Kompas.com - 20/02/2021, 13:57 WIB
Warga yang menginap di hotel di Jalan Kemang Raya dievakuasi karena banjir, Sabtu (20/2/2021). KOMPAS.com/IhsanuddinWarga yang menginap di hotel di Jalan Kemang Raya dievakuasi karena banjir, Sabtu (20/2/2021).
Penulis Ihsanuddin
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, terendam banjir hingga 2 meter, Sabtu (20/2/2021), setelah hujan deras yang mengguyur sejak dini hari.

Bangunan di sepanjang jalan yang banjir juga ikut terendam. Tak sedikit warga yang terjebak dan harus menunggu evakuasi petugas.

Pantauan Kompas.com, seorang perempuan dievakuasi petugas dengan turut membawa koper. Rupanya ia dievakuasi dari salah satu hotel yang tergenang banjir.

"Tadi terjebak di hotel," kata perempuan yang enggan disebutkan namanya itu.

Baca juga: Pantau Banjir Jakarta, Bekasi, dan Sekitarnya Lewat Situs Ini

Ia menginap di hotel itu sejak semalam. Pagi hari, ia menyadari bahwa jalan di depan hotel sudah direndam banjir. Ia pun akhirnya harus menunggu evakuasi petugas.

Tak hanya tamu hotel, penghuni apartemen di Jalan Kemang Raya juga harus terjebak banjir dan tak bisa meninggalkan huniannya untuk sementara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Apartemen The Mansion Kemang menyiapkan perahu karet bagi penghuni apartemen yang terpaksa harus ke luar rumah.

Namun, saat tak digunakan oleh penghuni apartemen, perahu karet itu juga digunakan untuk membantu warga di lokasi banjir.

Baca juga: Update Banjir Jakarta: Ini Kondisi Sejumlah Ruas Jalan Tol Jasa Marga

Banjir di Jalan Kemang Raya membentang sepanjang 300 meter, mulai dari belokan Jalan Prapanca Raya.

Banjir berlagsung sejak Jumat dini hari. Hingga pukul 13.35 WIB, banjir masih belum surut.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes Kota Tangerang Akan Gelar Vaksinasi Door to Door

Dinkes Kota Tangerang Akan Gelar Vaksinasi Door to Door

Megapolitan
Ombudsman: 3 Petugas Lapas Tangerang yang Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Bisa Dinonaktifkan

Ombudsman: 3 Petugas Lapas Tangerang yang Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Bisa Dinonaktifkan

Megapolitan
Tak Ada Izin, Tower BTS di Jatibening Disegel

Tak Ada Izin, Tower BTS di Jatibening Disegel

Megapolitan
Pemprov DKI Surati Kemendikbud Minta Penjelasan Data Klaster Sekolah Tatap Muka

Pemprov DKI Surati Kemendikbud Minta Penjelasan Data Klaster Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
Pemkot Bekasi Minta Pemprov DKI Olah Sampah Bantargebang Jadi Energi Terbarukan

Pemkot Bekasi Minta Pemprov DKI Olah Sampah Bantargebang Jadi Energi Terbarukan

Megapolitan
Polisi Siap Mediasi Atta Halilintar dengan Savas Fresh

Polisi Siap Mediasi Atta Halilintar dengan Savas Fresh

Megapolitan
73,4 Persen Warga Lansia di Kota Tangerang Telah Divaksin Covid-19 Dosis Pertama

73,4 Persen Warga Lansia di Kota Tangerang Telah Divaksin Covid-19 Dosis Pertama

Megapolitan
Dinkes Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 Sekolah Tatap Muka di Kota Tangerang

Dinkes Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 Sekolah Tatap Muka di Kota Tangerang

Megapolitan
Belum Ada Upaya Damai, Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Atta Halilintar Berlanjut

Belum Ada Upaya Damai, Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Atta Halilintar Berlanjut

Megapolitan
Soal Penonaktifan 3 Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, Kemenkumham: Kalapas yang Pertimbangkan

Soal Penonaktifan 3 Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, Kemenkumham: Kalapas yang Pertimbangkan

Megapolitan
Polisi Cari Unsur Pidana di Balik Kebakaran Cahaya Swalayan

Polisi Cari Unsur Pidana di Balik Kebakaran Cahaya Swalayan

Megapolitan
Tidak Ada Laporan Temuan Klaster Covid-19 dari PTM di Jakarta Pusat

Tidak Ada Laporan Temuan Klaster Covid-19 dari PTM di Jakarta Pusat

Megapolitan
Instruksi Anies, Banjir Jakarta Surut Kurang dari 6 Jam

Instruksi Anies, Banjir Jakarta Surut Kurang dari 6 Jam

Megapolitan
Pengelola TPS Ilegal di Kota Tangerang: Kalau Ditutup, Saya Ikut Pemerintah

Pengelola TPS Ilegal di Kota Tangerang: Kalau Ditutup, Saya Ikut Pemerintah

Megapolitan
Data Vaksinasi Depok Cantumkan 14 Orang Selain Nakes Terima Dosis 3, Ini Penjelasan Dinkes

Data Vaksinasi Depok Cantumkan 14 Orang Selain Nakes Terima Dosis 3, Ini Penjelasan Dinkes

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.