Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 25/06/2022, 01:45 WIB
Tari Oktaviani,
Nibras Nada Nailufar

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Bogor memiliki banyak sekali tempat wisata. Tak cuma di Puncak, sebagian masyarakat justru mengunjungi beberapa tempat wisata yang ada di pusat Kota Bogor.

Pengunjung memilih tempat wisata di pusat Kota Bogor dikarenakan jaraknya yang dekat dengan Stasiun Bogor.

Selain itu banyak pengguna mobil pribadi yang juga memilih tempat wisata berikut ini dikarenakan jarak dari pintu tol Bogor ke tempat wisata juga tidak begitu jauh. Alhasil pengunjung bisa menghemat biaya dan waktu.

Berikut ini tempat wisata di Bogor yang letaknya dekat dengan Stasiun Bogor.

Kebun Raya Bogor

Kebun Raya Bogor masih menjadi daya tarik wisatawan di Kota Bogor. Selain karena lokasinya yang strategis, tiket masuknya juga murah. 

Jarak dari Stasiun Bogor ke Kebun Raya Bogor hanya terpaut tiga kilometer saja. Pengunjung yang ingin ke Kebun Raya Bogor juga bisa menyambung dengan naik angkutan umum atau berjalan kaki. 

Kebun Raya Bogor merupakan kebun botani yang memiliki luas 87 hektar. Di dalamnya juga terdapat lebih dari 15.000 jenis koleksi tumbuhan. Pengunjung juga bisa mejumpai banyak taman di dalam Kebun Raya Bogor.

Tempat wisata ini buka setiap hari Senin - Jumat pukul 08.00 - 16.00 WIB dan pada Sabtu, Minggu dan Hari Libur Nasional buka dari pukul 07.00 - 16.00 WIB.

Untuk harga tiket masuknya, pada hari Senin-Jumat sebesar Rp 16.500, sedangkan pada hari Sabtu, Minggu dan Hari Libur Nasional dikenakan biaya sebesar Rp 26.500.

Taman Kencana

Taman Kencana, Bogor Taman Kencana, Bogor

Jika ingin kuliner, Anda perlu ke tempat ini. Letaknya di Jalan Taman Kencana, Bogor. Di sana terdapat banyak kafe dan restoran yang jaraknya berdekatan.

Di sana, wisatawan tinggal memilih ingin makan di mana. Sebab ada banyak jenis makanan mulai dari makanan legendaris hingga makanan modern. 

Beberapa kafe dan restoran yang bisa dikunjungi seperti Death By Chocolate, Kedai Kita, Waroeng Taman, Sop Buah Pak Ewok, Makaroni Panggang dan masih banyak lainnya. 

Kawasan ini selalu ramai dikunjungi wisatawan baik terutama saat akhir pekan. Tidak sedikit pula yang datang dari luar kota Bogor.

Museum Nasional Sejarah Alam Indonesia

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Museum Nasional Sejarah Alam???????? (@munasain)

Museum Nasional Sejarah Alam Indonesia merupakan museum yang memamerkan artefak mulai dari tumbuhan, hewan hingga koleksi jaman purba. 

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pedagang Kelontong di Tomang Keluhkan Distribusi Sembako yang Tidak Merata

Pedagang Kelontong di Tomang Keluhkan Distribusi Sembako yang Tidak Merata

Megapolitan
Korban Longsor Gang Barjo Bogor Menanti Pembangunan yang Tak Kunjung Terealisasi

Korban Longsor Gang Barjo Bogor Menanti Pembangunan yang Tak Kunjung Terealisasi

Megapolitan
Mantan Sekda DKI Fadjar Panjaitan Meninggal Dunia

Mantan Sekda DKI Fadjar Panjaitan Meninggal Dunia

Megapolitan
Masuk ke Wilayah Zona Hitam Bencana, Warga Gang Barjo Bogor Menolak Direlokasi

Masuk ke Wilayah Zona Hitam Bencana, Warga Gang Barjo Bogor Menolak Direlokasi

Megapolitan
Kesaksian Sahabat Soal Gaya Pacaran Tamara Tyasmara dengan Yudha Arfandi, Disebut Sering Bertengkar

Kesaksian Sahabat Soal Gaya Pacaran Tamara Tyasmara dengan Yudha Arfandi, Disebut Sering Bertengkar

Megapolitan
Soal Lurah Ancol Sebut Petugas PPSU 'Miskin', Komisi A DPRD DKI: Harusnya Motivasi, Bukan Menjatuhkan

Soal Lurah Ancol Sebut Petugas PPSU "Miskin", Komisi A DPRD DKI: Harusnya Motivasi, Bukan Menjatuhkan

Megapolitan
Derita Tunawisma di Jakarta Timur, Hidup Suram di Kolong Jembatan hingga Sakit Parah dan Harus Dievakuasi

Derita Tunawisma di Jakarta Timur, Hidup Suram di Kolong Jembatan hingga Sakit Parah dan Harus Dievakuasi

Megapolitan
'Real Count' Pileg DPR di DKI Data 53,24 Persen: PKS Unggul, Disusul PDIP dan Gerindra

"Real Count" Pileg DPR di DKI Data 53,24 Persen: PKS Unggul, Disusul PDIP dan Gerindra

Megapolitan
'Real Count' Pilpres 2024 di Depok Data 66,39 Persen: Prabowo-Gibran Unggul, Disusul Anies-Muhaimin

"Real Count" Pilpres 2024 di Depok Data 66,39 Persen: Prabowo-Gibran Unggul, Disusul Anies-Muhaimin

Megapolitan
'Real Count' Pileg DPRD Kota Depok Data 46,93 persen: PKS Unggul, Disusul Golkar dan Gerindra

"Real Count" Pileg DPRD Kota Depok Data 46,93 persen: PKS Unggul, Disusul Golkar dan Gerindra

Megapolitan
'Real Count' Pilpres 2024 di Jakarta Data 70,17 Persen: Prabowo Masih Unggul Tipis dari Anies, Ganjar Posisi Ketiga

"Real Count" Pilpres 2024 di Jakarta Data 70,17 Persen: Prabowo Masih Unggul Tipis dari Anies, Ganjar Posisi Ketiga

Megapolitan
Selamat Jalan, Armand, Ketua KPPS di Sunter yang Sosoknya Dicintai Warga...

Selamat Jalan, Armand, Ketua KPPS di Sunter yang Sosoknya Dicintai Warga...

Megapolitan
'Real Count' Pileg DPR RI di Depok Data 51,06 Persen: PKS Unggul, Disusul Golkar dan Gerindra

"Real Count" Pileg DPR RI di Depok Data 51,06 Persen: PKS Unggul, Disusul Golkar dan Gerindra

Megapolitan
Keluarga Ketua KPPS di Sunter yang Meninggal Dunia Belum Dapat Santunan

Keluarga Ketua KPPS di Sunter yang Meninggal Dunia Belum Dapat Santunan

Megapolitan
Jeritan Hati Pedagang: Omzet Makin Menipis Imbas Harga Beras Melambung

Jeritan Hati Pedagang: Omzet Makin Menipis Imbas Harga Beras Melambung

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com