Petugas Ajarkan Pengunjung Kalijodo Cara Gunakan "Gate Parking" - Kompas.com

Petugas Ajarkan Pengunjung Kalijodo Cara Gunakan "Gate Parking"

Sherly Puspita
Kompas.com - 08/05/2017, 17:23 WIB
Kompas.com/Sherly Puspita Petugas menjelaskan kepada pengunjung RPTRA Kalijodo cara mengoperasikan gate parking yang baru dioperasi di tempat itu hari ini, Senin (8/5/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah pengunjung RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) Kalijodo terlihat kebingungan saat menggunakan gate parking pada hari pertama sistem perparkiran itu dioperasikan, Senin (8/5/2017).

Baca juga: Dishub DKI Mulai Terapkan Sistem Gate Parking di RPTRA Kalijodo

Untuk mengantisipasi timbulnya antrean panjang di depan palang pintu masuk RPTRA, petugas dari Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta dan Unit Pengelola (UP) Perparkiran DKI Jakarta berjaga di depan gate parking guna membantu  pengunjung dalam menggunakan palang pintu parkir otomatis tersebut.

"Pencet yang ini (tombol masuk), Pak. Lalu ambil kertas parkirnya," kata seorang petugas dari Dinas Perhubungan dan Transportasi di RPTAR itu, Senin.

Selain merasa bingung mengenai cara pengoperasian tombol gate parking, para pengunjung juga bingung ketika hendak memilih jalur masuk. Hal itu karena ukuran dua jalur pintu masuk untuk mobil dan motor sama besarnya.

"Saya masuk jalur yang mana ini Pak?" kata salah satu pengunjung yang datang pada sekitar pukul 16.00 WIB dengan mengendarai sepeda motor.

Petugas menjelaskan bahwa jalur untuk mobil dan motor tidak dibedakan.

"Masuk ke mana aja Bu, ini sama aja kok," jelas petugas yang berjaga.

Dari pantauan Kompas.com, tak ada masalah serius yang terjadi dalam pengoperasian "gate parking" itu. Sistem itu diterapkan untuk menggantikan mesin terminal parkir elektronik (TPE) karena dinilai tidak efektif dan malah memunculkan juru parkir liar di kawasan itu.

Kompas TV Isu maraknya parkir liar di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak Kalijodo, Jakarta Utara, ditanggapi dengan cepat oleh Pemprov DKI Jakarta.

PenulisSherly Puspita
EditorEgidius Patnistik
Komentar