Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

8 Titik di Tangsel Terendam Banjir Imbas Hujan Deras, Ketinggian Air hingga 1 Meter

Kompas.com - 18/03/2022, 05:26 WIB
Annisa Ramadani Siregar,
Nursita Sari

Tim Redaksi

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Hujan deras yang mengguyur Kota Tangerang Selatan sejak Kamis (17/3/2022) siang hingga sore hari menyebabkan terjadinya banjir di beberapa titik wilayah di Tangsel.

Ketinggian air bervariasi mulai dari 30 sentimeter hingga 1 meter.

"Dari data yang saya peroleh di lapangan ini ada delapan titik. Di jalan utama Bintaro Arcade Sektor 9, Kampung Bulak, Pondok Kacang Timur, Jurangmangu Barat, Kayu Gede, Pakujaya, Jurangmangu Permai, Jurangmangu Barat, Kelurahan Pondok Kacang Timur, Perumahan Bintaro Galeri, Pondok Maharta," ujar Kepala BPBD Tangsel Uci Sanusi kepada wartawan, Kamis malam.

"Air mulai naik itu sekitar pukul 13.51 WIB. Berbeda-beda (ketinggian). Kayak tadi pertama kisaran 30 cm. Yang terdalam di Kampung Bulak itu 100 sentimeteran. Yang lain variasi," lanjutnya.

Baca juga: Pintu Air Ciledug Siaga 1, BPBD Kota Tangerang Bersiap Evakuasi Warga jika Banjir

BPBD Tangsel sudah mengerahkan timnya ke beberapa titik lokasi, terutama ke wilayah Kampung Bulak karena ketinggian banjir mencapai 1 meter.

"Tim kami sudah di lokasi. Untuk Kampung Bulak karena ketinggian dan kedalamannya memang saat ini udah mencapai 100 cm. Akan kami koordinasi dengan RT/RW ketika mereka tidak bisa mengolah masak di tempat akan kami drop makanan siap santap," jelasnya.

Uci menyebutkan, ketinggian air hingga 1 meter terjadi sejak pukul 15.00 WIB.

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Ringan Siang hingga Sore, Bodebek Hujan Petir

Uci mengaku belum mengetahui total warga yang terdampak banjir di wilayah Tangsel. Khusus di Kampung Bulak, kata dia, ada sekitar 65 KK yang terdampak banjir.

"Saat ini belum dapat info lagi. Kami belum terdata, tapi untuk Kampung Bulak ada 65-an KK," tutur Uci.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Satpol PP Minta Pihak Keluarga Jemput dan Rawat Ibu Pengemis Viral Usai Dirawat di RSJ

Satpol PP Minta Pihak Keluarga Jemput dan Rawat Ibu Pengemis Viral Usai Dirawat di RSJ

Megapolitan
Mulai Hari Ini, KPU DKI Jakarta Buka Pendaftaran Cagub Independen

Mulai Hari Ini, KPU DKI Jakarta Buka Pendaftaran Cagub Independen

Megapolitan
Kala Senioritas dan Arogansi Hilangkan Nyawa Taruna STIP...

Kala Senioritas dan Arogansi Hilangkan Nyawa Taruna STIP...

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Kebengisan Pembunuh Wanita Dalam Koper | Kronologi Meninggalnya Siswa STIP yang Dianiaya Senior

[POPULER JABODETABEK] Kebengisan Pembunuh Wanita Dalam Koper | Kronologi Meninggalnya Siswa STIP yang Dianiaya Senior

Megapolitan
Daftar 73 SD/MI Gratis di Tangerang dan Cara Daftarnya

Daftar 73 SD/MI Gratis di Tangerang dan Cara Daftarnya

Megapolitan
Taruna STIP Tewas Dianiaya, Polisi Ungkap Pemukulan Senior ke Junior Jadi Tradisi 'Penindakan'

Taruna STIP Tewas Dianiaya, Polisi Ungkap Pemukulan Senior ke Junior Jadi Tradisi "Penindakan"

Megapolitan
Empat Taruna STIP yang Diduga Saksikan Pelaku Aniaya Junior Tak Ikut Ditetapkan Tersangka

Empat Taruna STIP yang Diduga Saksikan Pelaku Aniaya Junior Tak Ikut Ditetapkan Tersangka

Megapolitan
Motif Pelaku Aniaya Taruna STIP hingga Tewas: Senioritas dan Arogansi

Motif Pelaku Aniaya Taruna STIP hingga Tewas: Senioritas dan Arogansi

Megapolitan
Penyebab Utama Tewasnya Taruna STIP Bukan Pemukulan, tapi Ditutup Jalur Pernapasannya oleh Pelaku

Penyebab Utama Tewasnya Taruna STIP Bukan Pemukulan, tapi Ditutup Jalur Pernapasannya oleh Pelaku

Megapolitan
Polisi Tetapkan Tersangka Tunggal dalam Kasus Tewasnya Taruna STIP Jakarta

Polisi Tetapkan Tersangka Tunggal dalam Kasus Tewasnya Taruna STIP Jakarta

Megapolitan
Hasil Otopsi Taruna STIP yang Tewas Dianiaya Senior: Memar di Mulut, Dada, hingga Paru

Hasil Otopsi Taruna STIP yang Tewas Dianiaya Senior: Memar di Mulut, Dada, hingga Paru

Megapolitan
Akhir Penantian Ibu Pengemis yang Paksa Orang Sedekah, Dua Adiknya Datang Menjenguk ke RSJ

Akhir Penantian Ibu Pengemis yang Paksa Orang Sedekah, Dua Adiknya Datang Menjenguk ke RSJ

Megapolitan
Polisi Sebut Ahmad dan RM Semula Rekan Kerja, Jalin Hubungan Asmara sejak Akhir 2023

Polisi Sebut Ahmad dan RM Semula Rekan Kerja, Jalin Hubungan Asmara sejak Akhir 2023

Megapolitan
Praktik Prostitusi di RTH Tubagus Angke Dinilai Bukan PR Pemprov DKI Saja, tapi Juga Warga

Praktik Prostitusi di RTH Tubagus Angke Dinilai Bukan PR Pemprov DKI Saja, tapi Juga Warga

Megapolitan
Keluarga Harap Tak Ada Intervensi dalam Pengusutan Kasus Mahasiswa STIP yang Tewas Dianiaya Senior

Keluarga Harap Tak Ada Intervensi dalam Pengusutan Kasus Mahasiswa STIP yang Tewas Dianiaya Senior

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com