Kompas.com - 16/04/2020, 20:38 WIB
Warga kompleks perumahan Villa Galaxy membatasi keluar masuk orang pada hari pertama penerapan PSBB di Kota Bekasi (15/4/2020). Kompas.com/Lusia Kus AnnaWarga kompleks perumahan Villa Galaxy membatasi keluar masuk orang pada hari pertama penerapan PSBB di Kota Bekasi (15/4/2020).

BEKASI, KOMPAS.com - Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Enung Nurholis mengemukakan, pergerakan warga di jalan arteri Kota Bekasi berkurang hingga 30 persen Kamis (16/4/2020) atau hari kedua penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di daerah itu.

“Sama dengan kemarin menurun hingga 30 persen dari biasanya,” ujar Enung saat dihubungi, Kamis.

Menurut Enung, tidak hanya di jalan-jalan arteri, pergerakan masyarakat yang berkurang juga terlihat di stasiun dan terminal di Bekasi.

Baca juga: Serba Serbi Penerapan PSBB Kota Bekasi pada Hari Pertama

“Depan statsiun sudah sepi, pedagang juga sudah tidak ada. Kalau di dalam gerbong enggak tahu,” kata Enung.

Menurut pemantauan dia, jumlah pelanggar pada hari kedua PSBB di Kota Bekasi menurun dibanding kemarin. Namun ia tak menyebutkan jumlahnya secara detail.

Pada hari kedua ini masih ada warga yang belum mengenakan masker saat keluar rumah.

“Pelanggaran paling banyak tidak menggunakan masker. Bahkan tadi ada yang naik mobil tuh tidak pakai masker, tapi maskernya ada di dalam mobil,” kata dia.

Pengendara sepeda motor yang berboncengan pun masih ditemukan. Pengendara mobil sudah mematuhi aturan dengan membawa penumpang tidak lebih dari 50 persen kapasitas tempat duduk.

“Yang paling banyak itu sepeda motor masih berboncengan, tapi mereka berboncengan sekitar Kota Bekasi aja,” kata dia.

Ia meminta warga mentaati aturan PSBB. Penerapan PSBB diharapkan dapat memutus rantai penyebaran kasus Covid-19 di Kota Bekasi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Remaja Tewas Terlindas Truk Demi Konten, Kak Seto Ingatkan Peran Warga Mengawasi

Kasus Remaja Tewas Terlindas Truk Demi Konten, Kak Seto Ingatkan Peran Warga Mengawasi

Megapolitan
Bentuk Tugu Pamulang Jadi Cibiran, Pemprov Banten Segera Bahas Revitalisasinya dengan Pemkot Tangsel

Bentuk Tugu Pamulang Jadi Cibiran, Pemprov Banten Segera Bahas Revitalisasinya dengan Pemkot Tangsel

Megapolitan
PT KCI Perbolehkan Penumpang Berbuka Puasa di Kereta

PT KCI Perbolehkan Penumpang Berbuka Puasa di Kereta

Megapolitan
Penyebab Kebakaran di Gedung Blok C Pasar Minggu Masih Diselidiki Polisi

Penyebab Kebakaran di Gedung Blok C Pasar Minggu Masih Diselidiki Polisi

Megapolitan
Jadwal Shalat di Jakarta Selama Bulan Ramadhan 2021

Jadwal Shalat di Jakarta Selama Bulan Ramadhan 2021

Megapolitan
Ratusan Pedagang Korban Kebakaran di Pasar Minggu Akan Direlokasi

Ratusan Pedagang Korban Kebakaran di Pasar Minggu Akan Direlokasi

Megapolitan
Menengok Rumah Mantan Menlu Pertama RI Achmad Soebardjo yang Kini Dijual

Menengok Rumah Mantan Menlu Pertama RI Achmad Soebardjo yang Kini Dijual

Megapolitan
Jalan di Grand Depok City Ambles, Kedalaman Diperkirakan 3 Meter

Jalan di Grand Depok City Ambles, Kedalaman Diperkirakan 3 Meter

Megapolitan
Gedung Blok C Pasar Minggu Rawan Runtuh, Pedagang Diimbau Jangan Masuk

Gedung Blok C Pasar Minggu Rawan Runtuh, Pedagang Diimbau Jangan Masuk

Megapolitan
Keterangan Saksi di Sidang Rizieq: Bandara Rugi hingga Alasan Tak Bubarkan Acara di Petamburan

Keterangan Saksi di Sidang Rizieq: Bandara Rugi hingga Alasan Tak Bubarkan Acara di Petamburan

Megapolitan
Ini Syarat Membuat dan Perpanjang SKCK Langsung di Polres atau Polsek

Ini Syarat Membuat dan Perpanjang SKCK Langsung di Polres atau Polsek

Megapolitan
Anies Targetkan 95 Persen Lansia Jakarta Divaksin Sebelum Idul Fitri

Anies Targetkan 95 Persen Lansia Jakarta Divaksin Sebelum Idul Fitri

Megapolitan
Suara Buruh: Tolak THR Dicicil, Minta Diskusi Terbuka jika Pengusaha Beralasan Rugi

Suara Buruh: Tolak THR Dicicil, Minta Diskusi Terbuka jika Pengusaha Beralasan Rugi

Megapolitan
Pemprov Banten Buka-bukaan soal Polemik Tugu Pamulang yang Habiskan Rp 300 Juta

Pemprov Banten Buka-bukaan soal Polemik Tugu Pamulang yang Habiskan Rp 300 Juta

Megapolitan
Catat! Jam Operasional Sentra Vaksinasi di Istora Senayan Berubah Selama Ramadhan

Catat! Jam Operasional Sentra Vaksinasi di Istora Senayan Berubah Selama Ramadhan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X