Sandiaga: Saya Tak Tanggapi soal Hukum, Saya Minta Pak Basuki Tabah - Kompas.com

Sandiaga: Saya Tak Tanggapi soal Hukum, Saya Minta Pak Basuki Tabah

Kahfi Dirga Cahya
Kompas.com - 20/04/2017, 20:11 WIB
KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Anies Baswedan-Sandiaga Uno memberi sambutan di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta Selatan, Rabu (19/4/2017). Quick count lembaga survei untuk putaran kedua Pilkada DKI Jakarta mengunggulkan pasangan ini atas Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, tak mau spesifik menanggapi soal tuntutan dari jaksa penuntut umum (JPU) terkait kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

"Saya tak tanggapi soal hukum, saya minta Pak Basuki tabah menghadapi cobaan dan situasi ini," kata Sandiaga di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (20/4/2017).

Sandiaga berharap masyarakat, termasuk Ahok, bisa mengambil hikmah dan pelajaran atas situasi saat ini. Namun dia tak menyebutkan apa di balik hikmah tersebut.

Baca: Dituntut 1 Tahun Penjara dengan Masa Percobaan, Ahok Tak Perlu Ditahan

Jaksa menuntut Ahok dengan hukuman pidana 1 tahun penjara dengan masa percobaan 2 tahun.

Tuntutan dibacakan dalam sidang ke-20 yang digelar Pengadilan Negeri Jakarta Utara di auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Kamis (20/4/2017).

"Perbuatan saudara secara sah dan meyakinkan telah memenuhi unsur 156 KUHP, oleh karena itu terdakwa harus dijatuhi pidana 1 tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun," kata JPU Ali Mukartono di hadapan majelis hakim, Kamis siang.

Baca: Jaksa: Kegaduhan karena Unggahan Buni Yani dan Ahok Ikut Pilkada

Baca juga: Apa Kata Ahok Usai Dituntut 1 Tahun Penjara?

Kompas TV Jaksa Bacakan Tuntutan Untuk Ahok

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisKahfi Dirga Cahya
EditorDian Maharani
Komentar

Close Ads X