Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

1.280 Personel Gabungan Diterjunkan Cegah Takbir Keliling di Jakbar

Kompas.com - 12/05/2021, 19:07 WIB
Sonya Teresa Debora,
Dony Aprian

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 1.280 personel gabungan dari Polri, TNI dan Pemerintah Kota Jakarta Barat diterjunkan untuk mencegah takbir keliling saat malam Idul Fitri 1442 Hijriah.

"1280-an yang kita siapkan untuk khusus malam ini bersama Kodim dan pemerintah kota," kata Kapolres Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo kepada wartawan, Rabu (12/5/2021).

Jika masih ada warga yang melakukan takbir keliling, Ady mengatakan, petugas akan melakukan eskalasi sanksi.

"Tentunya kami akan melakukan eskalasi sanksi, tentunya, kita berikan peneguran, kita berikan imbauan atau mungkin kita berikan pengamanan bagi yang bersangkutan supaya yang lainnya juga tidak melakukan hal yang sama," jelas Ady.

Baca juga: Kemenag Gunungkidul Larang Takbir Keliling, Imbau Khatib Shalat Id Tidak dari Luar Daerah

Hal ini, kata Ady, dilakukan untuk mencegah kerumunan yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat.

Ady mengatakan para petugas akan berjaga di delapan titik yang ada di Jakarta Barat. Delapan titik tersebut tersebar di delapan kecamatan yang ada di Jakarta Barat.

Selain berjaga di titik-titik tertentu, petugas juga akan melakukan patroli keliling.

Untuk diketahui, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin mengatakan, pihaknya telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 7 Tahin 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Shalat Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah/2021 di Saat Pandemi Covid-19.

Baca juga: Kota Tasikmalaya Larang Takbir Keliling, Shalat Id Dijaga Ketat Satgas Covid-19

Melalui SE tersebut, Kemenag melarang pelaksanaan takbiran keliling pada malam Idul Fitri.

"Takbir keliling sama sekali tak diperkenankan. Kami sudah membuat SE serta sudah sampaikan ke seluruh Indonesia. Baik mepada kepala kantor Kemenag kabupaten/kota serta penyuluh, penghulu di seluruh Indonesia," ujar Kamaruddin dikutip dari tayangan di YouTube Pusdalops BNPB, Senin (3/5/2021).

Meski demikian, kegiatan takbiran di masjid atau mushala masih diperkenankan tetapi terbatas.

"Kami sampaikan takbiran dimungkinkan untuk dilaksanakan pada saat malam takbiran. Tetapi, hanya 10 persen dari kapasitas masjid dan mushala," tutur Kamaruddin.

Selain itu, kegiatan takbiran dapat disiarkan secara virtual sesuai ketersediaan perangkat telekomunikasi di masjid dan mushala.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

7 Pekerja di Rusunawa Marunda Pernah Tertangkap Basah Mencuri Aset

7 Pekerja di Rusunawa Marunda Pernah Tertangkap Basah Mencuri Aset

Megapolitan
Motif Penusukan Anggota Ormas di Jaksel, Pelaku Diduga Tawar Perempuan Rp 250.000

Motif Penusukan Anggota Ormas di Jaksel, Pelaku Diduga Tawar Perempuan Rp 250.000

Megapolitan
Saat Aset Negara di Rusunawa Marunda Dijarah, tetapi Belum Ada yang Dipidana

Saat Aset Negara di Rusunawa Marunda Dijarah, tetapi Belum Ada yang Dipidana

Megapolitan
Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Tidak Sehat, Peringkat 3 Terburuk di Indonesia

Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Tidak Sehat, Peringkat 3 Terburuk di Indonesia

Megapolitan
Menelusuri Rumah Subsidi Jokowi di Cikarang: Sedikit Penghuni, Penuh Ilalang, dan Tembok Rentan Roboh

Menelusuri Rumah Subsidi Jokowi di Cikarang: Sedikit Penghuni, Penuh Ilalang, dan Tembok Rentan Roboh

Megapolitan
Perwakilan Kapolri-Kapolda Tak Bawa Surat Legalitas, Sidang Praperadilan Menantu Aniaya Mertua Kembali Ditunda

Perwakilan Kapolri-Kapolda Tak Bawa Surat Legalitas, Sidang Praperadilan Menantu Aniaya Mertua Kembali Ditunda

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, 20 Juni 2024, dan Besok: Siang Ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini, 20 Juni 2024, dan Besok: Siang Ini Cerah Berawan

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Porsche Tabrak Truk di Tol Dalam Kota, Pengemudinya Tewas | Dharma Pongrekun-Kun Wardana Akan Ajukan Gugatan ke Bawaslu

[POPULER JABODETABEK] Porsche Tabrak Truk di Tol Dalam Kota, Pengemudinya Tewas | Dharma Pongrekun-Kun Wardana Akan Ajukan Gugatan ke Bawaslu

Megapolitan
Polisi: Anggota Ormas yang Dianiaya di Jaksel Derita Tujuh Luka Tusukan

Polisi: Anggota Ormas yang Dianiaya di Jaksel Derita Tujuh Luka Tusukan

Megapolitan
Polisi Tangkap Pelaku Penusukan yang Picu Bentrokan Dua Ormas di Pasar Minggu

Polisi Tangkap Pelaku Penusukan yang Picu Bentrokan Dua Ormas di Pasar Minggu

Megapolitan
Polisi Masih Amankan Truk yang Ditabrak Porsche Cayman di Tol Dalam Kota

Polisi Masih Amankan Truk yang Ditabrak Porsche Cayman di Tol Dalam Kota

Megapolitan
Ikut Mengeroyok, Kakak Pelaku yang Tusuk Tetangga di Depok Juga Jadi Tersangka

Ikut Mengeroyok, Kakak Pelaku yang Tusuk Tetangga di Depok Juga Jadi Tersangka

Megapolitan
Harga Tiket Masuk Wuffy Space Raya Bintaro dan Fasilitasnya

Harga Tiket Masuk Wuffy Space Raya Bintaro dan Fasilitasnya

Megapolitan
Insiden Penganiayaan Jadi Penyebab Bentrokan Dua Ormas di Pasar Minggu, Kubu Korban Ingin Balas Dendam

Insiden Penganiayaan Jadi Penyebab Bentrokan Dua Ormas di Pasar Minggu, Kubu Korban Ingin Balas Dendam

Megapolitan
Begini Kondisi Mobil Porsche Cayman yang Tabrak Truk di Tol Dalam Kota, Atap dan Bagian Depan Ringsek

Begini Kondisi Mobil Porsche Cayman yang Tabrak Truk di Tol Dalam Kota, Atap dan Bagian Depan Ringsek

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com