Kompas.com - 27/01/2020, 07:54 WIB
Banjir merendam Perumahan Bumi Pamulang Indah (BPI), Tangerang Selatan (Tangsel), setelah diguyur hujan lebat sekira dua jam pada Minggu malam (26/1/2020). TribunJakarta/Jaisy Rahman TohirBanjir merendam Perumahan Bumi Pamulang Indah (BPI), Tangerang Selatan (Tangsel), setelah diguyur hujan lebat sekira dua jam pada Minggu malam (26/1/2020).

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Ratusan rumah di Perumahan Bukit Pamulang Indah (BPI), Tangerang Selatan (Tangsel) terendam banjir setelah diguyur hujan lebat sekira dua jam pada Minggu malam (26/1/2020).

Pantauan TribunJakarta.com di lokasi pada pukul 21.30 WIB, ketinggian genangan air sekira 50 centimeter.

Air bahkan sampai masuk ke dalam rumah, sehingga warga sibuk mengevakuasi barang elektronik mereka.

Para penghuni banyak yang mengungsikan kendaraan sepeda motor ke kawasan yang lebih tinggi.

Baca juga: Permukiman di Cipulir Banjir Pascahujan Deras pada Minggu Malam

Suyadi, warga BPI, mengatakan, air mulai naik sejak pada pukul 18.00 WIB.

"Air mulai tinggi habis magrib, terus saya memastikan di sekitar Blok B semua rumah terendam, ratusan rumah," ujar Suyadi di lokasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara, Heri, warga BPI lainnya, mengatakan, banjir terjadi akibat drainase yang buruk.

Hal itu membuat air dari hujan deras selama dua jam itu tidak mengalir.

"Karena kan ini posisinya di bawah, terus memang sistem drainasenya enggak bagus," ujar Heri

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Hujan Dua Jam, Ratusan Rumah di BPI Tangsel Terendam Banjir.

 



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kecamatan Pulogadung Siapkan 7 Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Kecamatan Pulogadung Siapkan 7 Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Pemprov DKI: Pelanggan Pangkas Rambut Wajib Miliki Sertifikat Vaksin

Pemprov DKI: Pelanggan Pangkas Rambut Wajib Miliki Sertifikat Vaksin

Megapolitan
Daftar Terbaru Hotel untuk Isolasi Mandiri Berbayar di Jakarta

Daftar Terbaru Hotel untuk Isolasi Mandiri Berbayar di Jakarta

Megapolitan
RedDoorz Sayangkan Peristiwa yang Menimpa Hotelnya di Ampera Raya

RedDoorz Sayangkan Peristiwa yang Menimpa Hotelnya di Ampera Raya

Megapolitan
Perumahan Beverly Hills Jababeka Jadi Tempat Isolasi Pekerja Industri yang Positif Covid-19

Perumahan Beverly Hills Jababeka Jadi Tempat Isolasi Pekerja Industri yang Positif Covid-19

Megapolitan
UPDATE 28 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 285 Kasus Baru Covid-19, 6 Pasien Meninggal

UPDATE 28 Juli: Kabupaten Bekasi Catat 285 Kasus Baru Covid-19, 6 Pasien Meninggal

Megapolitan
Polisi: Tak Ditemukan Bukti Kuat Terkait Dugaan Kerumunan dan Praktik Prostitusi di RedDoorz Ampera Raya

Polisi: Tak Ditemukan Bukti Kuat Terkait Dugaan Kerumunan dan Praktik Prostitusi di RedDoorz Ampera Raya

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap di Tangsel Baru Tercapai 14 Persen dari Target 1 Juta Penduduk

Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap di Tangsel Baru Tercapai 14 Persen dari Target 1 Juta Penduduk

Megapolitan
UPDATE 28 Juli: Tambah 5.525 Kasus Covid-19 di Jakarta, 11.035 Pasien Sembuh

UPDATE 28 Juli: Tambah 5.525 Kasus Covid-19 di Jakarta, 11.035 Pasien Sembuh

Megapolitan
Penerima Bansos Kena Pungli, Mensos Risma: Kalau Urusan Itu Tak Selesai, Kapan Warga Sejahtera!

Penerima Bansos Kena Pungli, Mensos Risma: Kalau Urusan Itu Tak Selesai, Kapan Warga Sejahtera!

Megapolitan
Update 28 Juli: Kasus Baru Covid-19 di Tangsel Bertambah 606

Update 28 Juli: Kasus Baru Covid-19 di Tangsel Bertambah 606

Megapolitan
Pemkot Bogor Kejar Target Vaksinasi Covid-19 Sebanyak 15.000 Orang per Hari

Pemkot Bogor Kejar Target Vaksinasi Covid-19 Sebanyak 15.000 Orang per Hari

Megapolitan
Plasma Konvalesen Keruh, Sejumlah Penyintas Covid-19 di Kota Tangerang Gagal Jadi Donor

Plasma Konvalesen Keruh, Sejumlah Penyintas Covid-19 di Kota Tangerang Gagal Jadi Donor

Megapolitan
Kendaraan Dinas Terminal Pulogebang Disulap Jadi Angkutan Jenazah dan Pasien Covid-19

Kendaraan Dinas Terminal Pulogebang Disulap Jadi Angkutan Jenazah dan Pasien Covid-19

Megapolitan
Pemkot Bekasi Belum Bisa Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Siswa SMA, Ini Alasannya

Pemkot Bekasi Belum Bisa Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Siswa SMA, Ini Alasannya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X