Kompas.com - 19/02/2020, 21:18 WIB
Sebuah rumah tinggal semi permanen yang berlokasi di Jalan Kavling Serpong RT 01 RW 04, Kelurahan Serpong, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (18/2/2020), terbakar. Diduga kebakaran tersebut akibat korsleting listrik. KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiSebuah rumah tinggal semi permanen yang berlokasi di Jalan Kavling Serpong RT 01 RW 04, Kelurahan Serpong, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (18/2/2020), terbakar. Diduga kebakaran tersebut akibat korsleting listrik.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Rumah semi permanen di Jalan Kavling Serpong RT 01 RW 04, Kelurahan Serpong, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (18/2/2020) malam, terbakar.

Selain menghanguskan bangunan, api juga hanguskan empat kambing dan satu motor.

Salah satu warga setempat, Rian mengatakan, lokasi rumah yang terbakar memang berada di atas kandang kambing yang menjadi usaha pemilik selama ini.

"Memang usahanya kan jagal. Kandang kambing di bawah, sedangkan di atasnya ada rumah kakek saya. Jadi ada empat kambing dan satu motor," kata Rian saat ditemui di lokasi, Rabu.

Baca juga: Diduga Korsleting Listrik, Rumah Semi Permanen di Serpong Hangus Terbakar

Menurut Rian, hanya satu ekor kambing yang berhasil diselamatkan saat kebakaran terjadi karena kondisinya lebih dekat dengan pintu kandang.

"Total kan ada lima kambing, empat terbakar. Dan satu kambing berhasil kita selamatkan dan kita taruh kandang sebelah," ucapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kebakaran rumah semi permanen itu terjadi pada sekitar pukul 19.30 WIB.

Baca juga: Viral Polisi Pakai Jaket dan Helm Ojol Berhentikan Pengendara Nmax, Begini Ceritanya

Saat itu rumah yang ditempati oleh Yakub tiba-tiba mengeluarkan api yang berpusat pada bagian belakang.

Beruntung, pemilik rumah sedang tidak ada di lokasi saat kebakaran terjadi.

Diduga kebakaran itu disebabkan korsletong listrik karena sebelumnya juga terjadi mati lampu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Jakpus Temukan Sumur Resapan Perkantoran Tak Berfungsi

Pemkot Jakpus Temukan Sumur Resapan Perkantoran Tak Berfungsi

Megapolitan
Pemprov DKI Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 4 Kali Berturut-Turut

Pemprov DKI Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik 4 Kali Berturut-Turut

Megapolitan
Pengunjung Pasar Anyar dan Pasar Poris Diimbau Pakai PeduliLindungi

Pengunjung Pasar Anyar dan Pasar Poris Diimbau Pakai PeduliLindungi

Megapolitan
Hasil Olah TKP, Kecepatan Bus Transjakarta Saat Tabrakan di Cawang 55,4 Km Per Jam

Hasil Olah TKP, Kecepatan Bus Transjakarta Saat Tabrakan di Cawang 55,4 Km Per Jam

Megapolitan
Ini Nomor Kontak Darurat bagi Warga yang Terkena Bencana di Kota Tangerang

Ini Nomor Kontak Darurat bagi Warga yang Terkena Bencana di Kota Tangerang

Megapolitan
Pemkot Bekasi Klaim Capaian Vaksin Covid-19 Dosis Pertama Capai 71,85 Persen

Pemkot Bekasi Klaim Capaian Vaksin Covid-19 Dosis Pertama Capai 71,85 Persen

Megapolitan
Dimulai di Era Ahok, Kini Anies Lanjutkan Kerja Sama dengan NTT untuk Pengadaan Daging Sapi

Dimulai di Era Ahok, Kini Anies Lanjutkan Kerja Sama dengan NTT untuk Pengadaan Daging Sapi

Megapolitan
Jasad Seorang Pria Ditemukan di Bak Mobil Pikap, Awalnya Dikira Sedang Tiduran

Jasad Seorang Pria Ditemukan di Bak Mobil Pikap, Awalnya Dikira Sedang Tiduran

Megapolitan
1,8 Juta Warga Belum Divaksin, Pemprov DKI Jakarta Gencarkan Vaksinasi Malam Hari

1,8 Juta Warga Belum Divaksin, Pemprov DKI Jakarta Gencarkan Vaksinasi Malam Hari

Megapolitan
Update 6 Korban Kecelakaan Transjakarta yang Dirawat di RSUD Budhi Asih, 2 Orang Boleh Pulang

Update 6 Korban Kecelakaan Transjakarta yang Dirawat di RSUD Budhi Asih, 2 Orang Boleh Pulang

Megapolitan
Pelaku Masturbasi di Jok Motor Milik Perempuan Diperiksa Kejiwaannya

Pelaku Masturbasi di Jok Motor Milik Perempuan Diperiksa Kejiwaannya

Megapolitan
Update Covid-19 di Jakarta, Tak Ada Lagi RT Zona Merah dan DKI Catat Nol Kematian

Update Covid-19 di Jakarta, Tak Ada Lagi RT Zona Merah dan DKI Catat Nol Kematian

Megapolitan
Pencemaran Parasetamol di Teluk Jakarta, Dinkes DKI Sebut Belum Tentu dari Konsumsi Obat

Pencemaran Parasetamol di Teluk Jakarta, Dinkes DKI Sebut Belum Tentu dari Konsumsi Obat

Megapolitan
Cerita Korban Kecelakaan Transjakarta: Duduk di Belakang Terpental ke Tengah hingga Bunyi Dentuman

Cerita Korban Kecelakaan Transjakarta: Duduk di Belakang Terpental ke Tengah hingga Bunyi Dentuman

Megapolitan
Berubah Pakai Data Dukcapil, Depok Akan Kurangi Target Vaksinasi Covid-19

Berubah Pakai Data Dukcapil, Depok Akan Kurangi Target Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.