MRT Tangsel Akan Jadi Kantong Penumpang

Kompas.com - 06/12/2019, 05:15 WIB
Bagian dalam kereta MRT Jakarta Fase I rute Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI). Foto diambil Rabu (30/1/2019). KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELABagian dalam kereta MRT Jakarta Fase I rute Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI). Foto diambil Rabu (30/1/2019).

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Direktur Prasarana Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek ( BPTJ) Edy Nursalam menyebutkan rencana perpanjangan jalur Mass Rapid Transit ( MRT) koridor Selatan-Utara ke wilayah Tangerang Selatan merupakan hal yang tepat.

Banyaknya masyarakat Tangsel yang memiliki aktivitas di Jakarta membutuhkan transportasi yang memadai.

"Sangat penting karena kantong penumpang itu ada di Tangerang Selatan," kata Edy saat dihubungi, Kamis (5/12/2019).

Saat ini penduduk Tangerang Selatan tercatat ada 1,6 juta jiwa. Menurut Edy, dari sebagian jumlah tersebut didominasi memiliki aktivitas ke wilayah Jakarta.


Apalagi, selama adanya MRT Lebak Bulus menjadikan masyarakat antusias untuk menggunakan transportasi umum dibanding kendaraan pribadi.

Baca juga: MRT Diusulkan Masuk Tangsel, Ini Alasannya...

"Sekarang kan antusiasme masyarakat naik MRT itu tinggi sekali. Memang sudah minta- minta oleh masyarakat apalagi wilayah itu (Tangsel) macet. Pada bosan dengan macet," ucapnya.

Namun, kata Edy, sampai saat ini rencana perpanjangan MRT masih terus dikaji oleh pihak terkait. Terakhir, tahapan pembahasan memasuki pra feasibility study (FS).

"Baru study pra FS. FS-ya belum. nanti keliatan di FS itu berapa potensi penumpang, pendapatan, investasi berapa, balik modal atau tidak, berminat tidak swasta, siapa investornya masih panjang sebenarnya. Tapi tahapanya harus kita lalui. Sama MRT Jakarta saja itu 10 tahun baru jalan," ucapnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siswa Tewas Lompat dari Lantai 4 Sekolah, Menteri PPPA: Alarm bagi Kita Semua

Siswa Tewas Lompat dari Lantai 4 Sekolah, Menteri PPPA: Alarm bagi Kita Semua

Megapolitan
Atap Bocor Saat Hujan, Siswa SDN Samudrajaya 04 Kerap Dipulangkan

Atap Bocor Saat Hujan, Siswa SDN Samudrajaya 04 Kerap Dipulangkan

Megapolitan
Pengeras Suara Peringatan Dini Banjir di Kampung Melayu Tak Berfungsi Sejak 2017

Pengeras Suara Peringatan Dini Banjir di Kampung Melayu Tak Berfungsi Sejak 2017

Megapolitan
Seorang Pemuda Tewas Ditabrak Kereta di Bekasi

Seorang Pemuda Tewas Ditabrak Kereta di Bekasi

Megapolitan
BERITA FOTO: Kerusakan Bangunan SDN Samudrajaya 04 Bekasi

BERITA FOTO: Kerusakan Bangunan SDN Samudrajaya 04 Bekasi

Berita Foto
Pemkot Depok Gratiskan Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Bus di Subang

Pemkot Depok Gratiskan Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
RS Universitas Indonesia Rawat 33 Korban Kecelakaan Bus di Subang

RS Universitas Indonesia Rawat 33 Korban Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
RSUD Depok Rawat 13 Korban Kecelakaan Bus di Subang

RSUD Depok Rawat 13 Korban Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
Siswa SDN Samudrajaya 04 Bekasi Buat Video Minta Sekolahnya Diperbaiki

Siswa SDN Samudrajaya 04 Bekasi Buat Video Minta Sekolahnya Diperbaiki

Megapolitan
Soal Kecelakaan Bus di Tanjakan Emen Subang, YLKI: Uji Kir Sekadar Formalitas

Soal Kecelakaan Bus di Tanjakan Emen Subang, YLKI: Uji Kir Sekadar Formalitas

Megapolitan
Tertangkap Saat Kabur, Pembobol ATM Dikeroyok Warga di Bekasi

Tertangkap Saat Kabur, Pembobol ATM Dikeroyok Warga di Bekasi

Megapolitan
Sampah Jadi Penyebab Banjir di Jakarta Selatan

Sampah Jadi Penyebab Banjir di Jakarta Selatan

Megapolitan
Pemkot Depok Beri Santunan Korban Meninggal Kecelakaan Bus di Subang

Pemkot Depok Beri Santunan Korban Meninggal Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
Ada Kebocoran Pipa, Sejumlah Wilayah Jakarta Gangguan Suplai Air Bersih Palyja

Ada Kebocoran Pipa, Sejumlah Wilayah Jakarta Gangguan Suplai Air Bersih Palyja

Megapolitan
YLKI Minta Penyebab Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang Segera Diusut

YLKI Minta Penyebab Kecelakaan Bus Pariwisata di Subang Segera Diusut

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X