Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Yusril Tak Akan Beri Syarat untuk Partai yang Melamarnya Jadi Cagub

Kompas.com - 19/03/2016, 17:48 WIB
Kahfi Dirga Cahya

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Bakal calon gubernur DKI Jakarta, Yusril Ihza Mahendra, mengungkapkan dirinya tak akan memberikan syarat jika ada partai yang ingin melamar dirinya sebagai calon gubernur (cagub).

"Jangan pula saya ngomong, 'ini syarat-syarat partai kalau melamar gua'. Itu gak ada ke sana," kata Yusril usai bertemu DPD Gerindra DKI Jakarta di Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (19/3/2016).

Menurut Yusril, ada orang yang sempat memberikan syarat kepada partai politik yang ingin melamar orang itu sebagai cagub. Namun Yusril mengaku tak akan melakukan hal demikian.

"Ada yang ngomong gitu. Tapi sama saya gak mungkinlah," ungkap Yusril.

Jika ia memberikan syarat, artinya dia mendikte partai. Padahal, ia nanti akan patuh dan tunduk dengan mekanisme partai.

"Mudah-mudahan nanti masuk namanya sebagai salah satu yang diajukan DPD ke DPP Gerindra," kata Yusril.

Dalam waktu dekat ini Yusril akan segera mendaftarkan diri untuk ikut penjaringan calon gubernur DKI Jakarta dari Gerindra. Kepastian ini didapat setelah Yusril bertemu dengan DPD Gerindra DKI Jakarta hari ini. (Baca: Yusril Segera Daftar Penjaringan Cagub Gerindra.)

Gerindra sendiri hanya memiliki 15 kursi di DPRD DKI Jakarta. Itu artinya, Gerindra harus berkoalisi dengan partai lain sehingga mendapat 22 kursi agar bisa mengusung pasangan calon  pada Pilkada DKI 2017.

Jika nanti mendukung Yusril, Gerindra harus memastikan bahwa partai koalisinya juga mendukung Yusril sebagai calon gubernur. (Baca: Yusril Akan Pertanyakan Kepastian Dukungan Golkar Saat Bertemu Aburizal Bakrie.)

Kompas TV Yusril Temui Adhyaksa


Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Pengamat : Ahok Punya Kelebihan Buat Maju Pilkada DKI 2024

Pengamat : Ahok Punya Kelebihan Buat Maju Pilkada DKI 2024

Megapolitan
Pohon Tumbang Timpa Seorang Pengunjung Tebet Eco Park, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Pohon Tumbang Timpa Seorang Pengunjung Tebet Eco Park, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Megapolitan
Kecelakaan Tewaskan Pengendara Motor di Basura Jaktim, Polisi Masih Selidiki

Kecelakaan Tewaskan Pengendara Motor di Basura Jaktim, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
3 ASN Pemkot Ternate Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Narkoba di Jakarta

3 ASN Pemkot Ternate Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Narkoba di Jakarta

Megapolitan
Kronologi Mobil Tabrakan dengan Pikap dan Motor di Depok, Pengemudi Hilang Kendali

Kronologi Mobil Tabrakan dengan Pikap dan Motor di Depok, Pengemudi Hilang Kendali

Megapolitan
Tembak Kaki Pembunuh Imam Mushala, Polisi: Ada Indikasi Melarikan Diri

Tembak Kaki Pembunuh Imam Mushala, Polisi: Ada Indikasi Melarikan Diri

Megapolitan
Toyota Yaris Tabrak Mobil Pikap dan Motor di Depok, 5 Orang Luka-luka

Toyota Yaris Tabrak Mobil Pikap dan Motor di Depok, 5 Orang Luka-luka

Megapolitan
Demi Kelabui Polisi, Galang Cukur Kumis dan Potong Rambut Usai Bunuh Imam Mushala di Kebon Jeruk

Demi Kelabui Polisi, Galang Cukur Kumis dan Potong Rambut Usai Bunuh Imam Mushala di Kebon Jeruk

Megapolitan
Ditusuk Sedalam 19 Cm, Imam Mushala di Kebon Jeruk Meninggal Saat Dirawat di RS

Ditusuk Sedalam 19 Cm, Imam Mushala di Kebon Jeruk Meninggal Saat Dirawat di RS

Megapolitan
Dharma Pongrekun Ikut Pilkada DKI Jalur Independen, Pengamat : Harus Dapat Simpati Warga Buat Menang

Dharma Pongrekun Ikut Pilkada DKI Jalur Independen, Pengamat : Harus Dapat Simpati Warga Buat Menang

Megapolitan
Polisi Periksa 4 Saksi Kasus Tewasnya Rojali, Korban Penganiayaan di Bogor

Polisi Periksa 4 Saksi Kasus Tewasnya Rojali, Korban Penganiayaan di Bogor

Megapolitan
Supaya Nyaman, Pekerja Harap Debu Tebal di Terminal Kontainer Pelabuhan Tanjung Priok Segera Dibersihkan

Supaya Nyaman, Pekerja Harap Debu Tebal di Terminal Kontainer Pelabuhan Tanjung Priok Segera Dibersihkan

Megapolitan
Peremas Payudara Beraksi di Bojonggede, Korbannya Ibu yang Sedang Gandeng Anak

Peremas Payudara Beraksi di Bojonggede, Korbannya Ibu yang Sedang Gandeng Anak

Megapolitan
Pria Tewas Tertabrak Kereta di Bogor Sempat Tulis Surat Wasiat untuk Keluarga

Pria Tewas Tertabrak Kereta di Bogor Sempat Tulis Surat Wasiat untuk Keluarga

Megapolitan
Sebelum Bunuh Imam Mushala di Kebon Jeruk, Galang Beli Pisau Lipat dan Bolak-balik Cek TKP

Sebelum Bunuh Imam Mushala di Kebon Jeruk, Galang Beli Pisau Lipat dan Bolak-balik Cek TKP

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com