Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Permintaan Warga ke Ahok, dari Ucapan Nikah hingga Nama Anak

Kompas.com - 03/10/2017, 10:58 WIB
Nursita Sari

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak permintaan unik dan lucu dari masyarakat yang memesan edisi khusus buku "Ahok di Mata Mereka". Salah seorang staf mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Imadya, bercerita, banyak warga meminta Ahok menulis ucapan pernikahan untuk mereka.

Saat memesan buku "Ahok di Mata Mereka", warga memang bisa mendapatkan bonus berupa tanda tangan dan pesan yang ditulis langsung oleh Ahok.

"Banyak juga yang minta ucapan nikah padahal nikahnya masih tahun depan," kata Imadya saat dihubungi Kompas.com, Selasa (3/10/2017).

Tak hanya itu, ada pula warga yang membelikan buku edisi khusus tersebut untuk anaknya. Padahal, anaknya masih bayi berusia beberapa bulan.

"Katanya buat nanti anaknya kalau udah gede, udah bisa baca. Ada yang minta dikasih nama anaknya, padahal anaknya juga belum lahir," kata Imadya.

Baca juga: Saat Seorang Anak Buat Komik Ahok Vs Money Monsters

Selain menulis pesan dalam buku tersebut, Ahok juga seringkali menerima surat dan membalasnya satu per satu. Saat ada surat yang menurutnya menarik, Ahok akan memberi tahu stafnya untuk disimpan.

Staf Ahok juga beberapa kali mengunggah isi surat atau pesan Ahok yang menarik ke akun Instagram Ahok. Salah satunya seperti surat berisi komik dari seorang anak bernama Jolynn Louisa.

Komik berjudul "Super Hero Oom Ahok" itu diunggah melalui Instagram Stories @basukibtp yang dikelola @timbtp pada Senin (2/10/2017) sore.

"Kalau kami cek ada yang menarik-menarik kayak kemarin, ya kami upload. Kalau ke Mako, Bapak info ini ada surat yang bagus, yang bisa buat disimpan aja," ucap Imadya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Polisi Dalami Dugaan Perempuan Dalam Koper di Bekasi Tewas karena Dibunuh

Polisi Dalami Dugaan Perempuan Dalam Koper di Bekasi Tewas karena Dibunuh

Megapolitan
Bursa Pilkada DKI 2024, Golkar: Ridwan Kamil Sudah Diplot buat Jabar

Bursa Pilkada DKI 2024, Golkar: Ridwan Kamil Sudah Diplot buat Jabar

Megapolitan
Prioritaskan Kader Internal, Golkar Belum Jaring Nama-nama untuk Cagub DKI

Prioritaskan Kader Internal, Golkar Belum Jaring Nama-nama untuk Cagub DKI

Megapolitan
Korban Kebakaran di Depok Ditemukan Terkapar di Atas Meja Kompor

Korban Kebakaran di Depok Ditemukan Terkapar di Atas Meja Kompor

Megapolitan
Kebakaran Agen Gas dan Air di Cinere Depok, Diduga akibat Kebocoran Selang Tabung Elpiji

Kebakaran Agen Gas dan Air di Cinere Depok, Diduga akibat Kebocoran Selang Tabung Elpiji

Megapolitan
Polisi Temukan Orangtua Mayat Bayi yang Terbungkus Plastik di Tanah Abang

Polisi Temukan Orangtua Mayat Bayi yang Terbungkus Plastik di Tanah Abang

Megapolitan
PJLP Temukan Mayat Bayi Terbungkus Plastik Saat Bersihkan Sampah di KBB Tanah Abang

PJLP Temukan Mayat Bayi Terbungkus Plastik Saat Bersihkan Sampah di KBB Tanah Abang

Megapolitan
Terdengar Ledakan Saat Agen Gas dan Air di Cinere Kebakaran

Terdengar Ledakan Saat Agen Gas dan Air di Cinere Kebakaran

Megapolitan
Perbaikan Pintu Bendung Katulampa yang Jebol Diperkirakan Selesai Satu Pekan

Perbaikan Pintu Bendung Katulampa yang Jebol Diperkirakan Selesai Satu Pekan

Megapolitan
Dituduh Punya Senjata Api Ilegal, Warga Sumut Melapor ke Komnas HAM

Dituduh Punya Senjata Api Ilegal, Warga Sumut Melapor ke Komnas HAM

Megapolitan
Pemprov DKI Bakal Gratiskan Biaya Ubah Domisili Kendaraan Warga Terdampak Penonaktifan NIK

Pemprov DKI Bakal Gratiskan Biaya Ubah Domisili Kendaraan Warga Terdampak Penonaktifan NIK

Megapolitan
Amarah Pembunuh Wanita di Pulau Pari, Cekik Korban hingga Tewas karena Kesal Diminta Biaya Tambahan 'Open BO'

Amarah Pembunuh Wanita di Pulau Pari, Cekik Korban hingga Tewas karena Kesal Diminta Biaya Tambahan "Open BO"

Megapolitan
Akses Jalan Jembatan Bendung Katulampa Akan Ditutup Selama Perbaikan

Akses Jalan Jembatan Bendung Katulampa Akan Ditutup Selama Perbaikan

Megapolitan
Tidak Kunjung Laku, Rubicon Mario Dandy Bakal Dilelang Ulang dengan Harga Lebih Murah

Tidak Kunjung Laku, Rubicon Mario Dandy Bakal Dilelang Ulang dengan Harga Lebih Murah

Megapolitan
Pemprov DKI Disarankan Gunakan Wisma Atlet buat Tampung Warga Eks Kampung Bayam

Pemprov DKI Disarankan Gunakan Wisma Atlet buat Tampung Warga Eks Kampung Bayam

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com