Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Aksi Brutal OTK di Kemayoran, Kejar Pasutri lalu Tembaki Warga

Kompas.com - 18/06/2024, 07:37 WIB
Muhammad Isa Bustomi

Editor

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi brutal dilakukan oleh gerombolan orang tak dikenal (OTK) di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat pada Jumat (14/6/2024) subuh.

Gerombolan itu konvoi menggunakan sepeda motor sambil membawa senjata tajam (sajam) bahkan airsoft gun.

Kejar pasangan suami istri

Kasie Humas Polsek Kemayoran Bripka Ricky Sihite mengatakan, aksi itu terjadi sekitar pukul 03.35 WIB.

Baca juga: OTK Konvoi di Kemayoran, Tembak Warga Pakai Airsoft Gun

Gerombolan itu seketika mengejar pasangan suami istri (pasutri) yang menggunakan sepeda motor.

Pasutri yang dikejar ini pun meminta bantuan ke seorang petugas keamanan lingkungan yang sedang berjaga di pos.

"Lalu, korban bersama saksi pertama menghalau dan mengusir rombongan tersebut," ujar Ricky saat dihubungi, Senin (17/6/2024).

Para gerombolan kemudian dilempar bangku oleh petugas keamanan itu. Tujuannya agar mereka bubar agar tidak mengganggu ketertiban.

"Untuk tidak mengganggu ketertiban," kata Ricky.

Baca juga: Usai Ayahnya Dibunuh, Anak Peternak Kambing di Deli Serdang Diserang dengan Rantai dan Airsoft Gun

Tembaki warga

Namun, gerombolan itu justru balik menyerang. Mereka menembaki warga dengan airsoft gun sebanyak empat kali.

"Salah satu dari rombongan tersebut ada yang membawa senjata airsoft gun turun dari sepeda motor dan menembak," kata Ricky.

Tembakan yang dilakukan salah satu dari gerombolan itu mengenai lengan kiri petugas keamanan.

Pada saat itu, korban langsung dibawa ke Puskesmas Sumur Batu untuk mendapatkan pengobatan.

Baca juga: 4 Kali Tembaki Warga Pakai Airsoft Gun, 3 Pemuda di Surabaya Bidik Korban dari Mobil

"Korban mengalami luka berdarah di bagian lengan kiri," kata Ricky.

Polisi memastikan, kondisi korban sudah membaik dan telah melaporkan kejadian yang dialaminya.

Sementara itu, polisi masih melakukan pencarian terhadap para pelaku.

"Kita sudah mengantongi yang diduga pelaku dan masih dalam pengejaran," kata Ricky.

(Reporter : Shela Octavia | Editor : Fabian Januarius Kuwado)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Polisi Deteksi 3 Pelaku Lain di Balik Akun Facebook Icha Shakila, Dalang Kasus Ibu Cabuli Anak

Polisi Deteksi 3 Pelaku Lain di Balik Akun Facebook Icha Shakila, Dalang Kasus Ibu Cabuli Anak

Megapolitan
Rombongan 3 Mobil Tak Bayar Usai Makan di Depok, Pemilik Restoran Rugi Rp 829.000

Rombongan 3 Mobil Tak Bayar Usai Makan di Depok, Pemilik Restoran Rugi Rp 829.000

Megapolitan
Kapolri Rombak Perwira di Polda Metro, Salah Satunya Posisi Wakapolda

Kapolri Rombak Perwira di Polda Metro, Salah Satunya Posisi Wakapolda

Megapolitan
Modus Preman Palak Bus Wisata di Gambir: Mengadang di Pintu Stasiun, Janjikan Lahan Parkir

Modus Preman Palak Bus Wisata di Gambir: Mengadang di Pintu Stasiun, Janjikan Lahan Parkir

Megapolitan
Kapolda Metro: Judi 'Online' Cuma Untungkan Bandar, Pemain Dibuat Rugi

Kapolda Metro: Judi "Online" Cuma Untungkan Bandar, Pemain Dibuat Rugi

Megapolitan
Bocah Tewas Terjatuh dari Lantai 8 Rusunawa Cakung, Polisi: Jendela untuk Bersandar Tidak Kokoh

Bocah Tewas Terjatuh dari Lantai 8 Rusunawa Cakung, Polisi: Jendela untuk Bersandar Tidak Kokoh

Megapolitan
Sejak 2023, 7 Selebgram Bogor Ditangkap karena Promosi Situs Judi 'Online'

Sejak 2023, 7 Selebgram Bogor Ditangkap karena Promosi Situs Judi "Online"

Megapolitan
Momen Haru Risma Peluk Pelajar di Tanimbar yang Bipolar dan Dibesarkan Orangtua Tunggal

Momen Haru Risma Peluk Pelajar di Tanimbar yang Bipolar dan Dibesarkan Orangtua Tunggal

Megapolitan
Kapolda Metro Perintahkan Kapolres-Kapolsek Razia Ponsel Anggota untuk Cegah Judi “Online”

Kapolda Metro Perintahkan Kapolres-Kapolsek Razia Ponsel Anggota untuk Cegah Judi “Online”

Megapolitan
Bocah yang Jatuh dari Lantai 8 Rusunawa di Cakung Ternyata Ditinggal Orangtunya Bekerja

Bocah yang Jatuh dari Lantai 8 Rusunawa di Cakung Ternyata Ditinggal Orangtunya Bekerja

Megapolitan
Bawaslu DKI Mengaku Kekurangan Personel Jelang Pilkada 2024

Bawaslu DKI Mengaku Kekurangan Personel Jelang Pilkada 2024

Megapolitan
Polisi Bakal Mediasi Kasus Ojol yang Tendang Motor Warga di Depok

Polisi Bakal Mediasi Kasus Ojol yang Tendang Motor Warga di Depok

Megapolitan
Polda Metro Buka Peluang Kembali Periksa Firli Bahuri di Kasus Dugaan Pemerasan SYL

Polda Metro Buka Peluang Kembali Periksa Firli Bahuri di Kasus Dugaan Pemerasan SYL

Megapolitan
 Selebgram Bogor Ditangkap karena Promosikan Judi Online, Polisi : Baru Terima Gaji Rp 3 juta

Selebgram Bogor Ditangkap karena Promosikan Judi Online, Polisi : Baru Terima Gaji Rp 3 juta

Megapolitan
SYL Klaim Beri Rp 1,3 Miliar ke Firli Bahuri, Kapolda Metro: Menarik, Akan Kami Cek

SYL Klaim Beri Rp 1,3 Miliar ke Firli Bahuri, Kapolda Metro: Menarik, Akan Kami Cek

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com