Taman Margasatwa Ragunan Periksa Semua Hewan Cegah Penyebaran Covid-19

Kompas.com - 07/04/2020, 14:28 WIB
Seorang wisatawan memberi pakan daun kepada seekor gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus) di Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan, Kamis (6/6/2019). Pengelola kebun binatang tersebut memprediksi jumlah pengunjung selama masa libur Lebaran 2019 mencapai 50.000-70.000 wisatawan setiap hari. ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRASeorang wisatawan memberi pakan daun kepada seekor gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus) di Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan, Kamis (6/6/2019). Pengelola kebun binatang tersebut memprediksi jumlah pengunjung selama masa libur Lebaran 2019 mencapai 50.000-70.000 wisatawan setiap hari.
|

JAKARTA,KOMPAS.com - Pihak pengelola Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, memeriksakan satwanya agar tidak terkena Covid-19

Pemeriksaan dilakukan mengingat kejadian serupa pernah terjadi di kebun binatang Bronx, New York, Amerika Serikat. Saat itu seekor harimau dilaporkan terinfeksi Covid-19.

Hal tersebut dikatakan Kepala Satuan Pelaksana Promosi Taman Margasatwa Ragunan, Ketut Widarsana saat dikonfirmasi Selasa (7/4/2020).

"Ada tim medis khusus di sini yang menangani kesehatan satwa. Itu tim medis tiap hari berkeliling dan laporan," kata Ketut.

Baca juga: Menkes Setujui PSBB, Pemprov DKI Bisa Batasi Kegiatan di Tempat Kerja hingga Transportasi

Selain itu, semua kandang dibersihkan dengan zat kimia seperti karbol untuk mencegah bakteri terutama COVID-19.

Penyemprotan zat disinfektan juga dilakukan di area taman.

"Terus penyemprotan secara massal sudah dilakukan baik dari sisi luar maupun sisi dalam parkir loket sampai kandang satwanya," tambah Ketut.

Upaya tersebut dilakukan guna menekan angka penyebaran Covid-19.

Tidak hanya soal satwa, pihkanya juga sudah mengurangi jam kerja beberapa pegawai.

Untuk pegawai kantoran sudah diperbolehkan bekerja dari rumah. Pekerja lapangan juga sudah diberlakukan pembagian waktu kerja.

Pihaknya berharap upaya ini dapat membantu pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSBL Akan Diterapkan di 62 RW Zona Merah di Jakarta, Ini Daftarnya

PSBL Akan Diterapkan di 62 RW Zona Merah di Jakarta, Ini Daftarnya

Megapolitan
Jelang New Normal, Fasilitas Halte dan Stasiun Harus Mendukung Protokol Kesehatan

Jelang New Normal, Fasilitas Halte dan Stasiun Harus Mendukung Protokol Kesehatan

Megapolitan
Jelang New Normal, Ada Opsi Meniadakan Lantai Dansa di Diskotek

Jelang New Normal, Ada Opsi Meniadakan Lantai Dansa di Diskotek

Megapolitan
Demi Pikat Pengunjung, Lahan Parkir District 1 Meikarta Dijadikan seperti Teater Drive In

Demi Pikat Pengunjung, Lahan Parkir District 1 Meikarta Dijadikan seperti Teater Drive In

Megapolitan
Hasil Tes Swab Negatif, Belasan Warga Tambora Masih Isolasi Mandiri di Mushala

Hasil Tes Swab Negatif, Belasan Warga Tambora Masih Isolasi Mandiri di Mushala

Megapolitan
PSBB Jakarta Akan Diubah Jadi PSBL, Karantina Lokal di RW Zona Merah

PSBB Jakarta Akan Diubah Jadi PSBL, Karantina Lokal di RW Zona Merah

Megapolitan
Pelanggar PSBB Dihukum Bersihkan Rumput dan Sampah di Jalan Basuki Rachmat

Pelanggar PSBB Dihukum Bersihkan Rumput dan Sampah di Jalan Basuki Rachmat

Megapolitan
150 Pedagang Pasar Serdang Jalani Rapid Test Setelah 1 Orang Positif Covid-19

150 Pedagang Pasar Serdang Jalani Rapid Test Setelah 1 Orang Positif Covid-19

Megapolitan
Cegah Kepadatan di Transportasi Umum saat New Normal, MTI Minta Aktivitas Perkantoran Diatur

Cegah Kepadatan di Transportasi Umum saat New Normal, MTI Minta Aktivitas Perkantoran Diatur

Megapolitan
Tempat Wisata dan Hiburan Outdoor Akan Dibuka Lebih Dulu Saat New Normal

Tempat Wisata dan Hiburan Outdoor Akan Dibuka Lebih Dulu Saat New Normal

Megapolitan
SIM Mati Periode 17 Maret-29 Juni, Polisi: Tidak Akan Ditilang

SIM Mati Periode 17 Maret-29 Juni, Polisi: Tidak Akan Ditilang

Megapolitan
Depok Siap-siap PSBB Lokal, Identifikasi 31 RW Zona Merah

Depok Siap-siap PSBB Lokal, Identifikasi 31 RW Zona Merah

Megapolitan
Orangtua di Bekasi Cemas dengan Rencana Siswa Kembali Belajar di Sekolah

Orangtua di Bekasi Cemas dengan Rencana Siswa Kembali Belajar di Sekolah

Megapolitan
PSBB Tangsel Diperpanjang, Tempat Ibadah Dibuka Kembali dan Restoran Boleh Layani Makan di Tempat

PSBB Tangsel Diperpanjang, Tempat Ibadah Dibuka Kembali dan Restoran Boleh Layani Makan di Tempat

Megapolitan
Coba Lewat Jalur Tikus, 13 Mobil Travel Ilegal Terjaring Polisi di Depok

Coba Lewat Jalur Tikus, 13 Mobil Travel Ilegal Terjaring Polisi di Depok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X