Polisi Tangkap 2 Pria Pengguna Ganja di Sekitar Taman Ismail Marzuki

Kompas.com - 09/07/2020, 15:36 WIB
Taman Ismail Marzuki di Jakarta SHUTTERSTOCK/CAHYADI SUGITaman Ismail Marzuki di Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com - Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap dua pria berinisial AS alias Jaligimbals (43) dan RA (40) karena diduga menggunakan ganja saat berkumpul di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (1/7/2020).

Kasubdit 1 Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP Ferry Nur Abdullah mengatakan, penangkapan AS dan RA itu berdasarkan informasi dari masyarakat tentang adanya penggunaan ganja di wilayah tersebut.

"Salah satu infonya inisialnya AS, Kemudian kita amankan yang bersangkutan di Jalan Cikini di sekitaran TIM. Terkait info seniman itu masih kita cek, " kata Ferry saat dikonfirmasi, Kamis (9/7/2020).

Baca juga: Ojek Pangkalan Ditusuk Penumpang dan Motor Nyaris Dirampas

AS menggunakan ganja bersama rekannya RA (40). Saat itu polisi pun menangkap RA di lokasi yang sama.

Keduanya dibawa ke Polda Metro Jaya untuk dimintai keterangan.

"Kemudian kita cek urine keduanya dan hasilnya positif penggunaan ganja," katanya.

Namun demikian, Polisi tidak menemukan barang bukti narkoba jenis ganja dari tangan keduanya.

Keduanya mengakui kalau ganja yang digunakan itu didapat dari rekannya, RD yang saat ini masih dalam pengejaran.

Baca juga: Foto Pejabat Depok di Spanduk Tampak Janggal, Pemkot Akui Itu Hasil Editan

"Saat ini tim masih melakukan pengembangan dan memburu pelaku RD," katanya.

Ferry menjelaskan, saat ini AS dan RA yang sebelumnya ditangkap telah direhabilitasi.

Hal itu mengacu berdasarkan Surat Edaran Nomor SE/01/II/Bareskrim pada 15 Februari 2018 menyebut rehabilitasi diberikan kepada tersangka yang tertangkap dengan bukti hasil pemeriksaan urine positif, tanpa ditemukan barang bukti.

"Untuk nanti seperti apa rehabnya, apakah rehab berjalan atau lainnya itu kebijakan tempat rehab," tutupnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 12 Agustus: Bertambah 22, Kini Ada 648 Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi

UPDATE 12 Agustus: Bertambah 22, Kini Ada 648 Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi

Megapolitan
Perpanjangan PSBB Transisi Akan Berakhir Hari ini, Bagaimana Perkembangan Covid-19 Selama Dua Pekan Terakhir?

Perpanjangan PSBB Transisi Akan Berakhir Hari ini, Bagaimana Perkembangan Covid-19 Selama Dua Pekan Terakhir?

Megapolitan
Ini Fakta ASN Positif Covid-19 di Kantor Kemenkumham

Ini Fakta ASN Positif Covid-19 di Kantor Kemenkumham

Megapolitan
Pemprov DKI Akui Dana Insentif Petugas Pemakaman Covid-19 DKI Masih Proses Pencairan

Pemprov DKI Akui Dana Insentif Petugas Pemakaman Covid-19 DKI Masih Proses Pencairan

Megapolitan
Ini Titik Paling Rawan Ranjau Paku di Jalan Protokol Wilayah Jakarta

Ini Titik Paling Rawan Ranjau Paku di Jalan Protokol Wilayah Jakarta

Megapolitan
[UPDATE] Grafik Covid-19 12 Agustus di Depok: Temuan 16 Kasus Baru, 1 Pasien Meninggal

[UPDATE] Grafik Covid-19 12 Agustus di Depok: Temuan 16 Kasus Baru, 1 Pasien Meninggal

Megapolitan
[UPDATE] Daftar 22 Kelurahan Zona Merah Covid-19 di Depok Saat Ini

[UPDATE] Daftar 22 Kelurahan Zona Merah Covid-19 di Depok Saat Ini

Megapolitan
Jalan Protokol di Jakarta Masih Rawan Ancaman Ranjau Paku

Jalan Protokol di Jakarta Masih Rawan Ancaman Ranjau Paku

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Kemungkinan Hujan Hari Ini

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Kemungkinan Hujan Hari Ini

Megapolitan
UPDATE 12 Agustus: 8 Pasien Baru, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 655

UPDATE 12 Agustus: 8 Pasien Baru, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 655

Megapolitan
Pemprov DKI Belum Temukan Hewan Laut yang Terdampak Pencemaran di Pulau Pari

Pemprov DKI Belum Temukan Hewan Laut yang Terdampak Pencemaran di Pulau Pari

Megapolitan
Akibat Layang-layang, Garuda Indonesia Keluarkan 4.000 Dollar AS untuk Perbaiki Kerusakan Pesawat

Akibat Layang-layang, Garuda Indonesia Keluarkan 4.000 Dollar AS untuk Perbaiki Kerusakan Pesawat

Megapolitan
Tak Ada Seleksi, 24 Paskibraka yang Bertugas di Jakut Diambil dari Tim Tahun Lalu

Tak Ada Seleksi, 24 Paskibraka yang Bertugas di Jakut Diambil dari Tim Tahun Lalu

Megapolitan
Pemkot Bekasi Gelar Lomba RW Siaga untuk Cegah Covid-19, Hadiahnya Pembangunan Senilai Rp 1 M

Pemkot Bekasi Gelar Lomba RW Siaga untuk Cegah Covid-19, Hadiahnya Pembangunan Senilai Rp 1 M

Megapolitan
Jika PSBB Diperpanjang, Fraksi Golkar Minta Pemprov DKI Perketat Pengawasan di 3 Tempat Ini

Jika PSBB Diperpanjang, Fraksi Golkar Minta Pemprov DKI Perketat Pengawasan di 3 Tempat Ini

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X