Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Djarot: Masa Coba-coba Cari "Pembantu" Baru, Kan Belum Tentu Bagus...

Kompas.com - 02/04/2017, 12:12 WIB
Kontributor Amerika Serikat, Andri Donnal Putera

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengandaikan dirinya bersama calon gubernur pasangannya, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, sebagai pelayan atau pembantu warga.

Jika selama mereka mengabdi beberapa tahun terakhir warga puas, maka seharusnya kontrak untuk membantu atau melayani warga ditambah dengan kembali memenangkan mereka dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.

"Kalau Ibu-ibu puas dan Bapak-bapak senang, ya kontraknya ditambah lagi. Masa coba-coba cari pembantu baru lagi? Belum tentu bagus, iya enggak?" tanya Djarot saat menghadiri istighosah dan silaturahim dengan ulama Betawi se-Jakarta Timur di GOR Balai Rakyat, Condet, Minggu (2/4/2017).

Menurut Djarot, warga harus menilai kinerja dia dan Ahok selama ini, termasuk dengan programnya, apakah ada yang bermanfaat dan berdampak baik terhadap warga atau tidak.

"Kami ini kan pelayan kontrak, yang ngontrak itu masyarakat, warga. Kontraknya lima tahun. Kemudian lima tahun dirasakan, ada manfaat enggak programnya," tutur Djarot.

Dalam kesempatan yang sama, Djarot menyebutkan, dirinya dan Ahok sebagai pelayan warga Jakarta yang sudah terbukti, teruji, dan anti korupsi.

Tiga modal tersebut dianggap cukup menjadi pertimbangan warga untuk memilih calon pemimpin pada Pilkada putaran kedua, tanggal 19 April 2017 mendatang.

(Baca juga: Djarot Cerita Anaknya Menangis karena Dia Disebut Kafir)

 

Kompas TV Djarot Janji Perbaiki Lokasi Belajar Santri

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Aktor Rio Reifan Ditangkap Lagi, Polisi Amankan Sabu, Ekstasi, dan Obat Keras

Aktor Rio Reifan Ditangkap Lagi, Polisi Amankan Sabu, Ekstasi, dan Obat Keras

Megapolitan
Marak Penjambretan di Sekitar JIS, Polisi Imbau Warga Tak Pakai Perhiasan Saat Bepergian

Marak Penjambretan di Sekitar JIS, Polisi Imbau Warga Tak Pakai Perhiasan Saat Bepergian

Megapolitan
Sudah 5 Kali Ditangkap Polisi, Rio Reifan Belum Lepas dari Jerat Narkoba

Sudah 5 Kali Ditangkap Polisi, Rio Reifan Belum Lepas dari Jerat Narkoba

Megapolitan
Marak Kasus Pemalakan Sopir Truk, Polisi Rutin Patroli

Marak Kasus Pemalakan Sopir Truk, Polisi Rutin Patroli

Megapolitan
Sopir Truk Dipalak Rp 200.000 di Kapuk Muara, Pelaku Masih Diburu Polisi

Sopir Truk Dipalak Rp 200.000 di Kapuk Muara, Pelaku Masih Diburu Polisi

Megapolitan
Pesinetron 'Tukang Bubur Naik Haji' Rio Reifan Positif Sabu

Pesinetron "Tukang Bubur Naik Haji" Rio Reifan Positif Sabu

Megapolitan
Aktor Rio Reifan Ditangkap Kelima Kalinya, Lagi-lagi Kasus Narkoba

Aktor Rio Reifan Ditangkap Kelima Kalinya, Lagi-lagi Kasus Narkoba

Megapolitan
Brigadir RAT Bunuh Diri, Sudah Tak di Manado Sejak 10 Maret karena Izin Kunjungi Kerabat

Brigadir RAT Bunuh Diri, Sudah Tak di Manado Sejak 10 Maret karena Izin Kunjungi Kerabat

Megapolitan
Rumah TKP Brigadir RAT Bunuh Diri Pernah Dimiliki Fahmi Idris, Lalu Kini Dihuni Bos Tambang

Rumah TKP Brigadir RAT Bunuh Diri Pernah Dimiliki Fahmi Idris, Lalu Kini Dihuni Bos Tambang

Megapolitan
Cara Daftar Online Urus KTP dan KK di Tangsel

Cara Daftar Online Urus KTP dan KK di Tangsel

Megapolitan
Preman Perusak Gerobak Bubur di Jatinegara adalah Warga Setempat

Preman Perusak Gerobak Bubur di Jatinegara adalah Warga Setempat

Megapolitan
Polisi Kantongi Identitas Preman Perusak Gerobak Bubur Pakai Celurit di Jatinegara

Polisi Kantongi Identitas Preman Perusak Gerobak Bubur Pakai Celurit di Jatinegara

Megapolitan
Preman Penghancur Gerobak Bubur di Jatinegara Masih Buron

Preman Penghancur Gerobak Bubur di Jatinegara Masih Buron

Megapolitan
Jambret Beraksi di Depan JIS, Salah Satu Pelaku Diduga Wanita

Jambret Beraksi di Depan JIS, Salah Satu Pelaku Diduga Wanita

Megapolitan
Kondisi Terkini TKP Brigadir RAT Bunuh Diri: Sepi dan Dijaga Polisi

Kondisi Terkini TKP Brigadir RAT Bunuh Diri: Sepi dan Dijaga Polisi

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com