Meski Naik 4 Persen, Tingkat Partisipasi Pemilih Pilkada Tangsel Masih di Bawah Target

Kompas.com - 16/12/2020, 16:52 WIB
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Tingkat partisipasi pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) 2020 masih jauh dari angka yang ditargetkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Komisior Divisi SDM dan Partipasi Masyarakat KPU Tangsel Ade Wahyu Hidayat menjelaskan, pada Pilkada kali ini tingkat partisipasi pemilih mencapai 60,28 persen.

Angka itu disebut Ade naik sekitar 4 persen dibandingkan partisipasi pemilih pada Pilkada Tangsel 2015 sebesar 56 persen.

"Ada kenaikan dari 56 persen ke 60,28 persen, berdasarkan hasil rekapitulasi berjenjang di tingkat kecamatan," ujar Ade saat diwawancarai, Rabu (16/12/2020).

Baca juga: Meski Digelar Saat Pandemi Covid-19, Partisipasi Pilkada Tangsel Naik 4 Persen

Kendati demikian, tingkat partisipasi pada Pilkada Tangsel itu masih jauh dari angka yang ditargetkan KPU Tangsel sebesar 77 persen.

Ade menyebut bahwa tidak tercapainya target partisipasi pemilih Pilkada Tangsel ini dipengaruhi oleh situasi pandemi Covid-19 dan cuaca yang sudah memasuki musim hujan.

"Selain pandemi, menurut saya terkait cuaca ya. Karena pada saat pemungutan suara hujan. Itu kan menjadi kendala juga," pungkasnya.

Sebelumnya, Komisioner KPU Tangsel Ajat Sudrajat mengatakan, tingkat partisipasi ditargetkan mencapai angka 77 persen, meski digelar di tengah pandemi Covid-19.

Tingkat partisipasi pemilih itu, kata Sudrajat, menyesuaikan dengan target yang ditetapkan oleh KPU RI pada Pilkada serentak 2020.

"Untuk target partisipasi pemilih di sini (Tangsel) itu 77 persen. Itu sebagaimana ditargetkan KPU RI," ujar Komisioner KPU Tangsel, Ajat Sudrajat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meski Kerap Mengkritik, Ketua Fraksi PDI-P DPRD DKI Bakal Menonton Formula E dari TV

Meski Kerap Mengkritik, Ketua Fraksi PDI-P DPRD DKI Bakal Menonton Formula E dari TV

Megapolitan
Meski Beri Kritik, Fraksi PDI-P DPRD DKI Tak Larang Anggotanya Nonton Formula E

Meski Beri Kritik, Fraksi PDI-P DPRD DKI Tak Larang Anggotanya Nonton Formula E

Megapolitan
29.000 Jemaah Haji Bakal Berangkat dan Tiba di Bandara Soekarno-Hatta

29.000 Jemaah Haji Bakal Berangkat dan Tiba di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Bocah di Cengkareng Mengaku Berkali-kali Diperkosa Paman sejak 3 Tahun Lalu

Bocah di Cengkareng Mengaku Berkali-kali Diperkosa Paman sejak 3 Tahun Lalu

Megapolitan
Polda Metro: Buruh Bakal Gelar Demo di Depan Gedung DPR/MPR Sabtu Besok

Polda Metro: Buruh Bakal Gelar Demo di Depan Gedung DPR/MPR Sabtu Besok

Megapolitan
Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Masih Diwajibkan Pakai Masker

Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Masih Diwajibkan Pakai Masker

Megapolitan
Polda Metro Jaya Kejar Pemimpin Jaringan WNA Pelaku Skimming ATM di Jakarta

Polda Metro Jaya Kejar Pemimpin Jaringan WNA Pelaku Skimming ATM di Jakarta

Megapolitan
Pedemo Tuntut Kedubes Singapura Minta Maaf Buntut Pengusiran UAS dari Negara Tersebut

Pedemo Tuntut Kedubes Singapura Minta Maaf Buntut Pengusiran UAS dari Negara Tersebut

Megapolitan
Jelang Relokasi Pengungsi Korban Kebakaran Pasar Gembrong, Akses Jalan ke Rusun CBU Masih Terbatas

Jelang Relokasi Pengungsi Korban Kebakaran Pasar Gembrong, Akses Jalan ke Rusun CBU Masih Terbatas

Megapolitan
WNA Pelaku Skimming ATM Raup Rp 1,2 Miliar dalam 2 Bulan

WNA Pelaku Skimming ATM Raup Rp 1,2 Miliar dalam 2 Bulan

Megapolitan
Kebakaran Melanda Rumah di Kebayoran Lama, 12 Unit Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Melanda Rumah di Kebayoran Lama, 12 Unit Mobil Damkar Dikerahkan

Megapolitan
Bocah di Cengkareng Diduga Diperkosa Paman hingga Tetangga, Satu Pelaku Masih Diburu

Bocah di Cengkareng Diduga Diperkosa Paman hingga Tetangga, Satu Pelaku Masih Diburu

Megapolitan
Banyak Dibeli WNA, Promosi Tiket Formula E Disebut Kurang

Banyak Dibeli WNA, Promosi Tiket Formula E Disebut Kurang

Megapolitan
Pemkot Jakpus Imbau Orangtua Tingkatkan Pengawasan Anak untuk Antisipasi Tawuran

Pemkot Jakpus Imbau Orangtua Tingkatkan Pengawasan Anak untuk Antisipasi Tawuran

Megapolitan
Polda Metro Tetapkan Seorang WN Latvia sebagai Tersangka Kasus Skimming ATM

Polda Metro Tetapkan Seorang WN Latvia sebagai Tersangka Kasus Skimming ATM

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.