Sopir Diduga Mengantuk, Taksi Blue Bird Tabrak Tiang Rambu di Kuningan

Kompas.com - 10/11/2021, 11:19 WIB
Taksi blue bird mengalami kecelakaan di jalan di Denpasar Raya, tepatnya dekat Kantor Kedutaan Rusia, Kuningan Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (10/11/2021) pagi.   Mobil yang dikemudikan oleh AW (53) itu menabrak tiang rambu hingga kendaraan naik ke trotoar jalan. tangkapan layar Instagram @JktnewssTaksi blue bird mengalami kecelakaan di jalan di Denpasar Raya, tepatnya dekat Kantor Kedutaan Rusia, Kuningan Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (10/11/2021) pagi. Mobil yang dikemudikan oleh AW (53) itu menabrak tiang rambu hingga kendaraan naik ke trotoar jalan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Taksi blue bird mengalami kecelakaan di jalan di Denpasar Raya, tepatnya dekat Kantor Kedutaan Rusia, Kuningan Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (10/11/2021) pagi.

Mobil yang dikemudikan oleh AW (53) itu menabrak tiang rambu hingga membuat kendaraan naik ke trotoar jalan.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Argo Wiyono mengatakan, kecelakaan itu terjadi disebabkan karena sopir taksi mengantuk saat mengemudikan kendaraannya.

"Diduga pengemudi kendaraan Toyota Avanza mengantuk sehingga menabrak tiang rambu yang berada di sisi kanan jalan," ujar Argo dalam keterangannya, Rabu.

Baca juga: Sepekan Berlalu, Identitas Penabrak Lari Pria di Antasari Belum Terungkap

Argo menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Kronologi kecelakaan bermula saat taksi tersebut melintas dari Selatan menuju Utara di Jalan Denpasar, Kuningan, Jaksel.

Namun setibanya di lokasi kendaraan itu tiba-tiba oleng ke kanan jalan menabrak tiang dan terperosok ke selokan di lokasi.

"Kendaraan oleng ke arah kanan kemudian menabrak rambu yang berada di sisi kanan jalan kemudian terperosok ke selokan," kata Argo.

Sementara itu, Kasi Laka Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Eko Setio Budi Wahono mengatakan, tidak ada korban luka maupun jiwa dari kecelakaan taksi tersebut.

Baca juga: Apa itu Uji Emisi Kendaraan? Kenali Cara dan Manfaatnya...

"Tidak ada korban. Pengemudi tidak apa-apa. Sehat," kata Eko.

Eko mengatakan, saat ini petugas sedang mengevakuasi taksi tersebut dengan menggunakan mobil derek untuk diawa ke Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Pancoran, Jakarta Selatan.

"Sedang penanganan. Mobil dievakuasi menggunakan mobil derek," kata Eko.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai Giring Terperosok ke Kubangan Lumpur, Gubernur Anies Undang Nidji Check Sound di JIS

Usai Giring Terperosok ke Kubangan Lumpur, Gubernur Anies Undang Nidji Check Sound di JIS

Megapolitan
Omicron di Jakarta Meluas, Gejala Ringan Tapi Tak Boleh Dianggap Enteng

Omicron di Jakarta Meluas, Gejala Ringan Tapi Tak Boleh Dianggap Enteng

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meluas ke Sekolah-sekolah di Jakarta, Belajar Tatap Muka Masih Berjalan

Kasus Covid-19 Terus Meluas ke Sekolah-sekolah di Jakarta, Belajar Tatap Muka Masih Berjalan

Megapolitan
Pemkot Tangsel Kirim Bantuan 200 Paket Sembako untuk Korban Gempa Sumur Banten

Pemkot Tangsel Kirim Bantuan 200 Paket Sembako untuk Korban Gempa Sumur Banten

Megapolitan
Alarm Bahaya dari Jakarta, Kasus Covid-19 Meningkat Signifikan dan Jadi Medan Perang Pertama Hadapi Omicron

Alarm Bahaya dari Jakarta, Kasus Covid-19 Meningkat Signifikan dan Jadi Medan Perang Pertama Hadapi Omicron

Megapolitan
Acungkan Sajam ke Arah Warga Cimanggis, Pelaku Disebut Masih Berkaitan dengan Geng Tipar dan KM29

Acungkan Sajam ke Arah Warga Cimanggis, Pelaku Disebut Masih Berkaitan dengan Geng Tipar dan KM29

Megapolitan
Lanjutan Sidang Kasus Terorisme Munarman Hari Ini, JPU Hadirkan Saksi

Lanjutan Sidang Kasus Terorisme Munarman Hari Ini, JPU Hadirkan Saksi

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodebek Hujan Siang hingga Sore

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodebek Hujan Siang hingga Sore

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Pengendara Motor Tewas usai Terobos Lampu Merah dan Tabrak Mobil | Pedagang di Tangsel Diancam Dirusak Lapaknya oleh Ormas

[POPULER JABODETABEK] Pengendara Motor Tewas usai Terobos Lampu Merah dan Tabrak Mobil | Pedagang di Tangsel Diancam Dirusak Lapaknya oleh Ormas

Megapolitan
Street Race Polda Metro Jaya Tak Akan Terapkan Sistem Kejuaraan, Ini Alasannya...

Street Race Polda Metro Jaya Tak Akan Terapkan Sistem Kejuaraan, Ini Alasannya...

Megapolitan
Minta Polda Metro Perbesar Pit Stop Ajang Street Race, Pebalap: Sekarang Dempet-dempetan

Minta Polda Metro Perbesar Pit Stop Ajang Street Race, Pebalap: Sekarang Dempet-dempetan

Megapolitan
Street Race di Ancol Rampung, Polda Metro Jaya Soroti Masalah Ketertiban Penonton

Street Race di Ancol Rampung, Polda Metro Jaya Soroti Masalah Ketertiban Penonton

Megapolitan
Wagub DKI: BOR RS untuk Pasien Covid-19 di Jakarta Semakin Bertambah

Wagub DKI: BOR RS untuk Pasien Covid-19 di Jakarta Semakin Bertambah

Megapolitan
UPDATE 16 Januari: Pasien Covid-19 di Jakarta Bertambah 566, Kasus Aktif Kini 3.816

UPDATE 16 Januari: Pasien Covid-19 di Jakarta Bertambah 566, Kasus Aktif Kini 3.816

Megapolitan
Polda Metro Jaya Harap Sirkuit Formula E Bisa Dipakai untuk Street Race

Polda Metro Jaya Harap Sirkuit Formula E Bisa Dipakai untuk Street Race

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.