Syamsudin Ilyas Dedikasikan Diri dengan Dirikan Kelas Jurnalis Cilik untuk Anak Pesisir

Kompas.com - 23/10/2019, 18:19 WIB
Kegiatan kelas jurnalis cilik di Cilincing, Jakarta Utara Bidik layar akun Instagram @kelasjurnaliscilik1Kegiatan kelas jurnalis cilik di Cilincing, Jakarta Utara

JAKARTA, KOMPAS.com - Berangkat dari latar belakangnya sebagai anak pesisir dan jurnalis, Syamsudin Ilyas mendirikan Kelas Jurnalis Cilik (KJC) di Cilincing, Jakarta Utara.

Tujuannya sederhana, yakni menyalurkan ilmu jurnalistiknya dan mencegah anak-anak pesisir tenggelam dalam kenakalan yang sia-sia.

Ide membuat KJC sudah muncul saat Ilyas masih aktif menjadi pewarta foto di harian Rakyat Merdeka. Namun, karena kesibukannya sebagai jurnalis, ide itu baru terealisasi April tahun lalu.

Dalam merajut ide ini, Ilyas dibantu oleh Satriawan, mantan karyawan Sirkulasi Kompas Gramedia dan beberapa orang lainnya.

Namun, satu persatu rekan Ilyas gugur lantaran tidak ada uang yang dihasilkan dari KJC yang sifatnya gratis.

Baca juga: Menyanding Gawai Dalam Kelas, Menjadikan Lawan Jadi Kawan Pembelajaran

Tersisa lah Ilyas dan Satriawan yang memperjuangkan keberlangsungan kelas jurnalistik bagi anak-anak pesisir tersebut.

Meski demikian, menghadirkan sesuatu yang baru di tengah masyarakat perkampungan bukan pekerjaan mudah. Ilyas bahkan sempat mendapat pandangan miring dari warga sekitar.

"Warga bilang kenapa ini anak-anak diajak buat main media sosial, foto-foto dan lain-lain," kata Ilyas saat ditemui Kompas.com di Cilincing, Jakarta Utara.

Begitu pula yang terjadi saat ia meminta ketua RT dan RW untuk mengajak anak-anak di kampungnya itu mengikuti kelas jurnalistiknya.

Ada yang sekadar mengiyakan saja tanpa benar-benar dilakukan. Namun, ada juga yang melihat niat baik Ilyas dan mengajak anak-anak ikut berpartisipasi.

Kegiatan kelas jurnalis cilik di Cilincing, Jakarta UtaraBidik layar akun Instagram @kelasjurnaliscilik1 Kegiatan kelas jurnalis cilik di Cilincing, Jakarta Utara

Ketertarikan anak-anak usia SD baru muncul ketika kelas mingguan Ilyas mulai berjalan. Kelas terbuka yang berada di tengah-tengah aktivitas warga menarik hati mereka, terlebih ketika kegiatan praktik dimulai.

Praktik jurnalistik memang jadi daya tarik utama di KJC. Oleh karena itu, Ilyas memberi porsi lebih untuk praktik lapangan, yakni sekitar 60 persen dari total materi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengelola Pabrik Diimbau Gelar Tes Massal untuk Cegah Penularan Covid-19

Pengelola Pabrik Diimbau Gelar Tes Massal untuk Cegah Penularan Covid-19

Megapolitan
Ini Alasan Reklamasi Ancol Belum Kuat Dasar Hukumnya

Ini Alasan Reklamasi Ancol Belum Kuat Dasar Hukumnya

Megapolitan
UPDATE 10 Juli: Tak Ada Penambahan Kasus, 8 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang Sembuh

UPDATE 10 Juli: Tak Ada Penambahan Kasus, 8 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang Sembuh

Megapolitan
993 ASN Kota Tangerang Disebar untuk Awasi Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19

993 ASN Kota Tangerang Disebar untuk Awasi Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19

Megapolitan
Polisi Sebut 3 Oknum Pilot yang Ditangkap Sudah Pakai Sabu Lebih dari 3 Tahun

Polisi Sebut 3 Oknum Pilot yang Ditangkap Sudah Pakai Sabu Lebih dari 3 Tahun

Megapolitan
Pemkab Bekasi Berencana Pantau Karyawan Perusahaan Selama 24 Jam lewat Aplikasi

Pemkab Bekasi Berencana Pantau Karyawan Perusahaan Selama 24 Jam lewat Aplikasi

Megapolitan
Pilot Ditangkap karena Gunakan Sabu, Polisi: Alasannya untuk Konsentrasi

Pilot Ditangkap karena Gunakan Sabu, Polisi: Alasannya untuk Konsentrasi

Megapolitan
New Normal, Bandara Soekarno-Hatta Terapkan Tiga Lapis Keamanan

New Normal, Bandara Soekarno-Hatta Terapkan Tiga Lapis Keamanan

Megapolitan
Ini Fasilitas Baru di Bandara Soetta untuk Terapkan Protokol Kesehatan di Era New Normal

Ini Fasilitas Baru di Bandara Soetta untuk Terapkan Protokol Kesehatan di Era New Normal

Megapolitan
Perusahaan Hitachi Kembali Beroperasi Setelah Ditutup karena Karyawan Positif Covid-19

Perusahaan Hitachi Kembali Beroperasi Setelah Ditutup karena Karyawan Positif Covid-19

Megapolitan
Politisi PDI-P Wanti-wanti Pemprov Tak Pakai APBD untuk Reklamasi Ancol

Politisi PDI-P Wanti-wanti Pemprov Tak Pakai APBD untuk Reklamasi Ancol

Megapolitan
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Tangerang Justru Siapkan Wisata Air

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Tangerang Justru Siapkan Wisata Air

Megapolitan
3 Pilot Ditangkap karena Kasus Sabu, 2 Orang dari Maskapai Pelat Merah

3 Pilot Ditangkap karena Kasus Sabu, 2 Orang dari Maskapai Pelat Merah

Megapolitan
UPDATE 10 Juli: Pasien Sembuh Covid-19 di Tangsel Tambah 15 Orang, Totalnya Kini 301

UPDATE 10 Juli: Pasien Sembuh Covid-19 di Tangsel Tambah 15 Orang, Totalnya Kini 301

Megapolitan
[UPDATE] Grafik Covid-19 10 Juli di Depok: Tambah 23 Pasien Pulih

[UPDATE] Grafik Covid-19 10 Juli di Depok: Tambah 23 Pasien Pulih

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X