Bukan Menyulut Api, Ini Cara Aman Cek Septic Tank yang Telah Disedot

Kompas.com - 06/11/2019, 18:10 WIB
Pekerja menggali tanah yang sudah diberi titik untuk pembuatan septik tank di Gang Sekretaris I, Tanjung Duren Jakarta Barat, Rabu (9/10/2019). Ada sekitar 21 titik lubang galian yang dibuat di sepanjang gang. KOMPAS.com/M ZAENUDDINPekerja menggali tanah yang sudah diberi titik untuk pembuatan septik tank di Gang Sekretaris I, Tanjung Duren Jakarta Barat, Rabu (9/10/2019). Ada sekitar 21 titik lubang galian yang dibuat di sepanjang gang.
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Septic tank di rumah warga bernama Agus Soleh di RT 016, RW 03, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, meledak dan menewaskan seorang petugas sedot WC berinisial S, Senin (4/11/2019).

Septic tank meledak setelah S menyulut api dengan koran dan memasukkannya ke dalam septic tank untuk memastikan tinja sudah habis.

Padahal, menyulut api ke dalam septic tank merupakan tindakan yang berbahaya karena septic tank mengandung gas metana yang mudah meledak apabila terakumulasi panas.

Baca juga: Septic Tank Meledak, Seorang Petugas Sedot WC Tewas

Terkait hal itu, salah satu pengusaha sedot WC Sarwono memiliki cara selain menyulut api untuk mengecek septic tank yang telah disedot.

"Paling kalau mau disenter dan diukur saja. Namanya air kan, kayak ukur kedalamannya pakai kayu. Kalau dibakar gitu kan risiko masih ada gasnya. Apalagi septic tank lama pasti ada gasnya," kata Sarwono saat dihubungi Kompas.com, Rabu (6/11/2019).

Menggunakan kayu atau tongkat yang dimasukkan ke dalam septic tank ialah cara aman untuk mengecek septic tank yang telah dikuras.

Baca juga: Puslabfor: Tidak Boleh Cek Tinja dengan Masukkan Koran Terbakar ke Septic Tank

Namun, apabila konsumen belum puas dan ingin septic tank-nya kering, maka petugas harus turun untuk membersihkannya manual.

"Kalau masih ada airnya dikit wajarlah. Tapi, konsumen kalau mau habis benar kan ya mau tidak mau orang harus turun," ujar Sarwono.

Sarwono mengaku pihaknya kerap diminta konsumen untuk mengecek septic tank dengan menyulut api. Namun, pihaknya selalu tidak menuruti hal tersebut.

"Coba kalau apinya belum mati berarti airnya masih ada. Cuma saya tidak mau. Kalau mau bakar sendiri aja, saya tidak mau, soalnya pasti meledak," ujar Sarwono.

Baca juga: Septic Tank Meledak Tewaskan Seorang Pekerja, Ini Kata Ahli LIPI

Sebelumnya, peristiwa ledakan itu berawal ketika pemilik rumah bernama Agus Soleh memanggil jasa sedot WC pada Senin pukul 11.00 WIB.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menengok Dhanagun, Vihara Berusia 3 Abad di Bogor

Menengok Dhanagun, Vihara Berusia 3 Abad di Bogor

Megapolitan
5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

Megapolitan
Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Megapolitan
Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Megapolitan
Mantan Atlet Kayak Khawatir Diberhentikan sebagai Tenaga Honorer di Depok

Mantan Atlet Kayak Khawatir Diberhentikan sebagai Tenaga Honorer di Depok

Megapolitan
Cegah Penyebaran Virus Corona, Lion Air Group Batalkan Penerbangan ke China

Cegah Penyebaran Virus Corona, Lion Air Group Batalkan Penerbangan ke China

Megapolitan
Kronologi Terbongkarnya Praktik Prostitusi Online di Apartemen Kalibata

Kronologi Terbongkarnya Praktik Prostitusi Online di Apartemen Kalibata

Megapolitan
WNA AS Penyelundup Brownies Ganja Ditangkap, Temannya DPO

WNA AS Penyelundup Brownies Ganja Ditangkap, Temannya DPO

Megapolitan
KJRI Toronto Undang Bogor Hadiri Indonesian Summer Festival di Kanada

KJRI Toronto Undang Bogor Hadiri Indonesian Summer Festival di Kanada

Megapolitan
Cegah Banjir, Saluran Penghubung Sulaiman di Makasar Dikuras

Cegah Banjir, Saluran Penghubung Sulaiman di Makasar Dikuras

Megapolitan
Kisah Grup Barongsai Kong Ha Hong, Dilarang Era Orba dan Kini Jadi Juara Dunia

Kisah Grup Barongsai Kong Ha Hong, Dilarang Era Orba dan Kini Jadi Juara Dunia

Megapolitan
Ketua Ormas Goib Bantah Buat Spanduk Tolak Bioskop XXI karena Faktor Ekonomi

Ketua Ormas Goib Bantah Buat Spanduk Tolak Bioskop XXI karena Faktor Ekonomi

Megapolitan
Bikin Surat Pamitan, Dirut Transjakarta yang Mundur Sebut Anies 'Bapak Integrasi'

Bikin Surat Pamitan, Dirut Transjakarta yang Mundur Sebut Anies "Bapak Integrasi"

Megapolitan
Dirut Transjakarta Mundur, Posisinya Digantikan Wakil Ketua DTKJ

Dirut Transjakarta Mundur, Posisinya Digantikan Wakil Ketua DTKJ

Megapolitan
Harga Cabai Rawit Merah di Bogor Tembus Rp 90.000 Per Kilo

Harga Cabai Rawit Merah di Bogor Tembus Rp 90.000 Per Kilo

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X