Cegah Covid-19, Terminal Pondok Cabe Periksa Suhu Tubuh Penumpang Bus

Kompas.com - 02/04/2020, 18:09 WIB
Suasana Terminal Pondok Cabe di Jalan Kemiri, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (27/8/2019). KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiSuasana Terminal Pondok Cabe di Jalan Kemiri, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (27/8/2019).

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Terminal Pondok Cabe, Pamulang, Tangerang Selatan memperketat keberangkatan penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) guna memutus mata rantai penularan virus corona SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19.

Hingga saat ini masih ada aktivitas keberangkatan penumpang yang mencapai 100 orang setiap hari dari terminal itu.

Staf Terminal Pondok Cabe, Galih Dwijayanda mengatakan, para penumpang yang ingin berangkat menggunakan bus AKAP harus melalui mekanisme pemeriksaan kesehatan.

"Mekanisme penumpang yang berangkat dari terminal Pondok Cabe tentu kami cek suhu tubuh," kata Galih, Kamis (2/4/2020).

Baca juga: Pandemi Covid-19, Penumpang yang Mudik ke Madura di Terminal Pondok Cabe Mendominasi

Penumpang dapat berangkat jika kondisi suhu tubuh dalam proses pemeriksaan di bawah 38 derajat celcius.

Jika terdapat penumpang yang memiliki suhu tubuh di atas 38 drajat celsius, jajaran Terminal Pondok Cabe akan berkoordinasi dengan PO.

"Tapi misalnya di atas itu kita tidak perbolehkan. Nanti kami koordinasi ke PO apakah bisa di-refund atau di-reschedule," ungkapnya.

Terminal Pondok Cabe masih melayani keberangkatan pepenumpang ke luar Jakarta menggunakan bus AKAP. Belakangan ini penumpang yang ada didominasi penumpang tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Megapolitan
Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Megapolitan
Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Megapolitan
APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

Megapolitan
Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Megapolitan
Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Megapolitan
Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Megapolitan
Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Megapolitan
Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Megapolitan
Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Megapolitan
PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

Megapolitan
Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Megapolitan
Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Megapolitan
4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X