Jumat, 18 April 2014

News / Megapolitan

Pembangunan MRT, Kendaraan "Stuck" di Jalan Fatmawati

Senin, 7 Oktober 2013 | 09:28 WIB
KOMPAS.COM/SONYA SUSWANTI Pelebaran jalan Fatmawati sebagai langkah pembangunan awal Mass Rapid Transit menimbulkan beberapa kendala awal. Seperti kemacetan yang lebih meningkat karena pembangunan jalan dan ternyata juga menyebabkan pedestrian kehilangan tempat jalannya, Fatmawati, Jakarta Selatan, Jumat (4/10/2013)

JAKARTA, KOMPAS.com 
— Dimulainya pembangunan megaproyek mass rapid transit (MRT) koridor Lebak Bulus-Kota menimbulkan kemacetan parah di ruas Jalan RS Fatmawati. Petugas kepolisian pun memberlakukan sistem contra flow atau arus berlawanan karena arus kendaraan yang stuck, tidak bergerak sama sekali.

Pemantauan Tribunnews, kemacetan mulai terjadi selepas pertigaan D Best. Kemacetan antara lain terjadi karena separuh badan jalan digunakan untuk parkir alat berat dan pengaspalan.

Sistem arus berlawanan mulai diberlakukan oleh petugas kepolisian tepat di depan Pasar Cipete Utara. Kendaraan yang hendak menuju Blok M diarahkan oleh polisi untuk masuk ke jalur yang berlawanan.

Alhasil, arus kendaraan yang datang dari Blok M menuju Fatmawati tersendat dan ekornya berada di kawasan Darmawangsa X.

Jalanan yang rusak terkelupas karena untuk persiapan pengaspalan dan pelebaran jalan juga membahayakan pengendara sepeda motor. Tidak jarang dari mereka terpeleset saat melintas. Kerikil-kerikil kecil ditambah pasir dan debu yang beterbangan pun cukup membuat pedih mata para pengendara sepeda motor.

Di sepanjang ruas Jalan Fatmawati Raya terlihat banyak petugas kepolisian. Mereka sibuk mengatur arus lalu lintas yang terlihat terus bertambah padat.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Editor : Ana Shofiana Syatiri
Sumber: Tribun Jakarta