Apa Bedanya Bansos PSBB dan Bansos Program KSBB?

Kompas.com - 29/05/2020, 12:39 WIB
Warga bisa mengecek apakah dirinya tercatat sebagai penerima bansos lewat situs corona.jakarta.go.id/id/ksbb yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta. Situs Covid-19 Pemprov DKI JakartaWarga bisa mengecek apakah dirinya tercatat sebagai penerima bansos lewat situs corona.jakarta.go.id/id/ksbb yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagai upaya meringankan beban masyarakat yang sedang kesulitan secara ekonomi karena dampak wabah Covid-19, pemerintah memberikan bantuan sosial ( bansos).

Warga Jakarta yang tergolong miskin dan rentan miskin saat pandemi Covid-19 ini mendapat bansos dari DKI Jakarta dan dari pemerintah pusat yang disalurkan Kementerian Sosial (Kemensos).

Bansos akan disalurkan selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) berlaku. Oleh karena itu, namanya juga disebut bansos PSBB.

Namun, di Jakarta ada jenis bansos lain yang merupakan hasil kolaborasi sosial berskala besar ( KSBB) warga dengan Pemprov DKI. Karena itu, disebut sebagai bansos KSBB.

Bansos PSBB merupakan program bantuan sosial yang dicanangkan Pemprov DKI Jakarta dan pemerintah pusat. Bansos itu ditujukan bagi masyarakat miskin dan rentan miskin yang terdampak Covid-19.

Baca juga: Dirjen PFM Minta Penyaluran Bansos Tunai Sesuai Prosedur Covid-19

Sementara bansos KSBB merupakan kolaborasi sosial warga untuk warga lainnya yang membutuhkan. Pemprov DKI Jakarta hanya sebagai fasilitator program.

Selain dari segi penyelenggara program, paket bantuan yang diberikan pada setiap jenis bansos tersebut juga berbeda.

Pada program bansos PSBB, paket bantuan yang diberikan berisi bahan pangan pokok. Paket bantuan terdiri dari beras lima kilogram, sarden dua kaleng kecil, minyak goreng 0,9 liter, biskuit dua bungkus, masker kain dua buah, serta sabun mandi dua batang.

Di sisi lain, bantuan pangan pada bansos KSBB terdiri dari makanan siap saji pagi-malam, sembako, paket Lebaran, serta tunjangan hari raya (THR) berbentuk uang tunai.

Keempat jenis bantuan tersebut didistribusikan secara kepada RW rentan, pesantren, panti sosial asuhan anak, panti sosial bagi lanjut usia, panti sosial disabilitas, dan lokasi lainnya di wilayah DKI Jakarta.

Baca juga: Begini Cara Berdonasi lewat KSBB untuk Atasi Dampak Covid-19 terhadap Ekonomi Masyarakat

Berikut rincian perbedaan bansos PSBB dan bansos KSBB.

Bantuan Sosial PSBB Covid-19

  • Bansos PSBB berasal dari Pemprov DKI Jakarta atau Kemensos.
  • Bansos PSBB ditujukan untuk warga miskin dan rentan miskin yang terdampak Covid-19 di Jakarta.
  • Anggaran bansos PSBB dari APBD DKI dan APBN.
  • Pelaksanaan program bansos PSBB adalah Pemprov DKI Jakarta dan Kemensos selama masa PSBB.

Bantuan Sosial KSBB

  • Pemprov DKI Jakarta berperan sebagai fasilitator program bansos. Masyarakat sebagai donatur, serta institusi sosial sebagai agregator.
  • Bansos program KSBB ditujukan kepada keluarga rentan, pesantren, dan panti terdampak Covid-19 di wilayah Jakarta.
  • Anggaran dana berasal dari masyarakat atau kolaborator yang berperan sebagai donatur.
  • Pelaksanaan bansos program KSBB ditentukan oleh kolaborator dan penerima bantuan Pemprov DKI Jakarta sebagai fasilitator.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selundupkan 60 Kaleng Cat, Empat Karyawan Jasa Pengiriman Barang Ditangkap

Selundupkan 60 Kaleng Cat, Empat Karyawan Jasa Pengiriman Barang Ditangkap

Megapolitan
Lawan Polisi dengan Badik, Dua Anggota Geng Pandawa Ditembak di Kedua Kakinya

Lawan Polisi dengan Badik, Dua Anggota Geng Pandawa Ditembak di Kedua Kakinya

Megapolitan
Angin Kencang Terbangkan Atap Warga di Cengkareng, Ini Penjelasan BMKG

Angin Kencang Terbangkan Atap Warga di Cengkareng, Ini Penjelasan BMKG

Megapolitan
Antisipasi Libur Panjang, Fraksi PDI-P Minta Pemprov DKI Buat Imbauan Liburan di Rumah

Antisipasi Libur Panjang, Fraksi PDI-P Minta Pemprov DKI Buat Imbauan Liburan di Rumah

Megapolitan
Rizieq Shihab Dirawat di RS Ummi Bogor, Bima Arya Minta Dilakukan Swab Test

Rizieq Shihab Dirawat di RS Ummi Bogor, Bima Arya Minta Dilakukan Swab Test

Megapolitan
Fraksi PDI-P Minta Pemprov DKI Serius Kaji Rencana KBM Tatap Muka

Fraksi PDI-P Minta Pemprov DKI Serius Kaji Rencana KBM Tatap Muka

Megapolitan
Tangsel Disebut Torehkan Sejumlah Penghargaan, PSI: Itu Kulit Luarnya Saja...

Tangsel Disebut Torehkan Sejumlah Penghargaan, PSI: Itu Kulit Luarnya Saja...

Megapolitan
Satu Anggota Komplotan Pencuri Geng Pandawa Terbukti Konsumsi Sabu-sabu

Satu Anggota Komplotan Pencuri Geng Pandawa Terbukti Konsumsi Sabu-sabu

Megapolitan
UPDATE 26 November: Bertambah 37, Total Ada 2.754 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang

UPDATE 26 November: Bertambah 37, Total Ada 2.754 Kasus Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
UPDATE 26 November: Ada 2.481 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel, Terbanyak di Pamulang Barat

UPDATE 26 November: Ada 2.481 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel, Terbanyak di Pamulang Barat

Megapolitan
Dirut RS Ummi Bogor: Rizieq Shihab Kemarin Masuk IGD karena Capek

Dirut RS Ummi Bogor: Rizieq Shihab Kemarin Masuk IGD karena Capek

Megapolitan
UPDATE 26 November: Ada 1.064 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, Totalnya 131.525

UPDATE 26 November: Ada 1.064 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, Totalnya 131.525

Megapolitan
Simulasi KBM Tatap Muka untuk PAUD, SD, SMP di Bekasi Digelar 18 Januari 2020

Simulasi KBM Tatap Muka untuk PAUD, SD, SMP di Bekasi Digelar 18 Januari 2020

Megapolitan
Dalam Seminggu, Polres Jaksel Tangkap 26 Tersangka Kasus Narkoba

Dalam Seminggu, Polres Jaksel Tangkap 26 Tersangka Kasus Narkoba

Megapolitan
Tumpukan Sampah Kayu dan Bambu di Kali Bekasi Disebut Tak Pernah Dibersihkan

Tumpukan Sampah Kayu dan Bambu di Kali Bekasi Disebut Tak Pernah Dibersihkan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X