Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

"Jakarta Toys and Comics Fair 2024" Bukan Cuma Urusan Mainan

Kompas.com - 03/03/2024, 15:54 WIB
Shinta Dwi Ayu,
Irfan Maullana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pengunjung bernama Fahrul Razi (35) mengenakan kostum zombie untuk menyemarakkan perhelatan "Jakarta Toys and Comics Fair 2024".

Untuk diketahui, festival "Jakarta Toys and Comics Fair" sudah berlangsung 19 kali di Ibu Kota.

Acara tersebut bukan hanya ajang jual beli mainan dan komik. Tapi juga sebagai wadah para pegiat kostumasa atau cosplayer bertemu.

Fahrul mengunjungi pergelaran ini untuk memamerkan topeng zombie yang ia kenakan.

"Hanya ingin pamer topeng aja sih," jawabnya saat diwawancarai oleh Kompas.com, di Balai Kartini, Minggu (3/3/2024).

Topeng zombie yang Fahrul gunakan terinspirasi dari karakter Clicker dalam serial "The Last of Us".

Baca juga: Cuan Puluhan Juta Rupiah dalam Sehari di Festival Jakarta Toys and Comics Fair 2024

Clicker adalah seorang manusia. Namun, kepalanya ditumbuhi jamur cordyceps yang membuatnya berubah menjadi zombie.

Jamur crodyceps adalah jamur yang dapat menginfeksi manusia dengan kondisi imunokompromi.

Apabila jamur tersebut tumbuh di kepala, maka akan sebabkan gejala sakit kepala parah, demam, masalah penglihatan, bahkan kejang.

"Clicker adalah manusia yang kepalanya ditumbuhi jamur, jadi begini kepalanya," jelas Fahrul.

Fahrul mengaku topeng zombie ini ia pesan di seorang temannya. Dia menghabiskan dana sekitar Rp 1.500.000.

"Ini saya beli sudah lama sebenarnya, tahun 2018. Waktu itu, saya beli sekitar Rp 1.500.000 juta," ucapnya.

Baca juga: Ngaku Takut Dimarahi Orangtua, Pengunjung Jakarta Toys and Comics Fair 2024 Tetap Rogoh Jutaan Rupiah demi Gundam

Semasa mudanya, Fahrul gemar melakukan cosplay. Namun, untuk saat ini, ia hanya sesekali saja.

Terselenggaranya ajang "Jakarta Toys and Comics Fair 2024" di Balai Kartini, membuat Fahrul gembira sekaligus bernostalgia.

"Akhirnya kita ada event lagi di Balai Kartini, karena kan tempat ini sempat tutup akibat Pandemi Covid-19. Saya punya memori di tempat ini 2016," tutupnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Melawan Saat Ditangkap, Salah Satu Komplotan Pencuri Motor di Pesanggrahan Ditembak Polisi

Melawan Saat Ditangkap, Salah Satu Komplotan Pencuri Motor di Pesanggrahan Ditembak Polisi

Megapolitan
Uang Korban Dipakai 'Trading', Pelaku Dugaan Penipuan Beasiswa S3 ke Filipina Mengaku Siap Dipenjara

Uang Korban Dipakai "Trading", Pelaku Dugaan Penipuan Beasiswa S3 ke Filipina Mengaku Siap Dipenjara

Megapolitan
Siswa SMP yang Gantung Diri di Palmerah Dikenal Aktif Bersosialisasi di Lingkungan Rumah

Siswa SMP yang Gantung Diri di Palmerah Dikenal Aktif Bersosialisasi di Lingkungan Rumah

Megapolitan
Identitas 7 Jenazah Korban Kebakaran Toko Bingkai 'Saudara Frame' Berhasil Diidentifikasi

Identitas 7 Jenazah Korban Kebakaran Toko Bingkai "Saudara Frame" Berhasil Diidentifikasi

Megapolitan
Restorasi Rumah Dinas Gubernur DKI Sebesar Rp 22 Miliar Tak Hanya untuk Perbaikan, tapi Juga Penambahan Fasilitas

Restorasi Rumah Dinas Gubernur DKI Sebesar Rp 22 Miliar Tak Hanya untuk Perbaikan, tapi Juga Penambahan Fasilitas

Megapolitan
Komplotan Pencuri Motor di Pesanggrahan Ditangkap Polisi

Komplotan Pencuri Motor di Pesanggrahan Ditangkap Polisi

Megapolitan
Komisi A DPRD DKI Desak Pemprov DKI Kejar Kewajiban Pengembang di Jakarta soal Fasos Fasum

Komisi A DPRD DKI Desak Pemprov DKI Kejar Kewajiban Pengembang di Jakarta soal Fasos Fasum

Megapolitan
Sekretaris Pribadi Iriana Jokowi Ambil Formulir Calon Wali Kota Bogor Lewat PDIP, tapi Belum Mengembalikan

Sekretaris Pribadi Iriana Jokowi Ambil Formulir Calon Wali Kota Bogor Lewat PDIP, tapi Belum Mengembalikan

Megapolitan
Tak Bisa Lagi Kerja Berat Jadi Alasan Lupi Tetap Setia Menarik Sampan meski Sepi Penumpang

Tak Bisa Lagi Kerja Berat Jadi Alasan Lupi Tetap Setia Menarik Sampan meski Sepi Penumpang

Megapolitan
Teman Siswa yang Gantung Diri di Palmerah Sebut Korban Tak Suka Cerita Masalah Apa Pun

Teman Siswa yang Gantung Diri di Palmerah Sebut Korban Tak Suka Cerita Masalah Apa Pun

Megapolitan
Demo di Depan Kedubes AS, Koalisi Musisi untuk Palestina Serukan Tiga Tuntutan Sebelum Membubarkan Diri

Demo di Depan Kedubes AS, Koalisi Musisi untuk Palestina Serukan Tiga Tuntutan Sebelum Membubarkan Diri

Megapolitan
Unjuk Rasa di Patung Kuda Diwarnai Lempar Botol dan Batu, Polisi: Tak Ada yang Terluka dan Ditangkap

Unjuk Rasa di Patung Kuda Diwarnai Lempar Botol dan Batu, Polisi: Tak Ada yang Terluka dan Ditangkap

Megapolitan
Cerita Tukang Ojek Sampan Pelabuhan Sunda Kelapa, Setia Menanti Penumpang di Tengah Sepinya Wisatawan

Cerita Tukang Ojek Sampan Pelabuhan Sunda Kelapa, Setia Menanti Penumpang di Tengah Sepinya Wisatawan

Megapolitan
Pendatang Baru di Jakarta Harus Didata agar Bisa Didorong Urus Pindah Domisili

Pendatang Baru di Jakarta Harus Didata agar Bisa Didorong Urus Pindah Domisili

Megapolitan
Pelaku Dugaan Penipuan Beasiswa S3 ke Filipina Bekerja Sebagai Pengajar di Kampus Jakarta

Pelaku Dugaan Penipuan Beasiswa S3 ke Filipina Bekerja Sebagai Pengajar di Kampus Jakarta

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com