Pemkot Tangsel Tolak Prioritaskan Pegawai Honorer dalam Pendaftaran CPNS

Kompas.com - 13/11/2019, 10:12 WIB
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Apendi saat memaparkan 23 pejabat eselon III B tengah memperebutkan posisi sebagai Kepala Dinas di enam posisi Operasi Perangkat Daerah (OPD) kota Tangerang Selatan. Hal tersebut disampaikan di Pemkot Tangsel,  Jumat (8/11/2019) KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiKepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Apendi saat memaparkan 23 pejabat eselon III B tengah memperebutkan posisi sebagai Kepala Dinas di enam posisi Operasi Perangkat Daerah (OPD) kota Tangerang Selatan. Hal tersebut disampaikan di Pemkot Tangsel, Jumat (8/11/2019)

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelantikan Kota Tangerang Selatan, Apendi menolak adanya permintaan pegawai honorer untuk diprioritaskan dalam perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Menurut dia, perekrutan CPNS harus sesuai aturan.

"Gini tes sekarang ini kita betul-betul profesional dan tidak ada siapa pun yang kita prioritaskan, anak siapa pun," ujar Apendi saat dihubungi, Rabu (13/11/2019).

Menurut Apendi, pegawai honorer di Pemkot Tangerang Selatan juga harus mengikuti mekanisme yang sama dengan pelamar lainnya.

Oleh karena itu, kata Apendi, para pekerja honorer juga harus ikut semua tahapan seleksinya.

Baca juga: Pemkot Tangsel Buka 222 Formasi CPNS, Dua Persen untuk Disabilitas

"Kalau dia rezekinya di situ enggak kemana. Belum tentu orang pintar bisa ngisi itu. Intinya teman-teman belajar dengan baik dan teliti saat pengisian. Jadi tidak ada prioritas, karena ke depan itu PNS yang cerdas dan berkualitas," katanya.

Sebelumnya, pegawai honorer Tangerang Selatan meminta Pemerintahan Kota (Pemkot) Tangsel untuk memprioritaskan mereka dalam perekrutan CPNS.

Dari 222 formasi dalam rekruitmen CPNS di Pemkot Tangsel, sedikitnya 60 persen dapat diprioritaskan untuk pegawai honorer.

"Paling enggak dari 222 formasi itu, 60 persen formasi bisa diprioritaskan untuk pegawai honorer," ujar Sekretaris Forum Honorer Kota Tangsel, Abdul Azis di Pemkot Tangsel, Senin, (4/11/2019).

Baca juga: 220 Pelamar di Kota Bogor Sudah Mendaftar CPNS pada Hari Pertama

Bahkan, pegawai honorer telah menyiapkan langkah lanjutan jika tuntutan mendapatkan prioritas kursi CPNS tidak digubris Pemkot Tangsel.

Para pegawai honorer akan mengirimkan surat kepada Wali Kota dan Ketua DPRD Kota Tangsel agar usulan mereka bisa dipertimbangkan.

"Kalau aspirasi kami tidak diakomodir ya dengan sangat menyesal terpaksa pegawai honorer bikin petisi," ucapnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebuah Gudang di Penjaringan Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Sebuah Gudang di Penjaringan Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Megapolitan
Jasa Detektif Wanita, Lihai Menggoda Pria-pria Nakal yang Tak Setia

Jasa Detektif Wanita, Lihai Menggoda Pria-pria Nakal yang Tak Setia

Megapolitan
Harga Bendera Merah Putih di Pinggir Jalan, Paling Murah Rp 15.000

Harga Bendera Merah Putih di Pinggir Jalan, Paling Murah Rp 15.000

Megapolitan
Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai di Penjaringan Terbakar

Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai di Penjaringan Terbakar

Megapolitan
Ada Staf Reaktif Covid-19, Lantai 7 Blok G Balai Kota Ditutup Sementara

Ada Staf Reaktif Covid-19, Lantai 7 Blok G Balai Kota Ditutup Sementara

Megapolitan
Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Pemerkosaan Perempuan Bangun Tidur di Bintaro

Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Pemerkosaan Perempuan Bangun Tidur di Bintaro

Megapolitan
Viral Kisah Pilu Perempuan Bangun Tidur Diperkosa di Bintaro, Polisi Buru Pelaku

Viral Kisah Pilu Perempuan Bangun Tidur Diperkosa di Bintaro, Polisi Buru Pelaku

Megapolitan
Toa Peringatan Dini Banjir, Dulu Dimulai Anies tetapi Kini Dikritiknya

Toa Peringatan Dini Banjir, Dulu Dimulai Anies tetapi Kini Dikritiknya

Megapolitan
Mengamuk Saat Antre Beli Minuman, Seorang Warga Pukuli Tukang Parkir di Cipinang Muara

Mengamuk Saat Antre Beli Minuman, Seorang Warga Pukuli Tukang Parkir di Cipinang Muara

Megapolitan
Kisah Viral Perempuan Diperkosa Usai Bangun Tidur di Tangerang Selatan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kisah Viral Perempuan Diperkosa Usai Bangun Tidur di Tangerang Selatan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Megapolitan
Menurut Kemenristek, Begini Etika Umumkan Hasil Penelitian Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19

Menurut Kemenristek, Begini Etika Umumkan Hasil Penelitian Kesehatan di Masa Pandemi Covid-19

Megapolitan
Warga Jamblang dan Penjualan Bendera Musiman di Jakarta

Warga Jamblang dan Penjualan Bendera Musiman di Jakarta

Megapolitan
Jakarta Catat 4 Lonjakan Tertinggi Kasus Covid-19 dalam 2 Pekan Terakhir

Jakarta Catat 4 Lonjakan Tertinggi Kasus Covid-19 dalam 2 Pekan Terakhir

Megapolitan
Dapat Pinjaman Rp 5,2 Triliun untuk Penanganan Banjir, Apa yang Akan Dibuat DKI

Dapat Pinjaman Rp 5,2 Triliun untuk Penanganan Banjir, Apa yang Akan Dibuat DKI

Megapolitan
Nonton 'Layar Tancap' dari Dalam Mobil di Kota Tangerang

Nonton "Layar Tancap" dari Dalam Mobil di Kota Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X