Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, Ini yang Dilakukan RSUI Depok

Kompas.com - 21/01/2022, 18:29 WIB
|

DEPOK, KOMPAS.com - Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) Depok akan mempersiapkan tempat dan perlengkapan jika terjadi lonjakan kasus covid-19 yang diprediksi Februari atau Maret mendatang.

Manajer Kemitraan RSUI Sukihananto mengatakan, pihaknya akan mengubah ruang ICU dan ruang perawatan pasien non-Covid-19 menjadi ruang rawat pasien Covid-19.

"(Jika) terjadi lonjakan kenaikan kasus Covid-19, maka kami tinggal mengubah posisi saja yang ICU non-Covid-19 menjadi ICU Covid-19 dan ruang perawatan non-Covid-19 menjadi ruang perawatan Covid-19," kata Sukihananto kepada Kompas.com, Kamis (21/1/2022).

Baca juga: 5.000 Lansia Telah Divaksin Booster di RSUI Depok

Sukihananto menjelaskan, RSUI hingga kini masih menjadi RS rujukan pasien Covid-19, tetapi pasien yang dirawat menurun.

Oleh karena itu, pihaknya telah menurunkan jumlah tempat tidur untuk perawatan pasien Covid-19.

Pada pertengahan 2021 saat gelombang kedua Covid-19, ada 120 tempat tidur pasien Covid-19 di RSUI, yakni 30 tempat tidur ICU dan 90 tempat tidur perawatan biasa.

"Karena kasus Covid-19-nya menurun, kami juga menurunkan kapasitas. Sekarang kapasitas kami untuk ICU Covid-19 hanya 13, yang sebelumnya 30," ujar Sukihananto.

Baca juga: RSUI Maksimalkan Pemberian Vaksin Booster hingga 1.000 Dosis Per Hari

"Sedangkan non-ICU ada 27, sebelumnya ada 90. Sakarang sisa yang tidak dipakai untuk Covid-19 kami alihkan ke ruangan rawat biasa," lanjutnya.

Sukihananto menyebutkan, ada 12 pasien Covid-19 yang dirawat di RSUI pada hari ini.

"Ada 12 pasien, dua di ruang ICU dan 10 di ruang rawat biasa," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Rekomendasi Taman yang Cantik di Jakarta

11 Rekomendasi Taman yang Cantik di Jakarta

Megapolitan
9 Tempat Rekreasi Melihat Hewan di Jabodetabek

9 Tempat Rekreasi Melihat Hewan di Jabodetabek

Megapolitan
Tempat Beli Souvenir Pernikahan Murah di Jabodetabek

Tempat Beli Souvenir Pernikahan Murah di Jabodetabek

Megapolitan
Panitia Formula E Sebut Dapat Sponsor Rp 100 Miliar dari Perusahaan Hiburan

Panitia Formula E Sebut Dapat Sponsor Rp 100 Miliar dari Perusahaan Hiburan

Megapolitan
7 Rekomendasi Tempat Wisata di Dekat Stasiun MRT

7 Rekomendasi Tempat Wisata di Dekat Stasiun MRT

Megapolitan
5 Destinasi Jalan-jalan di Glodok

5 Destinasi Jalan-jalan di Glodok

Megapolitan
Cara Memesan Ambulans Gratis di Jakarta

Cara Memesan Ambulans Gratis di Jakarta

Megapolitan
Kota Bogor Bentuk Tim Satgas Pengendalian Harga Minyak Goreng, 15 Pedagang Diperiksa

Kota Bogor Bentuk Tim Satgas Pengendalian Harga Minyak Goreng, 15 Pedagang Diperiksa

Megapolitan
Pasutri di Cengkareng Hanya Kaki Tangan dalam Pemalsuan Uang, Polisi: Dalangnya Harus Ditangkap

Pasutri di Cengkareng Hanya Kaki Tangan dalam Pemalsuan Uang, Polisi: Dalangnya Harus Ditangkap

Megapolitan
Pencuri Parfum di Minimarket Kawasan Tebet Babak Belur Dihajar Massa

Pencuri Parfum di Minimarket Kawasan Tebet Babak Belur Dihajar Massa

Megapolitan
Anak Pasutri yang Tewas dalam Kecelakaan di MT Haryono Masih Dirawat, Kepala Korban Alami Luka Memar

Anak Pasutri yang Tewas dalam Kecelakaan di MT Haryono Masih Dirawat, Kepala Korban Alami Luka Memar

Megapolitan
Tiket Formula E Jakarta Hampir Habis Terjual, Ketua Panitia: 'Yang Mahal Justru Cepat Habis'

Tiket Formula E Jakarta Hampir Habis Terjual, Ketua Panitia: "Yang Mahal Justru Cepat Habis"

Megapolitan
Polisi Pastikan Ada 8 Kendaraan yang Terlibat dalam Kecelakaan Beruntun di MT Haryono

Polisi Pastikan Ada 8 Kendaraan yang Terlibat dalam Kecelakaan Beruntun di MT Haryono

Megapolitan
Hendak Selamatkan Ayam, Seorang Pria Tewas Tenggelam di Kali Cengkareng Drain

Hendak Selamatkan Ayam, Seorang Pria Tewas Tenggelam di Kali Cengkareng Drain

Megapolitan
Diikat Pakai Kain oleh Perampok, Korban: Saya Ngesot ke Depan Minta Tolong

Diikat Pakai Kain oleh Perampok, Korban: Saya Ngesot ke Depan Minta Tolong

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.