Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kondisi Terkini TKP Pengendara Motor Tewas Ditabrak Angkot, Lalu Lintas Berjalan Normal

Kompas.com - 10/05/2024, 16:38 WIB
Ruby Rachmadina,
Fitria Chusna Farisa

Tim Redaksi

BOGOR, KOMPAS.com- Seorang pengendara sepeda motor tewas usai ditabrak mobil angkutan kota (angkot) di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jumat (10/5/2024) pagi.

Berdasar pantauan Kompas.com di tempat kejadian perkara (TKP), bekas kecelakaan yang berada di sisi kiri Jalan Ahmad Yani kini telah ditutup menggunakan tanah.

Menurut informasi warga sekitar bernama Syafei (51), polisi sengaja menutup area jalan tersebut usai melakukan olah tempat kejadian perkara untuk menutup bekas darah korban

“Pas kecelakaan korban meninggal mengeluarkan darah, nah darahnya sama polisi ditutup pakai tanah,” ujar Syafei.

Syafei menyebut, titik tabrakan di Jalan Ahmad Yani ini memang rawan kecelakaan. Kerap kali, kecelakaan mengakibatkan korban luka-luka, bahkan meninggal dunia.

Hal ini dipicu karena tingginya kecepatan laju kendaraan pengendara yang melintas dari arah Plaza Jambu Dua menuju ke Taman Air Mancur.

Baca juga: Polisi Selidiki Kepemilikan Pelat Putih Mobil Dinas Polda Jabar yang Kecelakaan di Tol MBZ

Oleh karena Jalan Ahmad Yani cukup lebar dan satu arah, orang yang berkendara di jalan sepanjang 2,1 kilometer ini sering kali memacu kendaraannya dengan cepat.

“Pengendaranya pada ngebut, di sini (Jalan Ahmad Yani) memang sering kecelakaan, korbannya dari yang luka biasa sampai tewas juga ada,” ujar Syafei.

Saat ini, lalu lintas di area bekas kecelakaan sudah berjalan normal.

Kepala Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Kota Bogor, Iptu Susilo, mengatakan, kecelakaan terjadi pada Jumat (10/5/2024) sekitar pukul 08.00 WIB. Insiden diduga disebabkan karena sopir mengantuk atau mengalami microsleep.

"Diduga pengemudi angkot tidak hati-hati dan mengalami microsleep sehingga menabrak bagian belakang sepeda motor,” ujarnya.

Pada saat kejadian, angkot tengah melaju dari arah Plaza Jambu Dua menuju Taman Air Mancur.

Sang sopir yang diduga mengantuk seketika tidak bisa mengendalikan kendaraannya dan langsung menabrak bagian belakang sepeda motor yang dikendari seorang ibu yang membonceng anaknya.

Setelah ditabrak, pengendara sepeda motor terpental ke arah depan dan menabrak sepeda yang berada tepat di depannya.

“Sang pengendara sepeda motor terjatuh dan terpental ke arah depan dan menabrak sepeda angin yang berada di depannya,” ujarnya.

Sang pengendara sepeda motor akhirnya meninggal dunia di lokasi karena mengalami luka di kepala.

“Pengendara sepeda motor mengalami luka dibagian kepala dan meninggal di tempat kejadian perkara (TKP),” ujar Susilo.

Saat ini sopir angkot sudah dibawa oleh polisi untuk diperiksa lebih lanjut. Sementara korban yang meninggal dunia telah dilarikan ke Rumah Sakit Palang Merah Indonesia (RS PMI) Kota Bogor.

Baca juga: Polisi Selidiki Kepemilikan Pelat Putih Mobil Dinas Polda Jabar yang Kecelakaan di Tol MBZ

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Tips Memilih Sapi Kurban yang Berkualitas, Bisa Lihat dari Mulut dan Kakinya

Tips Memilih Sapi Kurban yang Berkualitas, Bisa Lihat dari Mulut dan Kakinya

Megapolitan
Bisnis Hewan Kurban, Wakil Wali Kota Jakut Beri Sapinya Ampas Tahu agar Gemuk dan Berkualitas

Bisnis Hewan Kurban, Wakil Wali Kota Jakut Beri Sapinya Ampas Tahu agar Gemuk dan Berkualitas

Megapolitan
Ketika Warga Kebon Pala Jatinegara Harus Hidup Berdamai dengan Luapan Kali Ciliwung

Ketika Warga Kebon Pala Jatinegara Harus Hidup Berdamai dengan Luapan Kali Ciliwung

Megapolitan
Kisah Endang, Jemaah Haji yang Ditinggal Wafat Istri di Bandara Jeddah

Kisah Endang, Jemaah Haji yang Ditinggal Wafat Istri di Bandara Jeddah

Megapolitan
Banjir di Kebon Pala Surut, Warga Mulai Bersihkan Sisa-sisa Lumpur

Banjir di Kebon Pala Surut, Warga Mulai Bersihkan Sisa-sisa Lumpur

Megapolitan
Wakil Wali Kota Jakut Juaini Yusuf Cari Peruntungan Dagang Hewan Kurban

Wakil Wali Kota Jakut Juaini Yusuf Cari Peruntungan Dagang Hewan Kurban

Megapolitan
Dukung JakPro Beri Pekerjaan Penghuni Kampung Susun Bayam, Anggota DPRD DKI: Warga Perlu Penghasilan

Dukung JakPro Beri Pekerjaan Penghuni Kampung Susun Bayam, Anggota DPRD DKI: Warga Perlu Penghasilan

Megapolitan
JakPro Berjanji Akan Berikan Pekerjaan untuk Warga Kampung Susun Bayam

JakPro Berjanji Akan Berikan Pekerjaan untuk Warga Kampung Susun Bayam

Megapolitan
Sejumlah Sopir Angkot Tanjung Priok Ingin Segera Gabung Jaklingko, Sudinhub Jakut: Belum Ada Kepastian

Sejumlah Sopir Angkot Tanjung Priok Ingin Segera Gabung Jaklingko, Sudinhub Jakut: Belum Ada Kepastian

Megapolitan
Terbentur Anggaran, Angkot Reguler di Jakut Belum Bisa Gabung JakLingko

Terbentur Anggaran, Angkot Reguler di Jakut Belum Bisa Gabung JakLingko

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 26 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 26 Mei 2024, dan Besok : Pagi ini Cerah Berawan

Megapolitan
Banjir Rendam Sejumlah Titik di Jakarta Imbas Luapan Kali Ciliwung

Banjir Rendam Sejumlah Titik di Jakarta Imbas Luapan Kali Ciliwung

Megapolitan
1 dari 2 Tersangka Penipuan Jual Beli Mobil Bekas Taksi 'Deka Reset' Ditangkap

1 dari 2 Tersangka Penipuan Jual Beli Mobil Bekas Taksi "Deka Reset" Ditangkap

Megapolitan
'Mayor' Terpilih Jadi Maskot Pilkada DKI Jakarta 2024

"Mayor" Terpilih Jadi Maskot Pilkada DKI Jakarta 2024

Megapolitan
Rute Transjakarta BW9 Kota Tua-PIK

Rute Transjakarta BW9 Kota Tua-PIK

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com