Terowongan Gandhi Tenggelam, Hanya Terlihat Tembok Atas

Kompas.com - 08/02/2020, 10:42 WIB
Terowongan Ghandi yang terendam di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (8/2/2020) KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARTerowongan Ghandi yang terendam di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (8/2/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Terowongan Gandhi yang berada di Kemayoran, Jakarta Pusat, tenggelam pada Sabtu (8/2/2020) pagi.

Pantuan Kompas.com sejak pukul 10.00 WIB, kondisi terowongan tergenang banjir dan beberapa petugas dari Pusat Pengelola Kompleks Kemayoran (PPKP) pun terlihat bersiaga di lokasi.

Akses jalan juga sudah ditutup oleh petugas PPKP Setneg RI dengan memasang garis kuning dan menempatkan truk dalam keadaan melintang di depan Gandhi Memorial Intercontinental School.

Terlihat juga beberapa petugas dengan perahu karet berusaha mengumpulkan sampah dekat bibir terowongan.

Di sekitar lokasi juga telah disiapkan mesin pompa air portable.

Juwahir (38), salah satu petugas, menyebutkan, air sudah mulai menggenangi terowongan sejak Sabtu dini hari pukul 01.00 WIB.

Sebab, wilayah Kemayoran sudah hujan sedari sore hingga malam hari kemarin.

"Hujan itu dari jam 8 muncul, hilang, muncul lagi, dan baru mulai deras paling jam 1 dini hari sampai jam 5 pagi," kata Juwahir.

"Mulai menutupi terowongan ya sekitar jam 6 pagi, langsung ditutup jalannya," sambung Juwahir.

Sejak curah hujan tinggi pada awal tahun 2020, Juwahir menghitung sudah 3 kali banjir sampai menutup terowongan Gandhi.

"Ini udah kali ketiga, Mas," kata Juwahir.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Hobi Memasak Alihkan Stress Akibat Gagal PPDB Jakarta 2020

Saat Hobi Memasak Alihkan Stress Akibat Gagal PPDB Jakarta 2020

Megapolitan
Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Tersisa 9 RW

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Tersisa 9 RW

Megapolitan
Komunitas Seniman Pertanyakan Urgensi Pemkot Tangerang Minta Kosongkan Lahan Semanggi Center

Komunitas Seniman Pertanyakan Urgensi Pemkot Tangerang Minta Kosongkan Lahan Semanggi Center

Megapolitan
Ganjil Genap Dihapus, 90 Persen Pedagang Pasar Minggu Mulai Berjualan

Ganjil Genap Dihapus, 90 Persen Pedagang Pasar Minggu Mulai Berjualan

Megapolitan
Aparat Belum Bantu Pembatasan Pengunjung di Sejumlah Pasar di Jaksel

Aparat Belum Bantu Pembatasan Pengunjung di Sejumlah Pasar di Jaksel

Megapolitan
UPDATE 2 Juli: Bertambah 13, Total 414 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 2 Juli: Bertambah 13, Total 414 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Dishub DKI: Jumlah Kendaraan di Jalanan Jakarta Mendekati Sebelum Covid-19

Dishub DKI: Jumlah Kendaraan di Jalanan Jakarta Mendekati Sebelum Covid-19

Megapolitan
UPDATE 2 Juli, Sisa 19 Pasien Positif Covid-19 di Kota Bekasi, 12 RW Masih di Zona Merah

UPDATE 2 Juli, Sisa 19 Pasien Positif Covid-19 di Kota Bekasi, 12 RW Masih di Zona Merah

Megapolitan
Kasus Penusukan Anggota Babinsa Serda Saputra, Polisi Tangkap Seorang Tersangka

Kasus Penusukan Anggota Babinsa Serda Saputra, Polisi Tangkap Seorang Tersangka

Megapolitan
PT MRT Jakarta Bakal Tambah Durasi Jam Sibuk bila Jumlah Penumpang Melonjak

PT MRT Jakarta Bakal Tambah Durasi Jam Sibuk bila Jumlah Penumpang Melonjak

Megapolitan
Orderan Kurir Sepeda Jakarta Melonjak Selama Pandemi Covid-19

Orderan Kurir Sepeda Jakarta Melonjak Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Orangtua Keluhkan Titik Koordinat PPDB Jalur Zonasi yang Salah, Pemkot Bekasi: Human Error

Orangtua Keluhkan Titik Koordinat PPDB Jalur Zonasi yang Salah, Pemkot Bekasi: Human Error

Megapolitan
Besok Kota Bogor Masuki Fase Pra-Adaptasi Kebiasaan Baru

Besok Kota Bogor Masuki Fase Pra-Adaptasi Kebiasaan Baru

Megapolitan
Garuda Indonesia Beri Penjelasan Berkait Penumpangnya yang Sesak Napas Lalu Meninggal

Garuda Indonesia Beri Penjelasan Berkait Penumpangnya yang Sesak Napas Lalu Meninggal

Megapolitan
Kegiatan Belajar Mengajar di Kota Tangerang Dimulai 13 Juli secara Daring

Kegiatan Belajar Mengajar di Kota Tangerang Dimulai 13 Juli secara Daring

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X