Pengendara Was-was Lintasi Jembatan di Pondok Aren yang Turapnya Amblas

Kompas.com - 02/01/2020, 10:57 WIB
Turap jembatan yang berlokasi di Pondok Kacang Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan, amblas Rabu (1/1/2020) pagi. Hal tersebut dikarenakan debit air yang berada di anak kali Angke melintas deras. KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiTurap jembatan yang berlokasi di Pondok Kacang Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan, amblas Rabu (1/1/2020) pagi. Hal tersebut dikarenakan debit air yang berada di anak kali Angke melintas deras.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Amblasnya turap jembatan yang berlokasi di Pondok Kacang Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan, membuat pengendara khawatir.

Sebab, amblasnya turap tersebut sampai memakan sebagian sisi kiri jalan yang menjadi lintasan kendaraan.

Salah satu pengendara motor, Ari (38) mengaku khawatir dengan kondisi jembatan yang turapnya telah longsor tersebut.

Sebab, kata Ari, jembatan penghubung Pondok Kacang menuju Bintaro itu banyak dilintasi pengendara baik motor dan mobil.

"Khawatir kalau kondisi seperti ini. Apalagi ini jalan aktif, artinya banyak orang yang lewat sini," katanya saat menyempatkan diri melihat kondisi amblasnya turap tersebut, Kamis (2/1/2020).

Baca juga: Diterjang Banjir, Turap Jembatan di Pondok Aren Amblas

Menurut Ari, banyaknya kendaraan yang melintas bisa menjadi beban bagi jembatan. Dia khawatir jembatan malam amblas.

"Takutnya kan banyak kendaraan yang lewat jadi beban terus bisa amblas lagi turapnya," ucapnya.

Pengendara lainnya, Dimas (28) juga mengaku khawatir dengan amblasnya turap jembatan itu akan kembali terjadi jika tidak cepat ditangani.

Baca juga: Longsor di Pasir Putih Depok, Warga: Sudah Minta Turap tetapi Tidak Ditanggapi Serius

"Paling tidak bawahnya dulu saja dijaga biar tidak ambles lagi. Takutnya hujan deras lagi, dihantam air kan bukan tidak mungkin bisa terjadi," tuturnya.

Dari pantuan Kompas.com, turap yang longsor di jembatan tersebut telah diantisipasi oleh warga setempat dengan meletakan beberapa pohon di lokasi longsor turap.

Jembatan tersebut masih dapat dilintasi kendaraan dengan mengambil tengah jalan.

Meski jembatan tersebut masih dapat dilintasi kendaraan, namun kondisinya sangat mengkhawatirkan karena belum adanya penanganan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Megapolitan
Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Megapolitan
Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Megapolitan
APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

Megapolitan
Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Megapolitan
Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Megapolitan
Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Megapolitan
Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Megapolitan
Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Megapolitan
Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Megapolitan
PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

Megapolitan
Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Megapolitan
Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Megapolitan
4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X