Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Wali Kota Jakpus Tidak Ditutup

Kompas.com - 02/10/2020, 13:15 WIB
Ilustrasi pasien Covid-19, pasien virus corona, isolasi mandiri Shutterstock/KhosroIlustrasi pasien Covid-19, pasien virus corona, isolasi mandiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang petugas Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLOP) yang bertugas di Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat terkonfirmasi positif Covid-19.

Informasi ini dibenarkan oleh Sekretaris Kota Jakarta Pusat Iqbal Akbarudin. Menurut dia, pegawai yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu tertular dari keluarga.

"Sesuai yang disampaikan Pak Wali Kota, dia hasil tracing (pelacakan) dari saudaranya," kata Iqbal kepada Kompas.com, Jumat (2/10/2020).

Baca juga: 5 ASN dan PJLP Positif Covid-19, Kantor Wali Kota Jakpus Ditutup Sementara

Meski ditemukan kasus positif Covid-19, gedung kantor tidak ditutup seperti kasus sebelumnya.

Sebab, kata Iqbal, yang bersangkutan sudah bekerja dari rumah atau work from home (WFH) sebelum dinyatakan positif Covid-19.

"Memang pegawai yang bersangkutan sudah WFH sebelumnya," ujar Iqbal.

Selain itu, tidak ada pegawai di lingkungan Kantor Wali Kota yang melakukan kontak langsung. 

Dengan demikian, proses pelacakan difokuskan pada keluarga yang melakukan kontak erat dengan pegawai itu.

Sebelumnya, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat sempat ditutup setelah lima pegawai, yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan petugas PJLP dinyatakan positif Covid-19.

Penutupan tersebut dilakukan selama tiga hari sampai dengan 22 September 2020. Seluruh aktivitas di kantor Wali Kota Jakarta pun dihentikan sementara.

Baca juga: Sekda DKI Meninggal Dunia, Kemendagri: Beliau Sosok ASN yang Pekerja Keras

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bayang-bayang Lonjakan Covid-19 di Jakarta Jelang Libur Panjang Akhir Tahun

Bayang-bayang Lonjakan Covid-19 di Jakarta Jelang Libur Panjang Akhir Tahun

Megapolitan
Rapid Test di Petamburan yang Sepi Peminat, Warga Diduga Takut, Kabur Setelah Dinyatakan Reaktif

Rapid Test di Petamburan yang Sepi Peminat, Warga Diduga Takut, Kabur Setelah Dinyatakan Reaktif

Megapolitan
Dugaan Pungli Bansos di Muara Angke, Warga Dimintai Rp 20.000, Ketua RT Terancam Dipecat...

Dugaan Pungli Bansos di Muara Angke, Warga Dimintai Rp 20.000, Ketua RT Terancam Dipecat...

Megapolitan
Dudung Abdurachman, Loper Koran Jadi Jenderal

Dudung Abdurachman, Loper Koran Jadi Jenderal

Megapolitan
UPDATE 24 November: Naik Terus, Jumlah Pasien Covid-19 di Depok 1.823 Orang

UPDATE 24 November: Naik Terus, Jumlah Pasien Covid-19 di Depok 1.823 Orang

Megapolitan
UPDATE 24 November: Bertambah 20 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 2.400

UPDATE 24 November: Bertambah 20 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 2.400

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Besar Jabodetabek Hujan Hari Ini

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Besar Jabodetabek Hujan Hari Ini

Megapolitan
Perkantoran Disebut Lokasi Rawan Pelanggaran Prokes

Perkantoran Disebut Lokasi Rawan Pelanggaran Prokes

Megapolitan
Anies: Rasio Tracing Covid-19 di Jakarta 1:12

Anies: Rasio Tracing Covid-19 di Jakarta 1:12

Megapolitan
Agustinus Panjat Tower Baliho Lagi, Polisi Sebut Itu Upaya Cari Sensasi

Agustinus Panjat Tower Baliho Lagi, Polisi Sebut Itu Upaya Cari Sensasi

Megapolitan
1 Camat dan 1 Kepala Dinas di Kota Bogor Positif Covid-19

1 Camat dan 1 Kepala Dinas di Kota Bogor Positif Covid-19

Megapolitan
Update 24 November: 273 Pasien Positif Covid-19 di Kota Tangerang Masih Dirawat

Update 24 November: 273 Pasien Positif Covid-19 di Kota Tangerang Masih Dirawat

Megapolitan
Anies: Pengerukan Waduk Pondok Ranggon Capai 80 Persen

Anies: Pengerukan Waduk Pondok Ranggon Capai 80 Persen

Megapolitan
Simpan Rp 800 Juta Uang Palsu Siap Edar, 2 Lansia Ditangkap

Simpan Rp 800 Juta Uang Palsu Siap Edar, 2 Lansia Ditangkap

Megapolitan
Satpol PP Jakbar Kumpulkan Rp 1,5 Miliar Denda dari Pelanggar Prokes

Satpol PP Jakbar Kumpulkan Rp 1,5 Miliar Denda dari Pelanggar Prokes

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X