Salin Artikel

Pemkot Bekasi Upayakan Tak Ada Keterlambatan Pembayaran Upah TKK

"Tidak ada masalah. Insya Allah bulan Februari pengurusan administrasi selesai. Mudah-mudahan tidak sampai pertengahan bulan," kata Ali saat dihubungi Kamis (1/2/2018).

Sebelumnya diberitakan ribuan TKK di Kota Bekasi terancam tidak mendapatkan honor hingga Februari 2018.

Alie menjelaskan, pembayaran upah TKK berbeda dengan pegawai negeri biasa yang menerima upah di awal bulan. Upah TKK biasanya akan dibayarkan setelah mereka melakukan masa kerja atau akhir bulan.

Ali mengungkapkan TKK pendidikan di kota Bekasi berjumlah 5.296 orang tahun 2018 ini. Para TKK itu bukan tenaga honorer murni atau disebut guru non-PNS tetapi mereka yang diberi tunjangan langsung oleh pemerintah daerah.

Kepala Bidang Anggaran BPKAD Kota Bekasi Imam Yahdi mengungkapkan tidak ada masalah pembayaran upah TKK. Pengupahan terhadap mereka memang dilakukan di belakang setelah proses pekerjaan.

"Sehingga untuk Januari nanti di Februari ini. Ini kan baru tanggal satu, kami sudah siapkan proses pembayarannya," kata Imam, Kamis.

Imam mengungkapkan untuk upah TKK Pemerintah Kota Bekasi menyiapkan dana 390 miliar setahun. Dana sebesar ini diperoleh dari APBD.

Alie berharap masyarakat dapat melihat upaya Pemerintah Kota Bekasi memenuhi kebutuhan tenaga pendidik.

"Pemerintah pusat sampai sekarang kan belum ada pengangkatan PNS. Tapi PNS yang pensiun, meninggal, makin banyak, padahal sekolah butuh guru. Maka pemkot inisiatif mencari TKK pendidik untuk memenuhi kebutuhan tersebut," ucap Ali.


https://megapolitan.kompas.com/read/2018/02/01/11583161/pemkot-bekasi-upayakan-tak-ada-keterlambatan-pembayaran-upah-tkk

Terkini Lainnya

Suasana Berbeda di RTH Tubagus Angke yang Dulunya Tempat Prostitusi, Terang Setelah Pohon Dipangkas

Suasana Berbeda di RTH Tubagus Angke yang Dulunya Tempat Prostitusi, Terang Setelah Pohon Dipangkas

Megapolitan
Dedie Rachim Daftar Penjaringan Cawalkot ke Partai Lain, Bentuk Bujuk Rayu PAN Cari Koalisi di Pilkada

Dedie Rachim Daftar Penjaringan Cawalkot ke Partai Lain, Bentuk Bujuk Rayu PAN Cari Koalisi di Pilkada

Megapolitan
Kemenhub Tambah CCTV di STIP usai Kasus Pemukulan Siswa Taruna hingga Tewas

Kemenhub Tambah CCTV di STIP usai Kasus Pemukulan Siswa Taruna hingga Tewas

Megapolitan
Kasus Kecelakaan HR-V Tabrak Bus Kuning UI Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Kasus Kecelakaan HR-V Tabrak Bus Kuning UI Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Megapolitan
Taruna STIP Dipukul Senior hingga Tewas, Kemenhub Bentuk Tim Investigasi

Taruna STIP Dipukul Senior hingga Tewas, Kemenhub Bentuk Tim Investigasi

Megapolitan
Dedie Rachim Ikut Penjaringan Cawalkot Bogor ke Beberapa Partai, PAN: Agar Tidak Terkesan Sombong

Dedie Rachim Ikut Penjaringan Cawalkot Bogor ke Beberapa Partai, PAN: Agar Tidak Terkesan Sombong

Megapolitan
Kebakaran Landa Ruko Tiga Lantai di Kebon Jeruk, Petugas Masih Padamkan Api

Kebakaran Landa Ruko Tiga Lantai di Kebon Jeruk, Petugas Masih Padamkan Api

Megapolitan
Kronologi Penganiayaan Taruna STIP hingga Tewas, Pukulan Fatal oleh Senior dan Pertolongan yang Keliru

Kronologi Penganiayaan Taruna STIP hingga Tewas, Pukulan Fatal oleh Senior dan Pertolongan yang Keliru

Megapolitan
Dijenguk Adik di RSJ Bogor, Pengemis Rosmini Disebut Tenang dan Tak Banyak Bicara

Dijenguk Adik di RSJ Bogor, Pengemis Rosmini Disebut Tenang dan Tak Banyak Bicara

Megapolitan
Senior yang Aniaya Taruna STIP Panik saat Korban Tumbang, Polisi: Dia Berusaha Bantu, tapi Fatal

Senior yang Aniaya Taruna STIP Panik saat Korban Tumbang, Polisi: Dia Berusaha Bantu, tapi Fatal

Megapolitan
Pengemis yang Suka Marah-marah Dijenguk Adiknya di RSJ, Disebut Tenang saat Mengobrol

Pengemis yang Suka Marah-marah Dijenguk Adiknya di RSJ, Disebut Tenang saat Mengobrol

Megapolitan
BOY STORY Bawakan Lagu 'Dekat di Hati' Milik RAN dan Joget Pargoy

BOY STORY Bawakan Lagu "Dekat di Hati" Milik RAN dan Joget Pargoy

Megapolitan
Lepas Rindu 'My Day', DAY6 Bawakan 10 Lagu di Saranghaeyo Indonesia 2024

Lepas Rindu "My Day", DAY6 Bawakan 10 Lagu di Saranghaeyo Indonesia 2024

Megapolitan
Jelang Pilkada 2024, 8 Nama Daftar Jadi Calon Wali Kota Bogor Melalui PKB

Jelang Pilkada 2024, 8 Nama Daftar Jadi Calon Wali Kota Bogor Melalui PKB

Megapolitan
Satpol PP Minta Pihak Keluarga Jemput dan Rawat Ibu Pengemis Viral Usai Dirawat di RSJ

Satpol PP Minta Pihak Keluarga Jemput dan Rawat Ibu Pengemis Viral Usai Dirawat di RSJ

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke