalui Stasiun Kebayoran.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

APBD Defisit, Mengapa Pembebasan Tanah untuk Normalisasi Ciliwung Dikorbankan?

APBD Defisit, Mengapa Pembebasan Tanah untuk Normalisasi Ciliwung Dikorbankan?

Megapolitan
Bangunan SD yang Roboh di Tangerang Pernah Dua Kali Direnovasi

Bangunan SD yang Roboh di Tangerang Pernah Dua Kali Direnovasi

Megapolitan
4 Tips Berburu Baju Bekas di Pasar Baru

4 Tips Berburu Baju Bekas di Pasar Baru

Megapolitan
Rezeki Nomplok Tukang Foto Copy Gara-gara Tingginya Permohonan SKCK

Rezeki Nomplok Tukang Foto Copy Gara-gara Tingginya Permohonan SKCK

Megapolitan
Lantai JPO GBK yang Patah Gara-gara GrabWheels Telah Diperbaiki

Lantai JPO GBK yang Patah Gara-gara GrabWheels Telah Diperbaiki

Megapolitan
Disdik Duga Bangunan SDN Malangnengah II Tangerang Ambruk Karena Pancaroba

Disdik Duga Bangunan SDN Malangnengah II Tangerang Ambruk Karena Pancaroba

Megapolitan
Tertipu Arisan Online Tanpa Riba, Warga Bekasi  Dijanjikan Uang Tanpa Kocok

Tertipu Arisan Online Tanpa Riba, Warga Bekasi Dijanjikan Uang Tanpa Kocok

Megapolitan
Bima Arya Anggap Pilkada Langsung yang Terbaik, Cukup Perbaiki Sistemnya

Bima Arya Anggap Pilkada Langsung yang Terbaik, Cukup Perbaiki Sistemnya

Megapolitan
Polisi Tangkap 5 Tersangka Pencuri Truk di Jakarta

Polisi Tangkap 5 Tersangka Pencuri Truk di Jakarta

Megapolitan
Desember 2019, Pemprov DKI Rampungkan Regulasi Jalur Skuter Listrik

Desember 2019, Pemprov DKI Rampungkan Regulasi Jalur Skuter Listrik

Megapolitan
Pesepeda yang Masuk Lajur Jalan Biasa Tak Akan Dikenai Sanksi

Pesepeda yang Masuk Lajur Jalan Biasa Tak Akan Dikenai Sanksi

Megapolitan
Anggaran Konsultan Penataan 76 RW Kumuh Dipangkas Lebih dari Setengah

Anggaran Konsultan Penataan 76 RW Kumuh Dipangkas Lebih dari Setengah

Megapolitan
Dishub DKI Larang GrabWheels Melintas di JPO, Trotoar, dan Saat CFD

Dishub DKI Larang GrabWheels Melintas di JPO, Trotoar, dan Saat CFD

Megapolitan
Kisah Elin Si Pedagang Baju Bekas, Bangkit Pasca Kebakaran hingga Dapat Pelanggan Artis

Kisah Elin Si Pedagang Baju Bekas, Bangkit Pasca Kebakaran hingga Dapat Pelanggan Artis

Megapolitan
William PSI Terancam Sanksi Teguran Tertulis karena Buka Anggaran Janggal ke Publik

William PSI Terancam Sanksi Teguran Tertulis karena Buka Anggaran Janggal ke Publik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X