Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perampok Pecah Kaca Mobil Kuras Dompet, iPad hingga iPhone 11 Pro Max

Kompas.com - 24/04/2024, 18:32 WIB
Firda Janati,
Irfan Maullana

Tim Redaksi

BEKASI, KOMPAS.com - Neneng (52), korban perampokan modus pecah kaca mobil di Kemang Pratama, Kota Bekasi, mengalami kerugian yang ditaksir senilai Rp 30 juta.

Neneng menuturkan, perampok mengambil tasnya yang berisi sejumlah barang berharga, termasuk iPad serta iPhone 11 Pro Max.

"iPad, 11 pro max, dompet isinya kartu kredit dari tiga bank, terus ada buku tabungan, beberapa perhiasan dikit," ujar Neneng saat dikonfirmasi wartawan, dikutip Rabu (24/4/2024).

"Kerugiannya dengan kaca mungkin bisa Rp 30 juta," lanjut Neneng.

Neneng mengatakan, kerugian tersebut sudah termasuk credit card (CC) atau kartu kredit yang sudah digunakan oleh pelaku.

Baca juga: Warga Bekasi Jadi Korban Pecah Kaca Mobil Saat Sedang Makan Soto di Kemang Pratama

Tidak lama usai perampokan, pelaku menggunakan kartu kredit Neneng. Transaksinya senilai Rp 8.000.000.

"Jadi ada satu kartu kredit yang diblokirnya sudah telat, dia (pelaku) sudah pakai. Total kartu kredit yang dipakai saja sekitar Rp 8.000.000 sekian," ujarnya.

Neneng menuturkan, dari riwayat pembelanjaan yang masuk ke notifikasi ponselnya, pelaku menguras uang tunai dan berbelanja di Indomaret.

"Ada beberapa record yang ketahuan dia menggunakan PIN yang salah, nah yang ketiga dia berhasil makanya dia tarik cash terus dia belanja di Indomaret, ada juga di SPBU," ucap dia.

Menanggapi kasus itu, Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Muhammad Firdaus mengatakan bahwa pihaknya sudah mendatangi lokasi untuk proses penyelidikan.

Baca juga: Aksi Kilat Pencuri Modus Pecah Kaca, Bawa Kabur Barang Puluhan Juta, Uangnya untuk Beli Narkoba

Berdasarkan rekaman kamera CCTV, terdapat dua orang menggunakan sepeda motor yang beraksi dalam peristiwa perampokan itu.

"Kami sudah olah TKP, kemudian anggota melakukan penyelidikan. Dari CCTV di TKP terlihat dua orang (pelaku) pakai motor," ujar Firdaus.

Sebelumnya diberitakan, peristiwa perampokan terjadi saat Neneng hendak makan Soto Kwali bersama temannya usai pulang kerja sekitar pukul 18.50 WIB di Jalan Raya Kemang Pratama, Rawalumbu, Kota Bekasi, Senin (22/4/2024).

Neneng menyimpan tasnya yang berisikan iPad serta dompet. Di dalam dompet terdapat buku tabungan dan kartu kredit.

Usai makan pukul 19.45 WIB, Neneng masih sempat berbincang di depan mobil temannya yang terparkir tepat di depan mobil Fortuner miliknya sampai pukul 20.00 WIB.

"(Saat ngobrol) belum sadar, karena lagi ngobrol. Setelah berpamitan pulang, saya (mau) masuk ke mobil terus saya lihat kok ada sparkling, ternyata itu serpihan kaca," papar Neneng.

Saat dicek, kaca mobil depan sebelah kiri sudah dalam kondisi pecah. Tas yang berisikan barang berharga itu pun telat hilang.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ponsel Pria Dalam Toren di Pondok Aren Hilang, tetapi Masih Aktif

Ponsel Pria Dalam Toren di Pondok Aren Hilang, tetapi Masih Aktif

Megapolitan
Satu Pelajar Kritis Usai Terlibat Tawuran di Bekasi

Satu Pelajar Kritis Usai Terlibat Tawuran di Bekasi

Megapolitan
Sindikat Curanmor di Palmerah Bobol 4 Motor Tiap Semalam Selama Tiga Bulan

Sindikat Curanmor di Palmerah Bobol 4 Motor Tiap Semalam Selama Tiga Bulan

Megapolitan
Agenda Pemeriksaan SYL dalam Kasus Firli Besok Terhalang Jadwal Sidang

Agenda Pemeriksaan SYL dalam Kasus Firli Besok Terhalang Jadwal Sidang

Megapolitan
Jalan Terjal Ahok Maju Pilkada Jakarta 2024, Pernah Kalah Pilkada DKI 2017 dan Calon Lawan yang Kuat

Jalan Terjal Ahok Maju Pilkada Jakarta 2024, Pernah Kalah Pilkada DKI 2017 dan Calon Lawan yang Kuat

Megapolitan
Warga Koja Gerebek Pengedar Narkoba yang Lagi 'Nyabu' di Kontrakannya

Warga Koja Gerebek Pengedar Narkoba yang Lagi "Nyabu" di Kontrakannya

Megapolitan
Petugas Gabungan Tertibkan APK Bakal Calon Wali Kota Bogor

Petugas Gabungan Tertibkan APK Bakal Calon Wali Kota Bogor

Megapolitan
Satpol PP Tertibkan Puluhan Spanduk Bacawalkot di Kota Bogor

Satpol PP Tertibkan Puluhan Spanduk Bacawalkot di Kota Bogor

Megapolitan
Polisi Tangkap 3 Anggota Sindikat Pencurian Motor di Palmerah

Polisi Tangkap 3 Anggota Sindikat Pencurian Motor di Palmerah

Megapolitan
LBH Jakarta Sebut Pemberian Bintang Empat Prabowo Abaikan UU TNI

LBH Jakarta Sebut Pemberian Bintang Empat Prabowo Abaikan UU TNI

Megapolitan
Polisi Imbau Warga Bikin SIM Langsung di Satpas, Jangan Termakan Iming-iming Medsos

Polisi Imbau Warga Bikin SIM Langsung di Satpas, Jangan Termakan Iming-iming Medsos

Megapolitan
NIK 213.831 Warga Sudah Dipindahkan ke Luar Jakarta, Dukcapil: Akan Terus Bertambah

NIK 213.831 Warga Sudah Dipindahkan ke Luar Jakarta, Dukcapil: Akan Terus Bertambah

Megapolitan
Polisi Musnahkan 300 Knalpot Brong di Koja dengan Gergaji Mesin

Polisi Musnahkan 300 Knalpot Brong di Koja dengan Gergaji Mesin

Megapolitan
Polresta Bogor Luncurkan Aplikasi SiKasep, Lapor Kehilangan Tak Perlu Datang ke Kantor Polisi

Polresta Bogor Luncurkan Aplikasi SiKasep, Lapor Kehilangan Tak Perlu Datang ke Kantor Polisi

Megapolitan
Janggal dengan Kematian Anaknya di Dalam Toren, Ibu Korban: Ada Bekas Cekikan

Janggal dengan Kematian Anaknya di Dalam Toren, Ibu Korban: Ada Bekas Cekikan

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com