Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Saat Wakapolsek Kemayoran Mabuk dan Tidur di Emperan Toko...

Kompas.com - 09/08/2016, 14:29 WIB
Akhdi Martin Pratama

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakapolsek Kemayoran, Jakarta Pusat, AKP Jamal Alkatiri ditemukan tertidur di emperan sebuah toko aksesori peralatan kendaraan bermotor di kawasan Otista, Jakarta Timur, Senin (8/8/2016) sekitar pukul 09.00 WIB.

Saat itu Jamal berada dalam pengaruh alkohol alias mabuk. Ia mengenakan sweater warna biru bertulisan "Turn Back Crime", dengan celana jins biru pula, serta sepatu sandal.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono, Jamal sudah tertidur di emperan toko itu sejak malam hari.

Pada sekitar pukul 09.00 pagi itu, pemilik toko hendak membuka tokonya. Namun, pintu tidak bisa terbuka karena terhalang oleh Jamal yang tengah terlelap. Pemilik toko pun mencoba untuk membangunkan Jamal.

Namun, Jamal yang masih terpengaruh alkohol kaget dan langsung mengacungkan senjata api jenis revolver miliknya.

"Dia tidur di toko, terus dibangunin. Karena masih mabuk, dia kaget dan langsung acungkan senjata," kata Awi di Mapolda Metro Jaya, Senin kemarin.

Kejadian itu juga dibenarkan oleh warga sekitar lokasi kejadian. Pr (15) mengatakan, saat Jamal mengacungkan senjata apinya, para montir yang bekerja di sekitar tempat itu lari menyelamatkan diri.

Pr menuturkan, Jamal datang ke lokasi itu dengan mengendarai mobil. Hal yang Pr ketahui yaitu Jamal tak datang sendiri.

"Dia naik mobil, berdua sama bapak tua pakai kacamata, ubanan, kurus temannya," ujar Pr.

Karena merasa takut lantaran Jamal mengacungkan senjata api, warga lalu menghubungi petugas piket Provos Polres Jakarta Timur untuk memberitahukan kejadian tersebut. Petugas kemudian mendatangi lokasi dan membawa Jamal ke Polres Jakarta Timur.

Ia harus dipapah saat akan dibawa ke Polres Jakarta Tiimur.

"Setelah di kantor polisi, memang benar bahwa orang tersebut bernama Jamal Alkatiri, jabatan Wakapolsek Kemayoran Jakarta Pusat," ucap Awi.

Saat tahu bahwa Jamal merupakan Wakapolsek Kemayoran, Polres Jakarta Timur langsung menyerahkan Jamal ke Propam Polres Jakarta Pusat untuk menjalani pemeriksaan.

Ancaman sanksi

Awi menjelaskan, karena ulahnya itu, Jamal akan dikenakan sanksi disiplin. Menurut Awi, sanksi terberat untuk Jamal bisa berupa hukuman kurungan selama 21 hari.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Suasana Berbeda di RTH Tubagus Angke yang Dulunya Tempat Prostitusi, Terang Setelah Pohon Dipangkas

Suasana Berbeda di RTH Tubagus Angke yang Dulunya Tempat Prostitusi, Terang Setelah Pohon Dipangkas

Megapolitan
Dedie Rachim Daftar Penjaringan Cawalkot ke Partai Lain, Bentuk Bujuk Rayu PAN Cari Koalisi di Pilkada

Dedie Rachim Daftar Penjaringan Cawalkot ke Partai Lain, Bentuk Bujuk Rayu PAN Cari Koalisi di Pilkada

Megapolitan
Kemenhub Tambah CCTV di STIP usai Kasus Pemukulan Siswa Taruna hingga Tewas

Kemenhub Tambah CCTV di STIP usai Kasus Pemukulan Siswa Taruna hingga Tewas

Megapolitan
Kasus Kecelakaan HR-V Tabrak Bus Kuning UI Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Kasus Kecelakaan HR-V Tabrak Bus Kuning UI Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Megapolitan
Taruna STIP Dipukul Senior hingga Tewas, Kemenhub Bentuk Tim Investigasi

Taruna STIP Dipukul Senior hingga Tewas, Kemenhub Bentuk Tim Investigasi

Megapolitan
Dedie Rachim Ikut Penjaringan Cawalkot Bogor ke Beberapa Partai, PAN: Agar Tidak Terkesan Sombong

Dedie Rachim Ikut Penjaringan Cawalkot Bogor ke Beberapa Partai, PAN: Agar Tidak Terkesan Sombong

Megapolitan
Kebakaran Landa Ruko Tiga Lantai di Kebon Jeruk, Petugas Masih Padamkan Api

Kebakaran Landa Ruko Tiga Lantai di Kebon Jeruk, Petugas Masih Padamkan Api

Megapolitan
Kronologi Penganiayaan Taruna STIP hingga Tewas, Pukulan Fatal oleh Senior dan Pertolongan yang Keliru

Kronologi Penganiayaan Taruna STIP hingga Tewas, Pukulan Fatal oleh Senior dan Pertolongan yang Keliru

Megapolitan
Dijenguk Adik di RSJ Bogor, Pengemis Rosmini Disebut Tenang dan Tak Banyak Bicara

Dijenguk Adik di RSJ Bogor, Pengemis Rosmini Disebut Tenang dan Tak Banyak Bicara

Megapolitan
Senior yang Aniaya Taruna STIP Panik saat Korban Tumbang, Polisi: Dia Berusaha Bantu, tapi Fatal

Senior yang Aniaya Taruna STIP Panik saat Korban Tumbang, Polisi: Dia Berusaha Bantu, tapi Fatal

Megapolitan
Pengemis yang Suka Marah-marah Dijenguk Adiknya di RSJ, Disebut Tenang saat Mengobrol

Pengemis yang Suka Marah-marah Dijenguk Adiknya di RSJ, Disebut Tenang saat Mengobrol

Megapolitan
BOY STORY Bawakan Lagu 'Dekat di Hati' Milik RAN dan Joget Pargoy

BOY STORY Bawakan Lagu "Dekat di Hati" Milik RAN dan Joget Pargoy

Megapolitan
Lepas Rindu 'My Day', DAY6 Bawakan 10 Lagu di Saranghaeyo Indonesia 2024

Lepas Rindu "My Day", DAY6 Bawakan 10 Lagu di Saranghaeyo Indonesia 2024

Megapolitan
Jelang Pilkada 2024, 8 Nama Daftar Jadi Calon Wali Kota Bogor Melalui PKB

Jelang Pilkada 2024, 8 Nama Daftar Jadi Calon Wali Kota Bogor Melalui PKB

Megapolitan
Satpol PP Minta Pihak Keluarga Jemput dan Rawat Ibu Pengemis Viral Usai Dirawat di RSJ

Satpol PP Minta Pihak Keluarga Jemput dan Rawat Ibu Pengemis Viral Usai Dirawat di RSJ

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com