Hingga Lusa, Sudah Ada Antrean Jenazah Pasien Covid-19 yang Akan Dikremasi di TPU Tegal Alur

Kompas.com - 26/07/2021, 20:02 WIB
Pembangunan krematorium di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur, Jakarta Barat Dok. IstimewaPembangunan krematorium di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur, Jakarta Barat

JAKARTA, KOMPAS.com - Penanggung jawab krematorium di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur, Jakarta Barat, Andreas menyatakan bahwa slot jenazah yang akan dikremasi di krematorium TPU Tegal Alur besok sudah penuh.

Bahkan, hingga lusa sudah ada antrean jenazah pasien Covid-19 yang akan dikremasi.

"Untuk besok sudah penuh. Lusa juga sudah ada yang booking. Jadi sampai dua hari ke depan sudah ada antrean," kata Andreas kepada wartawan, Senin (26/7/2021).

Baca juga: Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tak Lagi Wajib Bawa STRP, Ini Aturan Terbarunya

Namun, Andreas memastikan bahwa selama masih ada slot yang tersedia, pihaknya akan tetap melayani kremasi jenazah.

"Kami sifatnya menanti kami punya hotline apabila dia memesan kami lihat data antrean. Jadi demi kemanusiaan semua dilayani asal ada slot," tuturnya.

Adapun krematorium TPU Tegal Alur mulai beroperasi pada Sabtu (24/7/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Per harinya, krematorium melayani kremasi tujuh jenazah pasien Covid-19 sehingga total jenazah yang telah dikremasi hingga hari ini berjumlah 21.

Baca juga: Ajak Warga Ikut Vaksinasi Covid-19, Anies: Vaksin Terbukti Turunkan Risiko Kematian

Layanan kremasi tak dikenakan biaya apa pun atau gratis.

Berikut syarat administrasi kremasi di TPU Tegal Alur:

  • Surat keterangan kematian dari rumah sakit atau kelurahan
  • Fotokopi KTP orang yang meninggal
  • Fotokopi KTP penanggungjawab Fl
  • Fotokopi kartu keluarga



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sasar Tiga Kendaraan Saat Crowd Free Night, Polisi: Penegakan Hukum dengan Penilangan

Sasar Tiga Kendaraan Saat Crowd Free Night, Polisi: Penegakan Hukum dengan Penilangan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Buka Sentra Vaksinasi di Stadion Patriot Candrabhaga

Pemkot Bekasi Buka Sentra Vaksinasi di Stadion Patriot Candrabhaga

Megapolitan
Pengunjung Warkop di Koja Bubar Saat Petugas Patroli Gelar Operasi Yustisi Sabtu Malam

Pengunjung Warkop di Koja Bubar Saat Petugas Patroli Gelar Operasi Yustisi Sabtu Malam

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sejumlah Wilayah di Jakarta Diguyur Hujan Disertai Petir

Prakiraan Cuaca BMKG: Sejumlah Wilayah di Jakarta Diguyur Hujan Disertai Petir

Megapolitan
Ketua JPKL: Pelabelan Plastik Mengandung Zat BPA pada Kemasan Makanan Sudah Tepat

Ketua JPKL: Pelabelan Plastik Mengandung Zat BPA pada Kemasan Makanan Sudah Tepat

Megapolitan
Seorang Pria Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal Usai Shalat Maghrib

Seorang Pria Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal Usai Shalat Maghrib

Megapolitan
Begal Motor Beraksi Dini Hari di Bintaro, Korban Alami Luka Bacok

Begal Motor Beraksi Dini Hari di Bintaro, Korban Alami Luka Bacok

Megapolitan
Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Anies Disuntik Vaksin Covid-19 AstraZeneca Dosis Kedua

Megapolitan
3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

3.362 Orang Kunjungi TMII, Taman Burung Paling Diminati

Megapolitan
Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Kasus Aktif Covid-19 Jakarta Turun, Positivity Rate Sepekan Terakhir 1,3 Persen

Megapolitan
Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Megapolitan
Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Megapolitan
Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.