Salin Artikel

Tanah Longsor di Pesanggrahan akibat Kesalahan Desain Turap

Fajar menjelaskan, lahan yang longsor merupakan tanah yang diturap. Namun, turap tersebut dibangun tegak lurus, tidak seperti turap pada umumnya.

Umumnya, turap akan dibentuk sedikit miring untuk menahan tanah.

“Sementara turapnya itu dindingnya tegak lurus. Yang sudah–sudah secara teknis itu turap itu kan harus miring. Karena nahan beban tanah dan juga mungkin karena musim penghujan, tentunya kan air itu jadi beban untuk turap itu,” kata Fajar saat dihubungi di Jakarta, Selasa (11/2/2020).

Tidak hanya itu, pipa penyalur air yang ada di turap tersebut juga berukuran kecil sehingga tidak mampu menampung air dengan curah yang tinggi.

Akibatnya, tanah tersebut longsor dan menimpa pengendara motor dan satu mobil.

“Yang pengendara motor ada luka–luka di dahi sudah diobati P3K-nya dari rekan kami di Damkar, dibawa ke kelurahan, dan diurut-urut, terus pulang itu korban,” kata dia.

“Kalau yang mobil kelihatannya pulang. Karena tadi saya cek di Polsek juga enggak ada,” tambah dia.

Pihaknya kini tengah berkoordinasi denga Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan untuk melakukan perbaikan turap tersebut. Dia juga memastikan jika akses jalanan di lokasi longsor tidak ditutup.

“Enggak ganggu jalan sama sekali kok. Jalanan masih bisa dipakai,” terang dia.

https://megapolitan.kompas.com/read/2020/02/11/13244041/tanah-longsor-di-pesanggrahan-akibat-kesalahan-desain-turap

Terkini Lainnya

Perjuangkan Peningkatan Upah Buruh, Lia dan Teman-temannya Rela ke Jakarta dari Cimahi

Perjuangkan Peningkatan Upah Buruh, Lia dan Teman-temannya Rela ke Jakarta dari Cimahi

Megapolitan
Cerita Suratno, Buruh yang Khawatir Uang Pensiunnya Berkurang karena UU Cipta Kerja

Cerita Suratno, Buruh yang Khawatir Uang Pensiunnya Berkurang karena UU Cipta Kerja

Megapolitan
Pembunuh Perempuan Dalam Koper Tak Melawan Saat Ditangkap Polisi di Palembang

Pembunuh Perempuan Dalam Koper Tak Melawan Saat Ditangkap Polisi di Palembang

Megapolitan
Said Iqbal Minta Prabowo Hapus UU Cipta Kerja Klaster Ketenagakerjaan

Said Iqbal Minta Prabowo Hapus UU Cipta Kerja Klaster Ketenagakerjaan

Megapolitan
Pembunuh Wanita Dalam Koper Sempat Ajak Korban Masuk ke Kamar Hotel di Bandung

Pembunuh Wanita Dalam Koper Sempat Ajak Korban Masuk ke Kamar Hotel di Bandung

Megapolitan
Said Iqbal: Upah Buruh di Jakarta yang Ideal Rp 7 Juta Per Bulan

Said Iqbal: Upah Buruh di Jakarta yang Ideal Rp 7 Juta Per Bulan

Megapolitan
Ikut Demo May Day 2024, Buruh Wanita Rela Panas-panasan demi Memperjuangkan Upah yang Layak

Ikut Demo May Day 2024, Buruh Wanita Rela Panas-panasan demi Memperjuangkan Upah yang Layak

Megapolitan
Dua Orang Terluka Imbas Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek

Dua Orang Terluka Imbas Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek

Megapolitan
Korban Kedua yang Tenggelam di Sungai Ciliwung Ditemukan Tewas 1,2 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Korban Kedua yang Tenggelam di Sungai Ciliwung Ditemukan Tewas 1,2 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Megapolitan
Rayakan 'May Day Fiesta', Massa Buruh Mulai Padati Stadion Madya GBK

Rayakan "May Day Fiesta", Massa Buruh Mulai Padati Stadion Madya GBK

Megapolitan
Fahira Idris: Gerakan Buruh Terdepan dalam Perjuangkan Isu Lintas Sektoral

Fahira Idris: Gerakan Buruh Terdepan dalam Perjuangkan Isu Lintas Sektoral

Megapolitan
Polisi Tangkap Pembunuh Wanita Dalam Koper di Bekasi

Polisi Tangkap Pembunuh Wanita Dalam Koper di Bekasi

Megapolitan
Hadiri 'May Day Fiesta', Massa Buruh Mulai Bergerak Menuju GBK

Hadiri "May Day Fiesta", Massa Buruh Mulai Bergerak Menuju GBK

Megapolitan
Pakai Caping Saat Aksi 'May Day', Pedemo: Buruh seperti Petani, Semua Pasti Butuh Kami...

Pakai Caping Saat Aksi "May Day", Pedemo: Buruh seperti Petani, Semua Pasti Butuh Kami...

Megapolitan
Penyebab Mobil Terbakar di Tol Japek: Pecah Ban lalu Ditabrak Pikap

Penyebab Mobil Terbakar di Tol Japek: Pecah Ban lalu Ditabrak Pikap

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke