Kompas.com - 13/02/2022, 20:23 WIB

TANGERANG, KOMPAS.com - Rekayasa lalu lintas akan diterapkan di sejumlah wilayah di Kota Tangerang setelah sebagian jalan Daan Mogot menerapkan sistem satu arah (one way).

Rekayasa lalu lintas itu akan berlaku rencananya pada 20 Februari 2022.

"Setidaknya ada enam skema rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan," ucap Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar, saat dihubungi, Minggu (13/2/2022).

Baca juga: Sistem Satu Arah Akan Diterapkan di Jalan Daan Mogot, Ada 6 Skema Rekayasa Lalu Lintas

Berikut merupakan enam rekayasa lalu lintas di Jalan Daan Mogot:

1. Kendaraan dari Jalan Sitanala

• Kendaraan dari jalan Sitanala menuju Jakarta dapat lurus hingga sepanjang jalan Bouraq sampai ke jalan Daan Mogot

• Kendaraan dari jalan Sitanala yang ingin menuju Bandara Soekarno-Hatta dapat lurus sampai ke jalan Bouraq. Kemudian, pengendara berbelok kiri ke jalan Pembangunan 3

• Kendaraan dari jalan Sitanala yang ingin menuju ke jalan TMP Taruna atau jalan Sudirman dapat lurus ke jalan Bouraq, kemudian berbelok kanan menggunakan Jembatan Mookevart 1 ke jalan Daan Mogot. Kemudian, pengendara berbelok kiri ke jalan TMP Taruna mengikuti rambu lampu lalu lintas

• Kendaraan dari jalan Sitanala yang ingin menuju Tol Daan Mogot dapat lurus terus sepanjang jalan Bouraq sampai ke jalan Daan Mogot. Pengendara lalu berputar balik saat di pertemuan antara jalan Bouraq dan Jalan Daan Mogot (khusus kendaraan kecil), sedangkan untuk kendaraan besar dapat berputar balik di putaran berikutnya

Baca juga: Dishub Tunda Sistem Satu Arah di Sebagian Jalan Daan Mogot Tangerang

2. Kendaraan dari arah Bandara Soekarno-Hatta atau jalan Pembangunan 3

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Politisi PSI Sebut Anies Belum Tepati Janji Kampanye soal Rumah DP 0 Persen

Politisi PSI Sebut Anies Belum Tepati Janji Kampanye soal Rumah DP 0 Persen

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan pada Siang hingga Malam Hari

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan pada Siang hingga Malam Hari

Megapolitan
Janji Kampanye Anies soal Rumah DP 0 Persen yang Berubah ke Pembangunan Rusunawa

Janji Kampanye Anies soal Rumah DP 0 Persen yang Berubah ke Pembangunan Rusunawa

Megapolitan
Cara ke PIK Avenue Naik Transportasi Umum

Cara ke PIK Avenue Naik Transportasi Umum

Megapolitan
Rute Kereta Progo dan Jadwalnya 2022

Rute Kereta Progo dan Jadwalnya 2022

Megapolitan
Rute Kereta Mutiara Selatan dan Jadwalnya 2022

Rute Kereta Mutiara Selatan dan Jadwalnya 2022

Megapolitan
7 Toko Oleh-Oleh Nusantara di Jakarta

7 Toko Oleh-Oleh Nusantara di Jakarta

Megapolitan
10 Tempat Bermain Anak di Mall Jakarta

10 Tempat Bermain Anak di Mall Jakarta

Megapolitan
Bank dan Toserba di Cengkareng Sudah Tutup saat Penembakan, Dipastikan Tak Ada Korban

Bank dan Toserba di Cengkareng Sudah Tutup saat Penembakan, Dipastikan Tak Ada Korban

Megapolitan
2 Pencuri Masuk Rumah Warga Kalideres Lewat Jendela, 2 Ponsel dan Tas Berisi Surat Berharga Raib

2 Pencuri Masuk Rumah Warga Kalideres Lewat Jendela, 2 Ponsel dan Tas Berisi Surat Berharga Raib

Megapolitan
Bocah 5 Tahun Ditemukan Meninggal di Danau Resapan Air di Cikarang Utara

Bocah 5 Tahun Ditemukan Meninggal di Danau Resapan Air di Cikarang Utara

Megapolitan
Warga Jakbar Dilatih jadi Duta Wisata hingga Kembangkan Potensi Rekreasi Wilayah

Warga Jakbar Dilatih jadi Duta Wisata hingga Kembangkan Potensi Rekreasi Wilayah

Megapolitan
Pengemudi Taksi Online Diserang Penumpang di Tambun, Korban Ungkap Ciri-Ciri Pelaku

Pengemudi Taksi Online Diserang Penumpang di Tambun, Korban Ungkap Ciri-Ciri Pelaku

Megapolitan
Warga Kecolongan Motor saat Shalat Ashar di Masjid Kawasan Sawangan Depok

Warga Kecolongan Motor saat Shalat Ashar di Masjid Kawasan Sawangan Depok

Megapolitan
Teralis Besi di Rumah Warga Tambora, Melindungi saat Kerusuhan 1998, Memerangkap saat Kebakaran

Teralis Besi di Rumah Warga Tambora, Melindungi saat Kerusuhan 1998, Memerangkap saat Kebakaran

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.