Ditargetkan Rampung 2021, Pelabuhan Kali Adem Diklaim Bakal Lebih Besar dari Marina Ancol

Kompas.com - 04/10/2020, 22:52 WIB
Kapal-kapal yang melayani penyeberanngan ke Kepulauan Seribu di Pelabuhan Kali Adem, Muara Angke, Jakarta Utara, Minggu (9/1/2017). Kompas.com/Alsadad RudiKapal-kapal yang melayani penyeberanngan ke Kepulauan Seribu di Pelabuhan Kali Adem, Muara Angke, Jakarta Utara, Minggu (9/1/2017).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelabuhan Kali Adem, Jakarta Utara, diklaim bakal memiliki kapasitas tampung yang lebih besar dari Marina Ancol ketika pembangunannya selesai pada 2021 mendatang.

Pernyataan tersebut diungkapkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat meninjau pelabuhan tersebut pada Minggu (4/10/2020).

"Selama ini kita juga punya pintu masuknya seperti di Marina di Ancol ya di sini juga kita akan siapkan yang lebih baik lagi. Kalau dibandingkan dengan Marina nanti jumlahnya bisa-bisa banyak sini, dibandingkan dengan di Marina Ancol nanti," ujarnya dalam rekaman yang diterima, Minggu.

Riza mengatakan, dengan pembangunan tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi besar terhadap pergerakan orang dan barang dari dan ke Kepulauan Seribu melalui Pelabuhan Kali Adem.

Baca juga: Pelabuhan Kali Adem Siapkan 29 Kapal Jelang Libur Natal dan Tahun Baru 2020

Dengan begitu, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar pelabuhan yang menghubungkan Jakarta dengan Kepulauan Seribu.

"Dapat meningkatkan kesejahteraan, perekonomian, bidang-bidang lainnya, pendidikan dan pariwisata juga akan meningkat di sini," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun saat ini, progres pembangunan Pelabuhan Kali Adem saat ini baru mencapai 20 persen dan harus ditunda kelanjutannya akibat pandemi Covid-19

Padahal, kata Riza, pelabuhan yang sudah mulai dibangun sejak 2019 silam itu ditargetkan rampung dan bisa beroperasi pada tahun ini.

"Sebetulnya sudah dibangun sejak 2019 yang direncanakan diselesaikan 2020 tapi karena covid terhenti sementara dan kita akan lanjutkan di 2021," ungkapnya.

Namun, Riza memastikan bahwa proses pembangunan Pelabuhan Kali Adem akan dilanjutkan pada tahun depan dan dikejar pengerjaannya.

"Ini baru terbangun 20 persen kurang lebih, 80 persen lagi akan diselesaikan di tahun 2021," kata Riza.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Bubarkan Demo Pendukung Interpelasi Formula E di Depan Gedung DPRD DKI

Polisi Bubarkan Demo Pendukung Interpelasi Formula E di Depan Gedung DPRD DKI

Megapolitan
Gudang Tinta di Semanan Terbakar

Gudang Tinta di Semanan Terbakar

Megapolitan
Dituding Ingin Mengkriminalisasi Hariz Azhar dan Fatia, Luhut Binsar: Tak Ada Waktu Mikir ke Sana

Dituding Ingin Mengkriminalisasi Hariz Azhar dan Fatia, Luhut Binsar: Tak Ada Waktu Mikir ke Sana

Megapolitan
Duduk Perkara Luhut Laporkan Haris Azhar dan Fatia Kontras ke Polisi

Duduk Perkara Luhut Laporkan Haris Azhar dan Fatia Kontras ke Polisi

Megapolitan
Kebakaran Cahaya Swalayan Cilandak KKO Diduga akibat Korsleting Listrik

Kebakaran Cahaya Swalayan Cilandak KKO Diduga akibat Korsleting Listrik

Megapolitan
Luhut Binsar Laporkan Haris Azhar dan Fatia Kontras ke Polisi Terkait Pencemaran Nama Baik

Luhut Binsar Laporkan Haris Azhar dan Fatia Kontras ke Polisi Terkait Pencemaran Nama Baik

Megapolitan
Cara Dapatkan Bantuan Rp 1,2 Juta untuk Pedagang Kaki Lima hingga Pengusaha Warteg

Cara Dapatkan Bantuan Rp 1,2 Juta untuk Pedagang Kaki Lima hingga Pengusaha Warteg

Megapolitan
Bruder Angelo, Biarawan yang Cabuli Anak Panti Asuhan di Depok, Jalani Sidang Perdana Hari Ini

Bruder Angelo, Biarawan yang Cabuli Anak Panti Asuhan di Depok, Jalani Sidang Perdana Hari Ini

Megapolitan
Sempat Gangguan Imbas Puting Beliung, 975 Gardu Listrik di Depok Kembali Normal

Sempat Gangguan Imbas Puting Beliung, 975 Gardu Listrik di Depok Kembali Normal

Megapolitan
Tak Cukup Hanya Penetapan Tersangka, Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tangerang Menuntut Lebih

Tak Cukup Hanya Penetapan Tersangka, Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tangerang Menuntut Lebih

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Depok Dilanda Angin Puting Beliung | Anggaran Mubazir Anies untuk Tugu

[POPULER JABODETABEK] Depok Dilanda Angin Puting Beliung | Anggaran Mubazir Anies untuk Tugu

Megapolitan
Saat Pelaku Investasi Mandek Disekap dan Dianiaya Investor yang Kesal

Saat Pelaku Investasi Mandek Disekap dan Dianiaya Investor yang Kesal

Megapolitan
Ini Jadwal dan Lokasi Tes PPPK Non-guru di Depok

Ini Jadwal dan Lokasi Tes PPPK Non-guru di Depok

Megapolitan
Fakta-fakta Kebakaran Cahaya Swalayan: Pegawai Berlarian Selamatkan Diri, Padam Setelah 6 Jam

Fakta-fakta Kebakaran Cahaya Swalayan: Pegawai Berlarian Selamatkan Diri, Padam Setelah 6 Jam

Megapolitan
Kala Anies Dipanggil KPK karena Kasus Korupsi Anak Buahnya

Kala Anies Dipanggil KPK karena Kasus Korupsi Anak Buahnya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.