568 Pasien Covid-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh Sepekan Terakhir

Kompas.com - 02/06/2020, 09:50 WIB
Ilustrasi pasien Covid-19 yang sembuh dari infeksi virus corona SARS-CoV-2 mendonorkan plasma darahnya untuk terapi plasma konvalense. Ilustrasi pasien Covid-19 yang sembuh dari infeksi virus corona SARS-CoV-2 mendonorkan plasma darahnya untuk terapi plasma konvalense.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 568 pasien Covid-19 di DKI Jakarta dinyatakan sembuh dalam sepekan terakhir.

Berdasarkan data di situs web corona.jakarta.go.id, pasien positif Covid-19 yang sembuh hingga Senin (1/6/2020) kemarin sebanyak 2.246 orang.

Kesembuhan tertinggi dalam sepekan terakhir terjadi pada 30 Mei 2020. Tercatat ada 196 pasien Covid-19 yang sembuh pada hari itu.

Baca juga: Tak Percaya Virus Corona, Pria Ini Ingin Temani Pasien Covid-19 dan Tantang Gugus Tugas

Berikut data kesembuhan pasien Covid-19 dalam sepekan terakhir :

  1. 26 Mei : 1.678 pasien sembuh (total sejak awal Covid-19)
  2. 27 Mei : bertambah 20 orang jadi 1.698 pasien sembuh
  3. 28 Mei : bertambah 21 orang jadi 1.719 pasien sembuh
  4. 29 Mei : bertambah 88 orang jadi 1.807 pasien sembuh
  5. 30 Mei : bertambah 196 orang jadi 2.003 pasien sembuh
  6. 31 Mei : bertambah 99 orang jadi 2.102 pasien sembuh
  7. 1 Juni : bertambah 144 orang jadi 2.246 pasien sembuh

Angka kesembuhan tertinggi sejak wabah Covid-19 merebak di Ibu Kota, terjadi pada 12 Mei 2020. Pada tanggal tersebut, tercatat ada 427 orang yang dinyatakan sembuh.

Hingga Selasa pagi ini, total pasien positif Covid-19 di Jakarta mencapai 7.383 orang.

Dari total pasien itu, 2.246 orang dinyatakan sembuh. Pasien yang meninggal dunia sebanyak 521 orang.

Kemudian, ada 1.794 pasien yang masih dirawat di rumah sakit dan 2.822 pasien menjalani isolasi mandiri.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Selidiki Kasus Pegawai Starbuck yang Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV

Polisi Selidiki Kasus Pegawai Starbuck yang Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV

Megapolitan
Pabrik Ditutup Sementara karena Covid-19, Unilever Bantah Rumahkan 800 Karyawan

Pabrik Ditutup Sementara karena Covid-19, Unilever Bantah Rumahkan 800 Karyawan

Megapolitan
Pedagang Hewan Kurban dari Luar Jakarta Wajib Punya SIKM dan Ajukan Perizinan

Pedagang Hewan Kurban dari Luar Jakarta Wajib Punya SIKM dan Ajukan Perizinan

Megapolitan
Ratusan Pasar Ditutup karena Covid-19, Pedagang Mengeluh Rugi

Ratusan Pasar Ditutup karena Covid-19, Pedagang Mengeluh Rugi

Megapolitan
Unilever: Penutupan Sementara Pabrik Tak Pengaruhi Pasokan Produk untuk Konsumen

Unilever: Penutupan Sementara Pabrik Tak Pengaruhi Pasokan Produk untuk Konsumen

Megapolitan
Starbucks Pecat Pegawai yang Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV

Starbucks Pecat Pegawai yang Intip Payudara Pelanggan Lewat CCTV

Megapolitan
19 Karyawan Pabrik Unilever yang Terinfeksi Covid-19 Bekerja di Area Produksi Teh

19 Karyawan Pabrik Unilever yang Terinfeksi Covid-19 Bekerja di Area Produksi Teh

Megapolitan
Disdik Kota Tangerang Minta Sekolah Tunda Tagih Uang Seragam hingga Buku

Disdik Kota Tangerang Minta Sekolah Tunda Tagih Uang Seragam hingga Buku

Megapolitan
Larangan Penggunaan Plastik Sekali Pakai Belum Berjalan Efektif di Pasar Kopro

Larangan Penggunaan Plastik Sekali Pakai Belum Berjalan Efektif di Pasar Kopro

Megapolitan
265 Karyawan Pabrik Unilever di Cikarang Jalani Tes PCR Setelah Ada Pegawai Positif Covid-19

265 Karyawan Pabrik Unilever di Cikarang Jalani Tes PCR Setelah Ada Pegawai Positif Covid-19

Megapolitan
Pedagang di Pasar Kopro Sudah Mulai Berjualan, tetapi Masih Sepi Pembeli

Pedagang di Pasar Kopro Sudah Mulai Berjualan, tetapi Masih Sepi Pembeli

Megapolitan
KPAI Minta Pemprov Jakarta Evaluasi Alat Ukur Seleksi Jalur Prestasi

KPAI Minta Pemprov Jakarta Evaluasi Alat Ukur Seleksi Jalur Prestasi

Megapolitan
Polisi Kantongi Ciri-ciri Pria yang Hendak Culik 8 Anak di Depok, Ada Tato Naga di Lengan

Polisi Kantongi Ciri-ciri Pria yang Hendak Culik 8 Anak di Depok, Ada Tato Naga di Lengan

Megapolitan
Pasar Kopro Sudah Buka, Belum Ada Aparat yang Awasi Jumlah Pengunjung

Pasar Kopro Sudah Buka, Belum Ada Aparat yang Awasi Jumlah Pengunjung

Megapolitan
KPAI: Warga Jakarta Paling Banyak Laporkan Masalah PPDB 2020

KPAI: Warga Jakarta Paling Banyak Laporkan Masalah PPDB 2020

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X