Polda Metro Akan Hentikan Kasus Sitok Srengenge - Kompas.com

Polda Metro Akan Hentikan Kasus Sitok Srengenge

Kompas.com - 08/09/2014, 21:56 WIB
ADHY KELANA Sastrawan, Sitok Srengenge, usai diperiksa sebagai saksi di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (5/3/2014). Sitok diperiksa selama 10 jam sebagai saksi terkait kasus perbuatan tidak menyenangkan yang dilaporkan oleh seorang mahasiswi Universitas Indonesia (UI) berinisial RW. WARTA KOTA/ADHY KELANA
JAKARTA, KOMPAS.com — Penyidik Polda Metro Jaya akan menghentikan kasus dugaan perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan sastrawan Sitok Srengenge terhadap seorang mahasiswi Universitas Indonesia (UI), RW. RW melaporkan Sitok ke polisi dengan tuduhan tidak bertanggung jawab atas hubungan mereka hingga RW hamil.

"Kami akan SP-3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) karena harus ada kepastian hukum," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Heru Pranoto di Jakarta, Senin (8/9/2014). [Baca: Sitok Srengenge Batal Dipertemukan dengan Mahasiswi yang Melaporkannya]

Guna menerbitkan SP-3, Heru menuturkan, penyidik kepolisian akan melakukan gelar perkara dengan menghadirkan kejaksaan, pengacara pelapor, dan terlapor.

Heru mengatakan, penyidik kesulitan dalam mencari alat bukti atas tuduhan korban RW terhadap Sitok.

Heru mengungkapkan hubungan intim yang dilakukan Sitok dengan RW terjadi berkali-kali sehingga tuduhan perkaranya lemah.

"Mengapa korban melaporkan setelah hamil dan kejadian pemerkosaannya bisa berulang kali," ujar Heru seraya menambahkan tuduhan RW terhadap Sitok tidak memenuhi unsur pidana.

Proses penyelidikan terhadap Sitok hampir berlangsung setahun, tetapi polisi belum juga meningkatkan status terlapor sebagai tersangka.

Sebelumnya, seorang mahasiswi, RW, didampingi pengacara Iwan Pangka, melaporkan Sitok ke Polda Metro Jaya pada 29 November 2013.

Berdasarkan laporan polisi Nomor: LP/4245/XI/2013/PMJ/Ditreskrimum, korban melaporkan Sitok dengan jeratan Pasal 355 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan.

EditorDesy Afrianti
SumberAntara
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM