Rusak Tertimpa Pohon, JPO Otista Belum Dapat Dilintasi Pejalan Kaki

Kompas.com - 11/11/2021, 15:41 WIB
Kondisi JPO yang rusak akibat tertimpa pohon tumbang di Jalan Otista Raya, Jatinegara, Jakarta, Kamis (11/11/2021). ANTARA/Yogi RachmanKondisi JPO yang rusak akibat tertimpa pohon tumbang di Jalan Otista Raya, Jatinegara, Jakarta, Kamis (11/11/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Otista Raya, Jakarta, hingga saat ini belum dapat dilewati pejalan kaki akibat tertimpa pohon beringin tumbang pada Selasa (9/11/2021).

Sekretaris Camat Jatinegara Sapto Tjahyadi mengatakan, pejalan kaki belum dapat melintasi JPO dari arah Cawang menuju Kampung Melayu tersebut karena masih dilakukan evakuasi pohon beringin yang tumbang.

"Belum bisa digunakan, JPO-nya rusak," kata Sapto Tjahyadi di Jakarta, Kamis (11/11/2021), seperti dikutip Antara.

Baca juga: Pohon Tumbang di Jatinegara Timpa JPO dan Belasan Kendaraan, 2 Orang Terluka

Sapto menambahkan pada bagian akses masuk pejalan kaki ke JPO yang berada dekat Halte TransJakarta Gelanggang Remaja itu masih dipasangi tali pembatas agar tidak bisa dilintasi.

Dia mengatakan, sejumlah petugas dari Sudin Bina Marga Jakarta Timur masih melakukan penanganan JPO yang rusak cukup parah akibat tertimpa pohon beringin tumbang.

Sebelumnya, dua pohon beringin tua tumbang di Jalan Otista Raya sekitar pukul 09.30 WIB.

Penyebab tumbangnya kedua pohon tersebut karena usia yang sudah sangat tua.

Baca juga: Pria Ditemukan Tewas di Toilet Rumah Kawasan Tebet

Tercatat ada sebanyak 17 unit sepeda motor dan dua mobil rusak akibat tertimpa batang pohon beringin tua yang tumbang tersebut.

Selain itu, dua orang dikabarkan mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke rumah sakit setelah peristiwa tumbangnya pohon beringin tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

107 Pasien Covid-19 Dirawat di RS Suyoto, 3 Terkonfirmasi Omicron

107 Pasien Covid-19 Dirawat di RS Suyoto, 3 Terkonfirmasi Omicron

Megapolitan
Pramudi Bus TransJakarta yang Gagalkan Aksi Bunuh Diri Dihadiahi Emas Antam

Pramudi Bus TransJakarta yang Gagalkan Aksi Bunuh Diri Dihadiahi Emas Antam

Megapolitan
PTM di Kota Tangerang Akan Kembali Diterapkan Saat Kasus Covid-19 Melandai

PTM di Kota Tangerang Akan Kembali Diterapkan Saat Kasus Covid-19 Melandai

Megapolitan
Cegah Perempuan Hendak Bunuh Diri, Pramudi Transjakarta Diberikan Piagam dan 5 Gram Emas

Cegah Perempuan Hendak Bunuh Diri, Pramudi Transjakarta Diberikan Piagam dan 5 Gram Emas

Megapolitan
Kasus Harian Covid-19 di Jakarta Capai 4.000, Epidemiolog: Belum Seberapa Dibanding Nanti Februari

Kasus Harian Covid-19 di Jakarta Capai 4.000, Epidemiolog: Belum Seberapa Dibanding Nanti Februari

Megapolitan
UPDATE 27 Januari: 115 Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangerang Selatan

UPDATE 27 Januari: 115 Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangerang Selatan

Megapolitan
Pemkot Depok Bersurat ke Kemendikbud Minta PTM 100 persen Dievaluasi

Pemkot Depok Bersurat ke Kemendikbud Minta PTM 100 persen Dievaluasi

Megapolitan
Naik Drastis, Kasus Aktif Covid-19 di Kota Bekasi Nyaris Tembus 2.000 Pasien

Naik Drastis, Kasus Aktif Covid-19 di Kota Bekasi Nyaris Tembus 2.000 Pasien

Megapolitan
Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RS Suyoto Terisi 85,6 Persen

Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RS Suyoto Terisi 85,6 Persen

Megapolitan
Polisi Bantah Twit yang Sebut 2 Orang Tewas Ditabrak Sopir Taksi Online Bukan Jambret

Polisi Bantah Twit yang Sebut 2 Orang Tewas Ditabrak Sopir Taksi Online Bukan Jambret

Megapolitan
Sejumlah Sekolah di Kota Tangerang Sempat Batalkan PTM Usai Temuan Kasus Covid-19

Sejumlah Sekolah di Kota Tangerang Sempat Batalkan PTM Usai Temuan Kasus Covid-19

Megapolitan
Kembali Belajar Daring, Kesehatan dan Keselamatan Siswa di Kota Tangerang Jadi Prioritas

Kembali Belajar Daring, Kesehatan dan Keselamatan Siswa di Kota Tangerang Jadi Prioritas

Megapolitan
Detik-detik Pramudi Transjakarta Gagalkan Percobaan Bunuh Diri, Gerak Cepat Usai Gagal Membujuk

Detik-detik Pramudi Transjakarta Gagalkan Percobaan Bunuh Diri, Gerak Cepat Usai Gagal Membujuk

Megapolitan
Wagub DKI: Bukan Menggampangkan, Bangun Sirkuit Formula E Bisa Cepat

Wagub DKI: Bukan Menggampangkan, Bangun Sirkuit Formula E Bisa Cepat

Megapolitan
Saat Pemprov DKI Sebut Gerebek Lumpur Sama dengan Normalisasi Sungai, 'Kenapa Harus Dibedakan?'

Saat Pemprov DKI Sebut Gerebek Lumpur Sama dengan Normalisasi Sungai, "Kenapa Harus Dibedakan?"

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.