Ini Buka-bukaan Sunny soal Perannya pada Raperda Reklamasi - Kompas.com

Ini Buka-bukaan Sunny soal Perannya pada Raperda Reklamasi

Jessi Carina
Kompas.com - 11/04/2016, 17:00 WIB
Kompas.com/Kurnia Sari Aziza Rekan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Sunny Tanuwidjaja saat diwawancara wartawan, di Balai Kota, Senin (11/4/2016). Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebelumnya mengajukan permohonan pencegahan Sunny ke luar negeri kepada Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM. Hal ini terkait dengan penyidikan KPK mengenai kasus dugaan suap anggota DPRD DKI Jakarta dalam pembahasan revisi peraturan daerah (Perda) tentang reklamasi pantai utara Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com — Staf Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Sunny Tanuwidjaja, menjelaskan hubungannya dengan pengembang terkait dengan raperda reklamasi.

Menurut dia, kelompok pengembang yang dia sebut paguyuban selalu berinteraksi dengan tim Bappeda dan dia terkait raperda itu.

"Kan selalu ada perbedaan pandangan. Mereka kan juga ingin menyampaikan perbedaan pandangan dari sisi mereka itu seperti apa pandangannya."

"Kadang langsung ke Pak Gubernur, kadang langsung ke saya. Interaksinya dengan saya dari situ sebenarnya," ujar Sunny di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (11/4/2016).

Sunny mengatakan, pengembang berkomunikasi dengannya ketika membahas raperda. Sebab, Ahok memiliki keterbatasan waktu untuk mencerna semua isi raperda itu.

Akan lebih efisien jika keluhan terkait raperda dijelaskan kepadanya untuk disampaikan kembali kepada Ahok.

"Mereka kan enggak tahu Pak Gubernur tidak memperhatikan detail teknis-teknis raperda-nya itu," ujar Sunny.

Meski mengaku sering jadi penghubung antara pengembang dan Ahok, Sunny membantah menjadi penghubung pengembang dengan Sanusi atau DPRD DKI.

Sebab, pada umumnya, anggota DPRD DKI juga mengenal pengusaha pengembang. Dia sendiri tidak heran jika ada interaksi antara pengembang dan DPRD DKI terkait raperda itu.

Dia bahkan menilai hal itu merupakan hal wajar seperti yang dia lakukan ketika menjadi penghubung antara pengusaha dan Ahok.

"Tetapi, kan secara logika saja, kalau memang ada perda yang kepentingannya mencabut pengusaha, menurut Anda pengusaha bakal lobi ke DPRD enggak? Bicara enggak sama mereka? Komunikasi enggak sama mereka? Pasti ya wajar, persoalan-persoalan lain saya enggak tahu. Tanya mereka," ujar Sunny.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisJessi Carina
EditorAna Shofiana Syatiri
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM