Kompas.com - 30/07/2021, 16:55 WIB
Foto udara petugas pemulasaraan berada di area pemakaman khusus COVID-19 di TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (15/7/2021). Berdasarkan data Worldometer, Indonesia resmi masuk empat besar kasus aktif COVID-19 terbanyak di seluruh dunia, pada Kamis (15/7/2021) kasus aktif di Indonesia mencapai 480.199 kasus, melampaui Rusia yang tercatat 457.250 kasus, Indonesia juga jauh melampaui India yang tercatat 432.011 kasus. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc. ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYATFoto udara petugas pemulasaraan berada di area pemakaman khusus COVID-19 di TPU Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (15/7/2021). Berdasarkan data Worldometer, Indonesia resmi masuk empat besar kasus aktif COVID-19 terbanyak di seluruh dunia, pada Kamis (15/7/2021) kasus aktif di Indonesia mencapai 480.199 kasus, melampaui Rusia yang tercatat 457.250 kasus, Indonesia juga jauh melampaui India yang tercatat 432.011 kasus. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, kini miliki tim palang oranye, yakni tim pemulasaraan jenazah terkait Covid-19 yang terdiri dari warga, tenaga kesehatan, dan Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).

Tim palang oranye, kata Camat Kembangan, Joko Mulyono, kini dimiliki oleh tujuh kelurahan yang ada di Kecamatan Kembangan. Ada juga satu tim di tingkat kecamatan yang disiagakan jika dibutuhkan, sehingga totalnya ada delapan tim. Satu tim, kata Joko, terdiri dari tujuh orang.

"Sudah dibentuk dari 1 Juli 2021. Sudah ada 65 jenazah terkait Covid-19 yang sedang isolasi mandiri lalu meninggal dunia yang pemulasarannya dilakukan oleh tim ini. Sekarang ada di semua kelurahan," kata Joko, Jumat (30/7/2021).

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Kembangan Capai 45,7 Persen

"Jadi tim ini bertanggunjawab terhadap yang meninggal saat isoman di rumah, termasuk juga membantu kalau ada yang meninggal di puskesmas," kata dia.

Joko mengungkapkan, pembentukkan tim itu dipicu sebuah peristiwa di pada Juni lalu saat kasus Covid-19 di Jakarta sedang melonjak. Kala itu, seorang warga Kelurahan Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan, meninggal dunia tetapi harus menunggu satu hari untuk bisa dipulasara.

"Sempat nginap jenazah itu karena tenaga kesehatan tidak bisa (melakukan pemulasaraan) karena sedang banyak. Atas dasar itu kami bentuk awalnya di Kelurahan Kembatan Utara," kata Joko.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah itu, tim dibentuk di setiap kelurahan. Anggota tim di tiap kelurahan telah diberikan pelatihan pada 4 Juli 2021. Menurut Joko, jumlah jenazah yang dipulasara oleh tim ini berangsur berkurang.

Terakhir, tim palang oranye Kelurahan Meruya Selatan melakukan pemulasaraan seorang warga Jalan Cendana KQV, Meruya Selatan, pada Kamis kemarin. Selain itu, pihak kecamatan, kata Joko, juga telah menyediakan peti bagi jenazah agar mudah dijangkau jikada warga yang meninggal dunia.

"Kami stok peti jenazah di kecamatan kalau ada yang meninggal bisa langsung kontak lalu ambil. Kami sehari kemarin stok lima terus sempat delapan juga. Jadi kalau stok tinggal satu  kami minta lagi," jata  Joko.

Namun, saat ini sudah tidak ada lagi stok peti yang disediakan lantaran angka kematian di Kecamatan Kembangan telah menurun.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

15 Persen Remaja Usia 12-18 Tahun di Jakarta Belum Divaksinasi Covid-19

15 Persen Remaja Usia 12-18 Tahun di Jakarta Belum Divaksinasi Covid-19

Megapolitan
P2G Kritik Pemprov DKI yang Tak Cek Langsung Kelayakan Sekolah Gelar PTM

P2G Kritik Pemprov DKI yang Tak Cek Langsung Kelayakan Sekolah Gelar PTM

Megapolitan
Masuk ke Lapas Tangerang, Eks Mensos Juliari Ditempatkan di Sel Masa Pengenalan Lingkungan

Masuk ke Lapas Tangerang, Eks Mensos Juliari Ditempatkan di Sel Masa Pengenalan Lingkungan

Megapolitan
Wagub DKI Minta Pengusaha Karaoke Sabar Tunggu Izin Beroperasi

Wagub DKI Minta Pengusaha Karaoke Sabar Tunggu Izin Beroperasi

Megapolitan
Polisi Kembali Periksa 3 Tersangka Kebakaran Lapas Tangerang

Polisi Kembali Periksa 3 Tersangka Kebakaran Lapas Tangerang

Megapolitan
Tidak Memiliki Izin, SPBU Indomobil di Bekasi Disegel

Tidak Memiliki Izin, SPBU Indomobil di Bekasi Disegel

Megapolitan
Wagub DKI Berharap Vaksinasi Covid-19 untuk Anak Usia 5-11 Tahun Segera Terlaksana

Wagub DKI Berharap Vaksinasi Covid-19 untuk Anak Usia 5-11 Tahun Segera Terlaksana

Megapolitan
UPDATE 24 September: Bertambah 15 Kasus Covid-19 dan 22 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 24 September: Bertambah 15 Kasus Covid-19 dan 22 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
UPDATE 24 September: Tambah 18 Kasus di Kota Tangerang, 860 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 24 September: Tambah 18 Kasus di Kota Tangerang, 860 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
3 Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang Akhirnya Dinonaktifkan

3 Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang Akhirnya Dinonaktifkan

Megapolitan
Wali Kota Tangsel Ingatkan Guru Tak Euforia meski Sekolah Tatap Muka Berjalan Lancar

Wali Kota Tangsel Ingatkan Guru Tak Euforia meski Sekolah Tatap Muka Berjalan Lancar

Megapolitan
Anies Diminta Serius Bangun Pengolahan Sampah ITF

Anies Diminta Serius Bangun Pengolahan Sampah ITF

Megapolitan
PTM di Kota Bogor Digelar 4 Oktober 2021

PTM di Kota Bogor Digelar 4 Oktober 2021

Megapolitan
49 Titik Tanggul Sungai Citarum di Bekasi Rawan Jebol, Pemkab Minta Segera Diperbaiki

49 Titik Tanggul Sungai Citarum di Bekasi Rawan Jebol, Pemkab Minta Segera Diperbaiki

Megapolitan
Seorang Remaja Tenggelam di Kali Teluk Gong

Seorang Remaja Tenggelam di Kali Teluk Gong

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.