Wakil Wali Kota Klaim Jumlah RW Zona Merah di Jakpus Menurun

Kompas.com - 29/09/2020, 17:58 WIB
Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi di lantai 9, Gedung DPRD DKI, Rabu (15/1/2020) KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGIWakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi di lantai 9, Gedung DPRD DKI, Rabu (15/1/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali memperbaharui data jumlah rukun warga (RW) yang berstatus sebagai zona merah penularan Covid-19.

Berdasarkan data yang dihimpun Kompas.com dari laman corona.jakarta.go id hingga 20 September 2020, jumlah wilayah zona merah di Jakarta mencapai 40 RW.

Dari total tersebut, wilayah Jakarta Pusat tercatat memiliki jumlah terbanyak, yakni 18 RW.

Menanggapi hal ini, Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi mengklaim saat ini wilayah yang berstatus sebagai zona merah sudah penurunan.

Baca juga: Jumlah RW Zona Merah Bertambah Jadi 40, Terbanyak di Jakarta Pusat

Namun dia belum bisa memastikan, berapa jumlah RW yang kini masih berada di zona merah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya belum ada update terbaru," ucap Irwandi saat dihubungi Kompas.com, Selasa (29/9/2020).

Dia menambahkan, penurunan juga terjadi rata di semua wilayah di DKI Jakarta. Selain itu, penurunan ini terjadi karena kini tidak ada lagi warga yang melakukan isolasi mandiri.

Dengan demikian, penularan dari klaster keluarga dapat ditekan.

"Itu klaster keluarga hampir bisa ditekan, klaster kantor, kan pengawasan sudah banyak. Jadi sekarang kantor-kantor udah mulai enggak berani sembarangan," tutur dia.

Baca juga: Pemprov DKI: 113 Perusahaan Ditutup Selama PSBB Ketat di Jakarta

Selain itu, Irwandi mengklaim penurunan juga terjadi lantaran wilayah tersebut masuk sebagai wilayah pengendalian ketat (WPK).

"WPK tuh selain wilayah pengawasan ketat, di RW RT itu semuanya harus melaporkan berapa yang sudah sembuh, berapa yang baru," tutur dia.

Perlu diketahui, RW berstatus zona merah artinya memiliki tingkat risiko tinggi penularan Covid-19.

RW zona merah itu kemudian dimasukkan dalam kategori WPK sehingga sejumlah pelonggaran pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tidak diberlakukan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Kaget karena Letusan Ban, Seorang Pemuda Jatuh dan Tenggelam di Pelabuhan Sunda Kelapa

Diduga Kaget karena Letusan Ban, Seorang Pemuda Jatuh dan Tenggelam di Pelabuhan Sunda Kelapa

Megapolitan
Sopir Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR Tak Ditahan Polisi

Sopir Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR Tak Ditahan Polisi

Megapolitan
Gas Bocor, 4 Kios di Duren Sawit Hangus Terbakar

Gas Bocor, 4 Kios di Duren Sawit Hangus Terbakar

Megapolitan
Mercy Lawan Arah di Tol JORR, Sopir Diduga Alami Demensia

Mercy Lawan Arah di Tol JORR, Sopir Diduga Alami Demensia

Megapolitan
Diduga Lecehkan Agama, Pria di Bekasi Diamankan Polisi

Diduga Lecehkan Agama, Pria di Bekasi Diamankan Polisi

Megapolitan
Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Mencapai 64,3 Persen

Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua di Tangsel Mencapai 64,3 Persen

Megapolitan
UPDATE 27 November: DKI Jakarta Catat Penambahan 54 Kasus Covid-19

UPDATE 27 November: DKI Jakarta Catat Penambahan 54 Kasus Covid-19

Megapolitan
Kampung Boncos Digerebek, 18 Pengguna Sabu Ditangkap

Kampung Boncos Digerebek, 18 Pengguna Sabu Ditangkap

Megapolitan
Tiga Pelaku Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Ditangkap Polisi

Tiga Pelaku Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi Ditangkap Polisi

Megapolitan
Ditabrak Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR, Korban Luka di Bagian Kepala

Ditabrak Mercy yang Lawan Arah di Tol JORR, Korban Luka di Bagian Kepala

Megapolitan
Lawan Arah di Tol JORR, Mobil Mercy Lalu Tabrak Dua Mobil

Lawan Arah di Tol JORR, Mobil Mercy Lalu Tabrak Dua Mobil

Megapolitan
Ada Penembakan di Tol Exit Bintaro, Polisi: Korban Selamat tapi Luka di Perut

Ada Penembakan di Tol Exit Bintaro, Polisi: Korban Selamat tapi Luka di Perut

Megapolitan
 Kinerja Tim Medsos Memuaskan, Pemprov DKI Jakarta Berhasil Raih Tiga Penghargaan di GSMS 2021

Kinerja Tim Medsos Memuaskan, Pemprov DKI Jakarta Berhasil Raih Tiga Penghargaan di GSMS 2021

Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas Mobil Pelaku Penembakan di Exit Tol Bintaro

Polisi Kantongi Identitas Mobil Pelaku Penembakan di Exit Tol Bintaro

Megapolitan
Sebuah Kapal Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa

Sebuah Kapal Terbakar di Pelabuhan Sunda Kelapa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.