Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Antusias Liburan Tahun Baru ke Monas, Pengunjung: Murah dan Penasaran ke Puncaknya

Kompas.com - 01/01/2024, 17:06 WIB
Xena Olivia,
Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah warga memilih untuk menghabiskan waktu libur tahun baru 2024 di kawasan Monumen Nasional (Monas).

Menurut mereka, Monas adalah destinasi liburan yang tidak memerlukan uang banyak, tetapi tetap menghibur.

Anya (30), datang dari Tangerang untuk berwisata ke Monas karena biaya masuknya yang tergolong murah.

Baca juga: Libur Awal Tahun 2024, Pengunjung Monas Tembus 11.000 Orang

"Karena murah yang pasti. Lalu, setiap tahun juga hiburannya ke sini. Masuknya cuma Rp 15.000," kata Anya kepada wartawan.

Anya juga mengaku senang karena bisa kesampaian mencoba ke puncak Monas.

"Karena penasaran, belum pernah naik (ke puncak Monas)," celetuk dia.

Hal senada disampaikan oleh Dino (25). Dia membawa anak-anaknya ke Monas untuk melihat suasana baru.

"Dekat dari rumah soalnya. Biar anak-anak enggak bosan di rumah terus," ujar Dino.

Baca juga: Pengunjung Padati Monas saat Libur Tahun Baru, Bisa Piknik Hemat Bujet

Pria dua anak itu mengaku sering berkunjung ke Monas. Meski begitu, dia tak pernah bosan.

"Ya (senang) duduk-duduk di taman, makan bareng karena istri bawakan dari rumah. Udah, nikmati aja suasananya," lanjut Dino.

Sementara itu, warga bernama Heru (45) mengaku baru pertama kali mengajak istri dan anaknya yang masih bayi ke Monas.

"Pertama kali sih piknik begini. Biasa di rumah saja, atau pulang kampung ke Cirebon. Kali ini di Jakarta saja, cobain ke Monas," kata Heru.

Ia berkenan kembali berwisata ke Monas karena suasananya menyenangkan untuk liburan.

"Nanti kapan-kapan mau lagi. Asyik juga ternyata duduk sambil bengong," kata Heru, lalu tertawa.

Baca juga: Sapa Warga di Monas Jelang Tahun Baru 2024, Heru Budi: Semoga Jakarta Makin Dicintai

Sebagai informasi, pengunjung Monumen Nasional (Monas) membludak di awal tahun 2024. Berdasarkan catatan, telah ada 11.227 pengunjung Monas hari ini, Senin (1/1/2024).

"Data hingga pukul 14.00 WIB, tercatat 11.227 orang mengunjungi kawasan Monas di hari pertama tahun 2024," kata Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas Muhammad Isa Sarnuri ketika dihubungi wartawan.

Dari 11.227 itu, 30 di antaranya merupakan wisatawan mancanegara (wisman). Sementara itu, sisanya wisatawan domestik yang terdiri dari 7.099 dewasa dan 4.098 anak-anak.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Sejumlah Calon Wali Kota Bogor Mulai Pasang Baliho, Rusli Prihatevy Mengaku Masih Santai

Sejumlah Calon Wali Kota Bogor Mulai Pasang Baliho, Rusli Prihatevy Mengaku Masih Santai

Megapolitan
Mengaku Polisi, Seorang Begal Babak Belur Diamuk Massa di Bekasi

Mengaku Polisi, Seorang Begal Babak Belur Diamuk Massa di Bekasi

Megapolitan
Beredar Foto Dahi Selebgram Meli Joker Benjol Sebelum Bunuh Diri, Polisi: Itu Disebabkan oleh Korban Sendiri

Beredar Foto Dahi Selebgram Meli Joker Benjol Sebelum Bunuh Diri, Polisi: Itu Disebabkan oleh Korban Sendiri

Megapolitan
Polisi Sebut Kekasih Selebgram yang Bunuh Diri Sambil 'Live' Tak Lakukan Kekerasan Sebelum Korban Akhiri Hidup

Polisi Sebut Kekasih Selebgram yang Bunuh Diri Sambil "Live" Tak Lakukan Kekerasan Sebelum Korban Akhiri Hidup

Megapolitan
Merantau ke Jakarta Jadi Pemilik Warung Sembako, Subaidi Sering Dianggap Punya Banyak Uang oleh Orang di Kampung

Merantau ke Jakarta Jadi Pemilik Warung Sembako, Subaidi Sering Dianggap Punya Banyak Uang oleh Orang di Kampung

Megapolitan
PDI-P Depok Sebut Supian Suri Punya Modal Popularitas dan Elektabilitas untuk Ikut Pilkada

PDI-P Depok Sebut Supian Suri Punya Modal Popularitas dan Elektabilitas untuk Ikut Pilkada

Megapolitan
Jadi Pengedar 10 Kg Sabu, Pengangguran di Bekasi Terancam 20 Tahun Penjara

Jadi Pengedar 10 Kg Sabu, Pengangguran di Bekasi Terancam 20 Tahun Penjara

Megapolitan
Atap Rumah Warga di Bogor Terbang akibat Angin Kencang, Korban Terpaksa Mengungsi

Atap Rumah Warga di Bogor Terbang akibat Angin Kencang, Korban Terpaksa Mengungsi

Megapolitan
Pengemudi Fortuner yang Mengaku Adik Jenderal Buang Pelat Palsu TNI di Lembang

Pengemudi Fortuner yang Mengaku Adik Jenderal Buang Pelat Palsu TNI di Lembang

Megapolitan
Pohon Tumbang di Persimpangan Kelapa Dua Arah Margonda Selesai Dievakuasi, Lalin Kembali Normal

Pohon Tumbang di Persimpangan Kelapa Dua Arah Margonda Selesai Dievakuasi, Lalin Kembali Normal

Megapolitan
Imbas Hujan Deras, Pohon Tumbang di 5 Titik Jalan Depok

Imbas Hujan Deras, Pohon Tumbang di 5 Titik Jalan Depok

Megapolitan
10 Tahun Jabat Wali Kota Bogor, Bima Arya Akui Masih Banyak Pekerjaan yang Belum Rampung

10 Tahun Jabat Wali Kota Bogor, Bima Arya Akui Masih Banyak Pekerjaan yang Belum Rampung

Megapolitan
“Lama di Tanah Perantauan, Masa Pulang Kampung Enggak Bawa Oleh-oleh?”

“Lama di Tanah Perantauan, Masa Pulang Kampung Enggak Bawa Oleh-oleh?”

Megapolitan
Nilai Kontrak Kerja Sama Indonesia-Jepang untuk Pembangunan MRT Fase 2A Capai Rp 4,2 Triliun

Nilai Kontrak Kerja Sama Indonesia-Jepang untuk Pembangunan MRT Fase 2A Capai Rp 4,2 Triliun

Megapolitan
Pengedar Narkoba di Bekasi Ternyata Residivis Kasus yang Sama, Pernah Dipenjara pada 2022

Pengedar Narkoba di Bekasi Ternyata Residivis Kasus yang Sama, Pernah Dipenjara pada 2022

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com