Kantor Kelurahan Petojo Selatan Ditutup Usai 7 Petugas PJLP Terpapar Covid-19

Kompas.com - 20/09/2020, 20:49 WIB
Ilustrasi virus corona SHUTTERSTOCK/creativenekoIlustrasi virus corona
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Kantor Kelurahan Petojo Selatan, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat ditutup sementara setelah tujuh petugas Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP) dinyatakan positif Covid-19.

Lurah Petojo Selatan Rahmat Hidayat menjelaskan, tujuh orang tersebut terdiri dari enam petugas Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) dan seorang petugas Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA).

"Iya, ditutup tiga hari karena ada tujuh orang PJLP yang positif Covid-19. Dari PJLP PPSU itu enam orang, RPTRA satu orang jadi tjuh orang," ujarnya saat dihubungi hubungi, Minggu (20/9/2020) malam.

Baca juga: 5 ASN dan PJLP Positif Covid-19, Kantor Wali Kota Jakpus Ditutup Sementara

Rahmat mengatakan, para PJLP tersebut diketahui positif ketika pihaknya melakukan pelacakan kasus, karena sebelumnya sudah ada petugas yang terpapar positif Covid-19.

"Jadi ada satu PJLP PPSU positif sudah masuk ke RS Tarakan. Karena dia positif kami tracing yang satu grup sama beliau, akhirnya ketahuan 5 orang positif," kata dia.

"Kalau yang RPTRA itu tracing karena sebelumnya Kasatpel di Kecamatan Gambir positif Covid-19 juga," tuturnya.

Adapun, penutupan kantor dan penghentian sementara aktivitas tatap muka di Kelurahan Petojo Selatan akan dilakukan selama tiga hari depan mulai Senin (21/9/2020) besok.

Selama penutupan tersebut, lanjut dia, akan dilakukan penyemprotan cairan disinfektan guna mengantisipasi terjadinya penularan Covid-19.

"Kami tutup mulai besok, penyemprotan disinfektan juga besok. Kamis semoga sudah bisa buka lagi," kata dia.

Baca juga: 2 Pedagang Positif Corona, Pasar Terbesar di Kabupaten Tegal Ditutup

Rahmat menambahkan, saat ini pihaknya telah menyediakan dropbox yang bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan pelayanan di kelurahan Petojo Selatan.

Sementara untuk pelayanan dukcapil secara tatap muka, seperti pencetakan e-KTP dapat dilakukan masyarakat di kelurahan Gambir.

"Kalau kita ada dropbox di kelurahan, jadi dimasukan dan pas hari Kamis kita lihat dan kita kerjakan. Selama penutupan kantor kelurahan, kawan-kawan WFH," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tabrak Trailer dari Belakang, Pengedara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Tabrak Trailer dari Belakang, Pengedara Motor Patah Tulang dari Hidung sampai Paha

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

UPDATE 31 Oktober: Kumulatif Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 1.823

Megapolitan
Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Lawan Arus Saat Kendarai Motor, Dua Pemuda Tewas Dihantam Mobil Boks

Megapolitan
Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Polda Metro Jaya Antisipasi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Megapolitan
Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Progres Revitalisasi Taman Ismail Marzuki Capai 40,85 Persen

Megapolitan
Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Turun Rp 24 Triliun, Anggaran Perubahan DKI Jadi Rp 63,23 Triliun

Megapolitan
Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Pemkot Jakarta Selatan Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Megapolitan
UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

UPDATE 31 Oktober: Tambah 21 Orang, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.180

Megapolitan
Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Kronologi Penganiayaan WN Pakistan, Pelaku Mulanya Kesal Diklakson kemudian Menyerang Pakai Senjata Tajam

Megapolitan
Video Pengemudi Bus dan Mobil Pribadi Adu Mulut di Jalan Viral

Video Pengemudi Bus dan Mobil Pribadi Adu Mulut di Jalan Viral

Megapolitan
11 Pasien Covid-19 di The Green Hotel Dipindahkan ke RS Darurat Stadion Patriot Bekasi

11 Pasien Covid-19 di The Green Hotel Dipindahkan ke RS Darurat Stadion Patriot Bekasi

Megapolitan
Pengunjung Kota Tua Mencapai 2.412 Orang pada Jumat Kemarin

Pengunjung Kota Tua Mencapai 2.412 Orang pada Jumat Kemarin

Megapolitan
Kongres Sumpah Pemuda Ternyata Pernah Digelar di Area Gereja Katedral

Kongres Sumpah Pemuda Ternyata Pernah Digelar di Area Gereja Katedral

Megapolitan
Duka Tukang Gali Harian di Tengah Pandemi, Bertahan dengan Rp 250.000 Sebulan

Duka Tukang Gali Harian di Tengah Pandemi, Bertahan dengan Rp 250.000 Sebulan

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Warga Pakistan karena Kesal Diklakson

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Warga Pakistan karena Kesal Diklakson

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X